{"id":1539,"date":"2021-10-25T15:34:24","date_gmt":"2021-10-25T15:34:24","guid":{"rendered":"https:\/\/blogs.qiscus.com\/id\/?p=1539"},"modified":"2026-03-26T14:37:13","modified_gmt":"2026-03-26T07:37:13","slug":"pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/","title":{"rendered":"Pengertian dan Cara Meningkatkan Conversion Rate dalam Marketing"},"content":{"rendered":"\n<p>Marketing online merupakan salah satu metode dalam mempromosikan bisnis. Untuk mengetahui apakah metode tersebut mencapai keberhasilan atau tidak, maka Anda akan membutuhkan sebuah parameter bernama <em>conversion rate.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Istilah ini mungkin belum banyak yang mengetahuinya. Untuk mengetahuinya, berikut informasi selengkapnya tentang <em>conversion rate<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#Pengertian_Conversion_Rate\" >Pengertian Conversion Rate<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#Cara_Meningkatkan_Conversion_Rate\" >Cara Meningkatkan Conversion Rate<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#1_Gunakan_Pop_Up\" >1. Gunakan Pop Up<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#2_Membuat_CTA_Berupa_Teks_di_Blog\" >2. Membuat CTA Berupa Teks di Blog<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#3_Mempermudah_Sistem_Customer_Service_bagi_Pengunjung\" >3. Mempermudah Sistem Customer Service bagi Pengunjung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#4_Melakukan_Uji_Coba_Landing_Page\" >4. Melakukan Uji Coba Landing Page<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#5_Lakukan_Optimasi_pada_Artikel_Blog_Potensial\" >5. Lakukan Optimasi pada Artikel Blog Potensial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#6_Lakukan_Promosi_pada_Chat_Bantuan\" >6. Lakukan Promosi pada Chat Bantuan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#7_Remarketing\" >7. Remarketing<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Conversion_Rate\"><\/span>Pengertian Conversion Rate<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Conversion rate<\/em> adalah jumlah persentase pengunjung website dari keseluruhan pengunjung yang melakukan tindakan menguntungkan bagi pemilik bisnis dari website tersebut. Untuk menghitung persentase ini bisa dengan membagi jumlah <em>conversion<\/em> pada satu halaman website dengan total pengunjung halaman website, lalu hasilnya dikalikan 100.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Anda mengelola bisnis online di bidang fashion. Di halaman produk pakaian wanita terjadi pembelian sebanyak 30 kali, sementara total pengunjung pada halaman produk tersebut sebanyak 800 orang. Cara menghitungnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p>(30 : 800) x 100 = 3,75%<\/p>\n\n\n\n<p>Dari perhitungan di atas, didapat hasil conversion rate untuk halaman pakaian wanita adalah sebesar 3,75%.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Meningkatkan_Conversion_Rate\"><\/span>Cara Meningkatkan Conversion Rate<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/W-Qg5Ud-2oqJoKR7_8_5SbS9wfeB-3en_qbrTCzFw_413VIfy-YcnlG-ggJdCnyDSPqM_bzMlVq6Eum_NO5F_bEZn1klHLlcHdrECscJ2_VKgQeCAst9DW9YCaL3Lg33GzYnsC8L=s1600\" alt=\"\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Anda tentu menginginkan conversion rate yang tinggi sebagai tanda bahwa Anda berhasil melakukan kampanye bisnis. Namun jika ternyata hasilnya tidak sesuai target, maka akan dibutuhkan beberapa trik untuk meningkatkannya atau yang disebut dengan Conversion Rate Optimization (CRO). Anda bisa mencoba menerapkan 7 trik berikut untuk <a href=\"https:\/\/blogs.qiscus.com\/id\/2021\/08\/30\/cara-optimasi-conversion-rate-dan-cara-menghitung\/\">meningkatkan CRO<\/a>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Gunakan_Pop_Up\"><\/span>1. Gunakan Pop Up<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Trik selanjutnya yang bisa diterapkan adalah dengan menggunakan <em>pop up<\/em>. Aturlah tampilan <em>pop up<\/em> pada halaman website yang berpotensi menghasilkan tingkat conversion besar. OptinMonster bisa menjadi salah satu plugin yang bisa Anda gunakan untuk membuat tampilan <em>pop up<\/em> menarik.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga dapat memilih jenis <em>pop up <\/em>yang beragam untuk halaman website berbeda. Lakukan uji coba terlebih dulu memakai dua jenis pop up untuk satu halaman agar dapat mengetahui <em>pop up<\/em> mana yang lebih meningkatkan konversi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Membuat_CTA_Berupa_Teks_di_Blog\"><\/span>2. Membuat CTA Berupa Teks di Blog<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Call-To-Action (CTA) adalah sebuah instruksi yang dibuat agar pengunjung melakukan aktivitas pada konten Anda. Meski terlihat sederhana, tapi CTA dapat memberikan hasil conversion rate cukup tinggi. CTA dapat berupa apa saja, gambar, tombol, atau teks. Namun dalam kasus kali ini, Anda sebaiknya memilih CTA berupa teks, karena telah terbukti lebih efektif dibanding jenis lainnya. Letakkan CTA teks di dalam artikel blog mengikuti alur artikel tersebut dan buatlah senatural mungkin.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mempermudah_Sistem_Customer_Service_bagi_Pengunjung\"><\/span>3. Mempermudah Sistem Customer Service bagi Pengunjung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Walaupun Anda sudah mencantumkan informasi produk secara mendetail, tapi pengunjung website terkadang masih bertanya pada <em>customer service<\/em> terkait produk yang ingin dibeli sebelum akhirnya berlanjut pada transaksi pembelian. Pada dasarnya, mereka butuh diyakinkan bahwa produk tersebut tepat layak mereka beli. <em>Customer service<\/em> (CS) pun memiliki peranan penting pada momen ini, sehingga cara menghubungi CS pun harus dibuat mudah bagi pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<p>Caranya bisa dengan memunculkan ikon chat bantuan pada seluruh halaman website. Dengan begitu, pengunjung bisa dengan langsung mengklik ikon tersebut jika ingin bertanya. Di samping itu, Anda juga sebaiknya mencantumkan nomor telepon pada <em>header <\/em>dan <em>footer <\/em>halaman website supaya pengunjung dapat dengan mudah menghubungi Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Melakukan_Uji_Coba_Landing_Page\"><\/span>4. Melakukan Uji Coba Landing Page<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Landing page adalah halaman pada website yang dibuat untuk menaikkan tingkat konversi pada bisnis. Bisa dikatakan bahwa landing page merupakan elemen penting untuk menentukan tingkat conversi yang akan Anda peroleh.<\/p>\n\n\n\n<p>Buatlah dua versi landing page, lalu lakukan uji coba pada keduanya. Setelah itu, lihatlah mana yang menghasilkan conversion lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Lakukan_Optimasi_pada_Artikel_Blog_Potensial\"><\/span>5. Lakukan Optimasi pada Artikel Blog Potensial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Apabila Anda telah menjalankan strategi <em>content marketing<\/em> menggunakan blog selama lebih dari satu tahun, ada kemungkinan beberapa konten artikel yang berpotensi menghasilkan konversi lebih tinggi dibanding artikel lainnya. Pada artikel tersebut, Anda bisa melakukan optimasi dengan menampilkan <em>pop up<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahui artikel mana yang akan dipakai untuk memperbesar tingkat konversi, Anda harus memilah artikel-artikel yang ada di blog Anda. Identifikasi artikel dengan trafik tinggi tapi belum memberikan performa conversion rate memuaskan. Performa tersebut bisa Anda cek melalui Google Analytics. Selain itu, Anda juga sebaiknya mengoptimasi artikel yang telah menghasilkan conversion tinggi dengan melakukan update supaya selalu relevan bagi pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Lakukan_Promosi_pada_Chat_Bantuan\"><\/span>6. Lakukan Promosi pada Chat Bantuan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Manfaatkan fitur chat bantuan untuk sekaligus menawarkan promosi pada pengunjung Anda. Mereka mungkin saja tidak menyadari kalau Anda sedang memiliki promosi menggiurkan di halaman website. Cara ini akan memberitahu pengunjung supaya tidak melewatkan promosi menarik tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Remarketing\"><\/span>7. Remarketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Meskipun sudah melakukan apapun untuk meningkatkan conversion rate, jumlah pengunjung meninggalkan website akan lebih besar dibandingkan yang melakukan pembelian pada website Anda. Terlebih jika mengingat tingkat konversi rata-rata yang ideal hanya sekitar 2 persen saja. Ini artinya kemungkinan hanya dua pengunjung yang melakukan konversi dari 100 pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, Anda masih bisa mengupayakan satu strategi lagi supaya tingkat konversi Anda lebih besar, yaitu dengan <em>remarketing<\/em>. Strategi ini bertujuan utama untuk mempertahankan keinginan membeli (buying intent) dari calon pelanggan potensial ataupun yang telah menjadi pelanggan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui strategi ini, Anda dapat menampilkan iklan secara langsung pada pengunjung website. Saat kemudian meninggalkan website, meski tidak membeli, mereka akan melihat iklan bisnis Anda pada website, aplikasi, atau media sosial yang mereka buka setelahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Memiliki conversion rate yang tinggi memang tidak mudah, tapi trik di atas dapat membantu Anda untuk meningkatkannya secara konsisten. Jika tingkat konversi tinggi, artinya <a href=\"https:\/\/blogs.qiscus.com\/id\/2021\/09\/25\/pengertian-campaign-manfaat-dan-cara-menjalankan\/\">kampanye marketing<\/a> online yang Anda lakukan meraih kesuksesan. Semoga informasi ini membantu dan selamat mencoba trik di atas!<\/p>\n\n\n\n<p>Bisnis Anda membutuhkan solusi yang secara otomatis dapat membantu Anda memahami apa yang diinginkan pelanggan berdasarkan riwayat pembelian, umpan balik, dan interaksi dengan bisnis Anda. Qiscus hadir untuk membantu bisnis Anda memahami apa yang diinginkan pelanggan dan menyediakan solusi yang paling tepat. Jika Anda membutuhkan solusi untuk menyampaikan harapan pelanggan Anda melalui percakapan, datang dan katakan kepada kami <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/contact\">di sini.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Marketing online merupakan salah satu metode dalam mempromosikan bisnis. Untuk mengetahui apakah metode tersebut mencapai keberhasilan atau tidak,&hellip;\n","protected":false},"author":27,"featured_media":1540,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[40,389,536,535,47],"class_list":{"0":"post-1539","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-bisnis","9":"tag-conversion-rate","10":"tag-cro","11":"tag-konversi","12":"tag-marketing"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Meningkatkan Conversion Rate Dalam Marketing<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Conversion rate menjadi salah satu parameter untuk mengukur keberhasilan kampanye marketing online. Penjelasan selengkapnya bisa dibaca di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Meningkatkan Conversion Rate Dalam Marketing\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Conversion rate menjadi salah satu parameter untuk mengukur keberhasilan kampanye marketing online. Penjelasan selengkapnya bisa dibaca di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-25T15:34:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-26T07:37:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/CRO.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"539\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"headline\":\"Pengertian dan Cara Meningkatkan Conversion Rate dalam Marketing\",\"datePublished\":\"2021-10-25T15:34:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-26T07:37:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/\"},\"wordCount\":874,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/10\\\/CRO.jpg\",\"keywords\":[\"Bisnis\",\"conversion rate\",\"CRO\",\"konversi\",\"Marketing\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/\",\"name\":\"Cara Meningkatkan Conversion Rate Dalam Marketing\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/10\\\/CRO.jpg\",\"datePublished\":\"2021-10-25T15:34:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-26T07:37:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"description\":\"Conversion rate menjadi salah satu parameter untuk mengukur keberhasilan kampanye marketing online. Penjelasan selengkapnya bisa dibaca di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/10\\\/CRO.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/10\\\/CRO.jpg\",\"width\":960,\"height\":539,\"caption\":\"conversion rate\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian dan Cara Meningkatkan Conversion Rate dalam Marketing\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\",\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Qiscus Editorial Team\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/editorialteam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Meningkatkan Conversion Rate Dalam Marketing","description":"Conversion rate menjadi salah satu parameter untuk mengukur keberhasilan kampanye marketing online. Penjelasan selengkapnya bisa dibaca di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Meningkatkan Conversion Rate Dalam Marketing","og_description":"Conversion rate menjadi salah satu parameter untuk mengukur keberhasilan kampanye marketing online. Penjelasan selengkapnya bisa dibaca di sini!","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2021-10-25T15:34:24+00:00","article_modified_time":"2026-03-26T07:37:13+00:00","og_image":[{"width":960,"height":539,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/CRO.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Qiscus Editorial Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"Qiscus Editorial Team","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/"},"author":{"name":"Qiscus Editorial Team","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"headline":"Pengertian dan Cara Meningkatkan Conversion Rate dalam Marketing","datePublished":"2021-10-25T15:34:24+00:00","dateModified":"2026-03-26T07:37:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/"},"wordCount":874,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/CRO.jpg","keywords":["Bisnis","conversion rate","CRO","konversi","Marketing"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/","name":"Cara Meningkatkan Conversion Rate Dalam Marketing","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/CRO.jpg","datePublished":"2021-10-25T15:34:24+00:00","dateModified":"2026-03-26T07:37:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"description":"Conversion rate menjadi salah satu parameter untuk mengukur keberhasilan kampanye marketing online. Penjelasan selengkapnya bisa dibaca di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/CRO.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/10\/CRO.jpg","width":960,"height":539,"caption":"conversion rate"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pengertian-dan-cara-meningkatkan-conversion-rate-dalam-marketing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian dan Cara Meningkatkan Conversion Rate dalam Marketing"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559","name":"Qiscus Editorial Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","caption":"Qiscus Editorial Team"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/editorialteam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1539","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1539"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1539\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11367,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1539\/revisions\/11367"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1540"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1539"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1539"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1539"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}