{"id":1760,"date":"2021-11-08T02:34:31","date_gmt":"2021-11-08T02:34:31","guid":{"rendered":"https:\/\/blogs.qiscus.com\/id\/?p=1760"},"modified":"2025-05-22T03:02:02","modified_gmt":"2025-05-22T03:02:02","slug":"cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/","title":{"rendered":"Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Kepentingan Customer Retention"},"content":{"rendered":"\n<p>Pelanggan merupakan unsur penting dalam sebuah bisnis. Tanpa adanya pelanggan, bisnis tidak akan bisa meningkatkan penjualan dan meraih keuntungan. Oleh karena itu, setiap pemilik bisnis harus berusaha untuk terus mempertahankan pelanggan yang telah dimiliki dan menjangkau lebih banyak calon pelanggan. Salah satu caranya adalah dengan melakukan penglolaan data pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#Pengertian_Data_Pelanggan\" >Pengertian Data Pelanggan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#Cara_Memperolehnya\" >Cara Memperolehnya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#Mengolah_Data_Pelanggan\" >Mengolah Data Pelanggan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#1_Menentukan_Tujuan\" >1. Menentukan Tujuan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#2_Mengelompokkan_Data\" >2. Mengelompokkan Data<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#3_Melakukan_Labeling\" >3. Melakukan Labeling<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#4_Menggunakan_Marketing_Automation_Software\" >4. Menggunakan Marketing Automation Software<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#5_Melakukan_Nurturing\" >5. Melakukan Nurturing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#6_Memantau_Data\" >6. Memantau Data<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#Manfaat_Data_Pelanggan\" >Manfaat Data Pelanggan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Data_Pelanggan\"><\/span>Pengertian Data Pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Tentunya untuk bisa mengelola data dengan benar, Anda harus memahami dulu apa yang dimaksud dengan data pelanggan. Pengertian dari data pelanggan adalah informasi penting yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok yang membeli dan memakai produk dari suatu perusahaan. Data tersebut terdiri dari nama, jenis kelamin,\u00a0 usia, riwayat pembelian, riwayat pencarian produk, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Data ini dapat bermanfaat untuk menentukan strategi pemasaran agar bisa menawarkan produk dengan tepat hingga berujung pada peningkatan penjualan.\u00a0Di samping itu, informasi milik pelanggan juga berkaitan erat dengan <em>customer retention<\/em>. Apa itu?<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/customer-retention\/\"><em>Customer retention<\/em><\/a> adalah sebuah proses melibatkan pelanggan lama agar mau terus membeli produk dari bisnis Anda. Dengan memiliki <em>customer retention<\/em> baik, Anda akan bisa membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan yang telah Anda miliki sehingga mereka menjadi pelanggan setia. Tidak sekedar melakukan <em>repeat order<\/em>, sangat mungkin pelanggan setia juga akan membagikan <em>review<\/em> positif tentang bisnis Anda pada orang lain untuk mempengaruhi mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Memperolehnya\"><\/span>Cara Memperolehnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk memperoleh data pelanggan, Anda harus melakukannya dengan benar. Hindari mendapatkan data dengan cara membeli, karena belum tentu informasinya valid dan sama saja Anda meminta data seseorang dari pihak ketiga tanpa sepengetahuan pemiliknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu metode untuk mendapatkannya adalah dengan melakukan <a href=\"https:\/\/blogs.qiscus.com\/id\/2021\/03\/01\/lead-generation-hacks-3-strategi-meningkatkan-penjualan\/\"><em>lead generation<\/em><\/a>, yaitu sebuah strategi pemasaran yang bertujuan untuk meningkatkan keingintahuan terhadap produk yang ditawarkan agar memperoleh lebih banyak konsumen. <em>Lead generation<\/em> sendiri dapat diperoleh dengan cara:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Membagikan kupon diskon.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengadakan demo produk.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengadakan <em>giveaway<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengikuti event atau pameran.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengoptimalkan media sosial.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengolah_Data_Pelanggan\"><\/span>Mengolah Data Pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/N4gE1u7_mTwREOTjn9jsZ86WLtpbCj-6dTyTuzLSif4nZCEppq0J4eAMC_aJ0pJpMJm_1xrQnObrAzfG89ikOwJjmcJZvAxtGo2CB_OOt9NF8sbztl4iH11FWJeeIT2EWkFkh4F9\" alt=\"\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari pelanggan melalui lead generation, kini Anda bisa memulai pengolahannya. Agar memberikan hasil efektif dan meningkatkan <em>customer retention<\/em>, ikuti langkah-langkahnya berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menentukan_Tujuan\"><\/span>1. Menentukan Tujuan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai langkah pertama, Anda harus terlebih dulu menentukan apa tujuan Anda mengelola data pelanggan. Biasanya, langkah ini dilakukan untuk mempertahankan pelanggan lama yang sudah pernah berkomunikasi dan membangun hubungan dengan bisnis Anda agar tetap setia pada perusahaan Anda. Dibandingkan dengan mendapatkan pelanggan baru, <em>customer retention<\/em> memang cenderung lebih ekonomis dan efektif meningkatkan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mengelompokkan_Data\"><\/span>2. Mengelompokkan Data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah selanjutnya adalah merapikan data tersebut dengan cara segmentasi data pelanggan, yaitu mengelompokkan data menjadi beberapa bagian. Segmentasi akan membantu Anda dalam mengirimkan kampanye yang relevan dengan minat pemilik data tersebut, sehingga kampanye tersebut dapat membuahkan hasil yang lebih optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengelompokan dapat dibuat berdasarkan geografi, demografi (usia, pekerjaan, jenis kelamin), riwayat pembelian, kegiatan pelanggan terhadap kampanye yang Anda buat, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Melakukan_Labeling\"><\/span>3. Melakukan Labeling<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini adalah tahap menandai data pelanggan satu dengan lainnya sesuai kategori yang sudah Anda tetapkan di tahap sebelumnya supaya terhindar dari kesalahan. <em>Labeling<\/em> juga bermanfaat untuk menciptakan komunikasi baik dengan pelanggan. Dengan adanya <em>labeling<\/em>, Anda dapat menghubungi pelanggan secara personal untuk mengirimkan informasi tentang produk baru atau adanya promo. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, hubungan Anda dan pelanggan akan lebih akrab dan personal, sehingga kegiatan kampanye jadi lebih mudah dan tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menggunakan_Marketing_Automation_Software\"><\/span>4. Menggunakan Marketing Automation Software<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada tahap ini, Anda harus memindahkan data yang telah disegmentasi ke <em>marketing automation software <\/em>untuk membantu Anda mengelola data dengan lebih mudah. Ada beberapa <em>software<\/em> yang direkomendasikan untuk Anda gunakan, diantaranya adalah Marketo, HubSpot, Infusionsoft, AdRoll, dan Ontraport.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Melakukan_Nurturing\"><\/span>5. Melakukan Nurturing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Nurturing<\/em> merupakan tahap membina hubungan dengan pelanggan menggunakan berbagai pendekatan. Misalnya saja dengan memberikan promo berupa potongan harga bagi pelanggan baru yang mendaftar sebagai <em>member<\/em> bisnis Anda. Informasi potongan harga bisa Anda tampilkan ketika mereka baru membuka website Anda, sehingga mereka akan langsung melihatnya. Adanya promo ini tentu dapat membuat mereka tertarik untuk mendaftar menjadi <em>member<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Memantau_Data\"><\/span>6. Memantau Data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Anda harus selalu memantau pergerakan data yang sudah Anda kumpulkan, segmentasikan, dan labeling sebelumnya. Dengan cara ini, Anda dapat melihat respon pelanggan terhadap pendekatan yang Anda gunakan. Jika kesulitan memantau semua data yang ada, Anda juga bisa menggunakan tools otomatis untuk membantu Anda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Data_Pelanggan\"><\/span>Manfaat Data Pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dengan mengumpulkan data-data penting dari pelanggan, Anda akan mendapatkan beberapa manfaat berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Membuat laporan penjualan dengan akurat.<\/li>\n\n\n\n<li>Memberikan kepercayaan pada pelanggan.<\/li>\n\n\n\n<li>Menghindari pelanggan yang merugikan.<\/li>\n\n\n\n<li>Penjualan jadi lebih efektif.<\/li>\n\n\n\n<li>Dapat membuat target pasar yang sesuai.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Mengolah data pelanggan dapat menjadi strategi efektif jika Anda menginginkan tingkat penjualan tinggi dan keuntungan besar. Setelah mengetahui informasinya, Anda pun bisa mencobanya sendiri untuk bisnis Anda dan mendapatkan sendiri manfaatnya. Semoga informasi di atas bermanfaat.<\/p>\n\n\n\n<p>Bisnis Anda juga membutuhkan solusi yang secara otomatis dapat membantu Anda memahami apa yang diinginkan pelanggan berdasarkan riwayat pembelian, umpan balik, dan interaksi dengan bisnis Anda. Qiscus hadir untuk membantu bisnis Anda memahami apa yang diinginkan pelanggan dan menyediakan solusi yang paling tepat. Jika Anda membutuhkan solusi untuk menyampaikan harapan pelanggan Anda melalui percakapan, datang dan katakan kepada kami <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/contact\">di sini.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Pelanggan merupakan unsur penting dalam sebuah bisnis. Tanpa adanya pelanggan, bisnis tidak akan bisa meningkatkan penjualan dan meraih&hellip;\n","protected":false},"author":27,"featured_media":1761,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[485,275,591,457],"class_list":{"0":"post-1760","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-customer-retention","9":"tag-data-pelanggan","10":"tag-mengolah-data-pelanggan","11":"tag-pelanggan"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Customer Retention<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mengolah data pelanggan dapat membantu Anda mengembangkan bisnis. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkahnya dari artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Customer Retention\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengolah data pelanggan dapat membantu Anda mengembangkan bisnis. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkahnya dari artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-08T02:34:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-22T03:02:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/11\/data-pelanggan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"headline\":\"Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Kepentingan Customer Retention\",\"datePublished\":\"2021-11-08T02:34:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-22T03:02:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/\"},\"wordCount\":796,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/11\\\/data-pelanggan.jpg\",\"keywords\":[\"customer retention\",\"data pelanggan\",\"mengolah data pelanggan\",\"pelanggan\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/\",\"name\":\"Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Customer Retention\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/11\\\/data-pelanggan.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-08T02:34:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-22T03:02:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"description\":\"Mengolah data pelanggan dapat membantu Anda mengembangkan bisnis. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkahnya dari artikel ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/11\\\/data-pelanggan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/11\\\/data-pelanggan.jpg\",\"width\":1000,\"height\":500,\"caption\":\"data pelanggan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Kepentingan Customer Retention\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\",\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Qiscus Editorial Team\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/editorialteam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Customer Retention","description":"Mengolah data pelanggan dapat membantu Anda mengembangkan bisnis. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkahnya dari artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Customer Retention","og_description":"Mengolah data pelanggan dapat membantu Anda mengembangkan bisnis. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkahnya dari artikel ini!","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2021-11-08T02:34:31+00:00","article_modified_time":"2025-05-22T03:02:02+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":500,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/11\/data-pelanggan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Qiscus Editorial Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"Qiscus Editorial Team","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/"},"author":{"name":"Qiscus Editorial Team","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"headline":"Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Kepentingan Customer Retention","datePublished":"2021-11-08T02:34:31+00:00","dateModified":"2025-05-22T03:02:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/"},"wordCount":796,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/11\/data-pelanggan.jpg","keywords":["customer retention","data pelanggan","mengolah data pelanggan","pelanggan"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/","name":"Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Customer Retention","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/11\/data-pelanggan.jpg","datePublished":"2021-11-08T02:34:31+00:00","dateModified":"2025-05-22T03:02:02+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"description":"Mengolah data pelanggan dapat membantu Anda mengembangkan bisnis. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkahnya dari artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/11\/data-pelanggan.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/11\/data-pelanggan.jpg","width":1000,"height":500,"caption":"data pelanggan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-mengolah-data-pelanggan-untuk-kepentingan-customer-retention\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mengolah Data Pelanggan untuk Kepentingan Customer Retention"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559","name":"Qiscus Editorial Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","caption":"Qiscus Editorial Team"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/editorialteam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1760","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1760"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1760\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8365,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1760\/revisions\/8365"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1761"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1760"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1760"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1760"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}