{"id":145,"date":"2020-09-18T10:48:10","date_gmt":"2020-09-18T10:48:10","guid":{"rendered":"https:\/\/blogs.qiscus.com\/id\/?p=145"},"modified":"2025-07-21T08:27:21","modified_gmt":"2025-07-21T08:27:21","slug":"5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/","title":{"rendered":"5 Alasan Menggunakan WhatsApp API untuk Mengirim Notifikasi"},"content":{"rendered":"\n<p><em>WhatsApp API menjadi aplikasi pesan singkat dengan potensi besar bagi bisnis. Salah satu fitur yang bisa dimanfaatkannya adalah Template Messages, yang dapat dijadikan sarana dalam pengiriman notifikasi bisnis kepada konsumen. Akan tetapi, mengapa harus WhatsApp?\u00a0<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Selain kecepatan dan ketepatan\u00a0<em>customer service<\/em>\u00a0dalam merespon berbagai pertanyaan konsumen, transparansi turut menjadi salah satu aspek yang menentukan persepsi konsumen akan bisnis. Contoh bentuk transparansi yang dimaksud dalam konteks ini, diantaranya dengan membagikan notifikasi yang berisi  pembaharuan (<em>updates<\/em>) terkait pesanan secara\u00a0<em>real-time<\/em>, akurat, dan berkala.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diperhatikan, cara yang dilakukan pun harus efisien dan tidak bersifat\u00a0<em>spamming<\/em>. Karena, kenyamanan konsumen menjadi salah satu aspek penting yang harus dijaga. Pemberian\u00a0<em>updates<\/em>\u00a0akan mengurangi rasa\u00a0<em>was-was<\/em> konsumen sehingga mereka pun tidak akan khawatir atau memiliki persepsi yang kurang baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Bersikap transparan dapat menjadi cara yang efektif dalam mempertahankan konsumen. Tahukah Anda, jika mempertahankan\u00a0<em>existing customers<\/em>\u00a0akan lebih efektif ketimbang mencari konsumen baru? Ditambah lagi, dengan meningkatkan tingkat\u00a0<em>customer retention<\/em>\u00a0sebesar 5%, keuntungan perusahaan dapat meningkat sebesar\u00a0<a href=\"https:\/\/smallbiztrends.com\/2014\/09\/increase-in-customer-retention-increases-profits.html\">25% hingga 95%<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak cara yang dapat dipilih bisnis dalam memberikan notifikasi kepada konsumennya, seperti melalui SMS maupun e-mail. Padahal,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/whatsapp-business-api-solusi-efektif-untuk-komunikasi-bisnis\/\">WhatsApp API<\/a>, telah memfasilitasi kita dengan fitur\u00a0<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/whatsapp-business-api-101\/\"><em>message templates<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>interactive messages<\/em><\/a>. Kedua fitur ini dapat diutilisasi dengan bisnis sebagai media pengiriman notifikasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengapa harus menggunakan WhatsApp API? <\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#WhatsApp_sebagai_Tren_Pesan_Singkat_Baru\" >WhatsApp sebagai Tren Pesan Singkat Baru<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#Template_Messages\" >Template Messages<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#Mengapa_Mengirimkan_Notifikasi_Menggunakan_WhatsApp_Templates\" >Mengapa Mengirimkan Notifikasi Menggunakan WhatsApp Templates?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#1_Dukungan_Keamanan_yang_Baik\" >1. Dukungan Keamanan yang Baik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#2_Visibilitas_yang_Lebih_Tinggi_di_Sisi_Konsumen\" >2. Visibilitas yang Lebih Tinggi di Sisi Konsumen\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#3_Efektivitas_dari_Sisi_Biaya\" >3. Efektivitas dari Sisi Biaya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#4_Lebih_dari_Pesan_Singkat_Biasa\" >4. Lebih dari Pesan Singkat Biasa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#5_Banyak_Fitur_Pendukung_Lain\" >5. Banyak Fitur Pendukung Lain<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#Masih_Ragu\" >Masih Ragu?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"WhatsApp_sebagai_Tren_Pesan_Singkat_Baru\"><\/span><strong>WhatsApp sebagai Tren Pesan Singkat Baru<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/business\/news\/insights\/more-than-a-message-the-evolution-of-conversation\">Nielsen\u2019s Facebook Messaging Survey<\/a>,\u00a0<em>messaging aps<\/em>\u00a0menjadi peluang masa depan.\u00a067% responden\u00a0mengatakan bahwa mereka akan menggunakan\u00a0<em>messaging apps<\/em>\u00a0sebagai media untuk berkomunikasi dengan bisnis selama 2 tahun ke depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Melihat tren tersebut, WhatsApp sebagai\u00a0<em>messaging aps<\/em>\u00a0dapat menjadi pilihan yang sangat cocok untuk digunakan. WhatsApp menjadi aplikasi favorit yang banyak digunakan masyarakat di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Bahkan,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.slideshare.net\/DataReportal\/digital-2019-indonesia-january-2019-v01\">83%<\/a>\u00a0pengguna internet di Indonesia merupakan pengguna WhatsApp.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini menjadi potensi yang sangat besar bagi bisnis. Mengapa? Karena, bisnis dapat memanfaatkan WhatsApp sebagai media komunikasi perusahaan, melalui WhatsApp API. Spesifiknya, dalam mengirimkan notifikasi ke banyak konsumen.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Template_Messages\"><\/span><strong>Template Messages<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Singkatnya,\u00a0Template Messages\u00a0merupakan\u00a0<em>outbound messages<\/em>\u00a0dan untuk mengirimkannya dibutuhkan\u00a0<a href=\"https:\/\/support.qiscus.com\/hc\/en-us\/articles\/900000791706-Why-is-My-WhatsApp-HSM-Template-Rejected-\">persetujuan<\/a>\u00a0dari WhatsApp. Bisnis dapat mengatur pesan yang diinginkan, menentukan jenis penggunaannya serta mempersonalisasi nama konsumennya masing-masing. Selain itu, agar tidak bersifat\u00a0<em>plain<\/em>, bisnis juga dapat menyertakan berbagai media lainnya.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Mengirimkan_Notifikasi_Menggunakan_WhatsApp_Templates\"><\/span><strong>Mengapa Mengirimkan Notifikasi Menggunakan WhatsApp Templates?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Selain faktor jumlah penggunanya yang sangat besar, berikut adalah alasan untuk beralih menggunakan WhatsApp Template Messages sebagai media pengiriman notifikasi, ketimbang dengan media lainnya. Mari disimak!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Dukungan_Keamanan_yang_Baik\"><\/span><strong>1. Dukungan Keamanan yang Baik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap obrolan dalam WhatsApp dilengkapi dengan\u00a0<em>end-to-end encryption<\/em>. Artinya, hanya pihak yang terlibat dalam komunikasi tersebut yang dapat mengakses percakapan tersebut. Hal ini mengindikasikan jika WhatsApp sangat cocok dijadikan media untuk mengirimkan<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/whatsapp-notification\/\"> push notifikasi<\/a> yang memuat\u00a0<em>privacy<\/em>\u00a0dan bersifat\u00a0<em>confidential<\/em>. Contohnya, pengiriman OTP (<em>On-Time Password<\/em>) maupun pembaharuan seputar akun konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>WhatsApp juga menyediakan fitur\u00a0<em>masking<\/em>\u00a0pada\u00a0<em>official account<em>\u00a0<\/em><\/em>bisnis yang telah teregistrasi.\u00a0<em>Masking<\/em>\u00a0akan menciptakan kredibilitas bisnis yang lebih tinggi di mata konsumen. Karena,\u00a0<em>masking<\/em>\u00a0akan membekali bisnis dengan\u00a0<em>official account details<\/em>\u00a0yang dapat membuat\u00a0<em>trust<\/em>\u00a0konsumen meningkat. Konsumen tidak akan lagi mencurigai pesan yang dikirimkan sebagai\u00a0<em>fraud<\/em>. Lain halnya dengan SMS yang tingkat validitasnya masih sulit diukur.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Visibilitas yang Lebih Tinggi di Sisi Konsumen\u00a0<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Aplikasi pesan singkat, seperti WhatsApp memiliki tingkat\u00a0<em>read rate<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>engagement rate<\/em>\u00a0yang lebih tinggi ketimbang e-mail. Tingginya\u00a0<em>open rate<\/em>\u00a0aplikasi pesan singkat, seperti WhatsApp,\u00a0<a href=\"https:\/\/blog.hootsuite.com\/whatsapp-marketing\/\">98%<\/a>, sangat menarik jika dibandingkan dengan\u00a0<em>open rate<\/em>\u00a0e-mail, <a href=\"https:\/\/www.superoffice.com\/blog\/email-open-rates\/\">22.15%<\/a>.  <\/p>\n\n\n\n<p><em>First reach<\/em>\u00a0dari e-mail pun umumnya sangat lambat, ketimbang aplikasi pesan singkat. Oleh karena itu, e-mail kurang cocok jika digunakan untuk mengirimkan notifikasi yang memiliki\u00a0<em>redemption period<\/em>\u00a0yang singkat. Ditambah lagi WhatsApp yang menjadi\u00a0<em>dark social medias<em>\u00a0<\/em><\/em>yang digunakan orang-orang dalam mengirimkan konten personal, membuat aplikasi ini cenderung lebih dipilih konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>Dibandingkan dengan pengiriman notifikasi melalui telepon, WhatsApp pun masih menjadi juaranya. Dengan melakukan\u00a0<em>follow up<em>\u00a0<\/em><\/em>melalui WhatsApp, bisnis berpotensi memperoleh\u00a040%\u00a0respon yang lebih tinggi ketimbang dengan telepon. Hal ini mengingat orang lebih nyaman menggunakan pesan singkat, ketimbang harus berbicara secara langsung melalui telepon saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Menariknya, WhatsApp juga menawarkan\u00a0<em>simplicity<\/em>. WhatsApp sangat sesuai digunakan untuk penyelesaian\u00a0<em>ticket issues<\/em> maupun hal lainnya. Konsumen merasa lebih nyaman saat mengirimkan aduan via WhatsApp ketimbang harus menelepon\u00a0<em>helpdesk<\/em>. Kepraktisan dan tingkat mobilitas WhatsApp yang menggunakan sedikit\u00a0<em>bandwidth<\/em>\u00a0sangat sesuai dengan gaya hidup saat ini.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Efektivitas_dari_Sisi_Biaya\"><\/span><strong>3. Efektivitas dari Sisi Biaya<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketimbang SMS, pengiriman notifikasi menggunakan WhatsApp akan lebih unggul dari sisi biaya. Contohnya, jika rerata biaya SMS premium OTP adalah Rp 550, bisnis hanya perlu mengeluarkan\u00a0<a href=\"https:\/\/developers.facebook.com\/docs\/whatsapp\/pricing\">Rp 340\u00a0<\/a>untuk mengirimkan notifikasi menggunakan WhatsApp. Selain itu, di WhatsApp API jika volume pesan yang dikirimkan semakin banyak, biayanya dapat lebih rendah lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan hanya bisnis yang diuntungkan, melainkan juga konsumen. Konsumen pun tidak perlu mengeluarkan pulsa SMS maupun telepon untuk merespon notifikasi bisnis jika menggunakan WhatsApp. Selain itu, WhatsApp juga memiliki tingkat\u00a0<em>daily traffic<\/em>\u00a0yang lebih tinggi sebesar\u00a0<a href=\"https:\/\/www.retailnews.asia\/ott-substitution-cost-operators-104b-year\/\">3 kali<\/a>\u00a0lipat ketimbang SMS. Oleh karena itu, potensinya sangat besar.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Lebih_dari_Pesan_Singkat_Biasa\"><\/span><strong>4. Lebih dari Pesan Singkat Biasa<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>WhatsApp memungkinkan bisnis untuk mengirimkan notifikasi yang lebih kaya ketimbang hanya menggunakan text message biasa. Bisnis dapat menggunakan berbagai media lainnya seperti\u00a0<em>file<\/em>\u00a0berformat pdf, gambar secara gratis. Bahkan, bisnis dapat memberikan\u00a0<em>Call-to-action<em>\u00a0<\/em><\/em>menggunakan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengatasi-session-messages-dalam-whatsapp-business-api\/\"><em>predefined buttons<\/em><\/a><em>\u00a0<\/em>agar lebih interaktif.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Ini menjadi keunggulan WhatsApp sebagai media pesan singkat ketimbang SMS yang dalam mengirimkannya, karakternya dibatasi, hanya 160 karakter. WhatsApp dapat memuat 4000 karakter dalam\u00a0<em>templates messages<\/em>-nya. WhatsApp juga dilengkapi dengan\u00a0<em>automated replies<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>24\/7 contact-hour<\/em>\u00a0yang membuat aplikasi ini dapat digunakan kapan saja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Banyak_Fitur_Pendukung_Lain\"><\/span><strong>5. Banyak Fitur Pendukung Lain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat mengirimkan notifikasi, pasti akan kurang efektif apabila notifikasi tersebut kurang\u00a0<em>trackable<\/em>\u00a0dan tidak dapat terukur. Oleh karena itu, WhatsApp API telah menghadirkan fitur\u00a0<em>analytics<\/em>\u00a0yang dapat membantu bisnis dalam mengevaluasi berbagai notifikasi yang dikirimkan. WhatsApp API pun memungkinkan bisnis untuk mengetahui berapa jumlah pesan yang telah diterima dan dibaca konsumen. Terakhir, bisnis bisa memberikan\u00a0<em>tags<\/em>\u00a0pada pesannya, sehingga pesan dapat di-<em>filter<\/em>\u00a0dengan cepat.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Masih_Ragu\"><\/span><strong>Masih Ragu?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mengirimkan notifikasi menggunakan WhatsApp API sangatlah tepat. Bisnis dapat menjangkau banyak konsumen serta mengirimkan notifikasi secara\u00a0<em>real-time<\/em>. Dilihat dari\u00a0<em>positioning<\/em>\u00a0dan potensinya, WhatsApp juga dapat mengatasi kekurangan yang ada pada media lainnya. Contohnya, mengeliminasi kekurangan SMS dari aspek keamanan dan biaya, serta mengantisipasi rendahnya\u00a0<em>open rate\u00a0<\/em>pada e-mail.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda memiliki pertanyaan lain terkait WhatsApp API, kunjungi\u00a0<a href=\"http:\/\/support.qiscus.com\/\">laman ini<\/a>. Ketahui juga banyak keistimewaan penggunaaan WhatsApp API lainnya\u00a0di sini.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"WhatsApp API menjadi aplikasi pesan singkat dengan potensi besar bagi bisnis. Salah satu fitur yang bisa dimanfaatkannya adalah&hellip;\n","protected":false},"author":27,"featured_media":151,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[7,8,9,10],"class_list":{"0":"post-145","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-whatsapp","9":"tag-whatsapp-api","10":"tag-whatsapp-business","11":"tag-whatsapp-business-api"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>5 Alasan Menggunakan WhatsApp API untuk Mengirim Notifikasi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"WhatsApp API dapat digunakan bisnis sebagai media pengiriman notifikasi kepada konsumen pada saat ini. Pelajari alasannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Alasan Menggunakan WhatsApp API untuk Mengirim Notifikasi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"WhatsApp API dapat digunakan bisnis sebagai media pengiriman notifikasi kepada konsumen pada saat ini. Pelajari alasannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-09-18T10:48:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-21T08:27:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/09\/Frame_202.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"628\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"headline\":\"5 Alasan Menggunakan WhatsApp API untuk Mengirim Notifikasi\",\"datePublished\":\"2020-09-18T10:48:10+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-21T08:27:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/\"},\"wordCount\":1115,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2020\\\/09\\\/Frame_202.png\",\"keywords\":[\"WhatsApp\",\"WhatsApp API\",\"WhatsApp Business\",\"WhatsApp Business API\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/\",\"name\":\"5 Alasan Menggunakan WhatsApp API untuk Mengirim Notifikasi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2020\\\/09\\\/Frame_202.png\",\"datePublished\":\"2020-09-18T10:48:10+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-21T08:27:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"description\":\"WhatsApp API dapat digunakan bisnis sebagai media pengiriman notifikasi kepada konsumen pada saat ini. Pelajari alasannya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2020\\\/09\\\/Frame_202.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2020\\\/09\\\/Frame_202.png\",\"width\":1200,\"height\":628,\"caption\":\"WhatsApp Notification\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Alasan Menggunakan WhatsApp API untuk Mengirim Notifikasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\",\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Qiscus Editorial Team\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/editorialteam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Alasan Menggunakan WhatsApp API untuk Mengirim Notifikasi","description":"WhatsApp API dapat digunakan bisnis sebagai media pengiriman notifikasi kepada konsumen pada saat ini. Pelajari alasannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"5 Alasan Menggunakan WhatsApp API untuk Mengirim Notifikasi","og_description":"WhatsApp API dapat digunakan bisnis sebagai media pengiriman notifikasi kepada konsumen pada saat ini. Pelajari alasannya di sini!","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2020-09-18T10:48:10+00:00","article_modified_time":"2025-07-21T08:27:21+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":628,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/09\/Frame_202.png","type":"image\/png"}],"author":"Qiscus Editorial Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"Qiscus Editorial Team","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/"},"author":{"name":"Qiscus Editorial Team","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"headline":"5 Alasan Menggunakan WhatsApp API untuk Mengirim Notifikasi","datePublished":"2020-09-18T10:48:10+00:00","dateModified":"2025-07-21T08:27:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/"},"wordCount":1115,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/09\/Frame_202.png","keywords":["WhatsApp","WhatsApp API","WhatsApp Business","WhatsApp Business API"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/","name":"5 Alasan Menggunakan WhatsApp API untuk Mengirim Notifikasi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/09\/Frame_202.png","datePublished":"2020-09-18T10:48:10+00:00","dateModified":"2025-07-21T08:27:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"description":"WhatsApp API dapat digunakan bisnis sebagai media pengiriman notifikasi kepada konsumen pada saat ini. Pelajari alasannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/09\/Frame_202.png","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/09\/Frame_202.png","width":1200,"height":628,"caption":"WhatsApp Notification"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/5-alasan-menggunakan-whatsapp-api-untuk-mengirim-notifikasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Alasan Menggunakan WhatsApp API untuk Mengirim Notifikasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559","name":"Qiscus Editorial Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","caption":"Qiscus Editorial Team"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/editorialteam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/145","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=145"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/145\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8865,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/145\/revisions\/8865"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/151"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=145"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=145"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=145"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}