{"id":1970,"date":"2021-12-06T15:08:27","date_gmt":"2021-12-06T15:08:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?p=1970"},"modified":"2024-12-10T03:54:24","modified_gmt":"2024-12-10T03:54:24","slug":"perbedaan-marketing-dan-selling","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/","title":{"rendered":"Apa Saja Perbedaan Marketing dan Selling? Ini Dia Informasinya!"},"content":{"rendered":"\n<p>Kita sering dibuat bingung dengan dua istilah dalam bisnis, yaitu<em> marketing<\/em> dan <em>selling<\/em>. Keduanya memang memiliki tujuan sama, untuk menjual dan mendapatkan konsumen. Meski begitu, kedua bidang ini sebenarnya berbeda. Jika tidak dipahami dengan benar, bisa saja terjadi salah penempatan pekerjaan dan membuat bisnis Anda tidak berjalan dengan lancar. Lantas, apakah perbedaan <em>marketing<\/em> dan <em>selling<\/em> tersebut? Informasi di bawah ini akan menjawabnya untuk Anda:<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#Mengenal_Istilah_Marketing_Selling\" >Mengenal Istilah Marketing & Selling<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#Marketing_vs_Selling\" >Marketing vs Selling<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#Proses\" >Proses<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#Target\" >Target<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#Strategi\" >Strategi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#Sumber_Daya\" >Sumber Daya<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#Strategi_Marketing_dan_Selling_yang_Tepat\" >Strategi Marketing dan Selling yang Tepat<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#Marketing\" >Marketing:<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#Selling\" >Selling:<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengenal_Istilah_Marketing_Selling\"><\/span>Mengenal Istilah Marketing & Selling<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Marketing<\/em> (pemasaran) memiliki definisi berupa sebuah proses menentukan harga, mendistribusikan, dan mempromosikan suatu produk yang memenuhi keinginan dan kebutuhan target pasar untuk meraih tujuan bisnis. Sementara <em>selling<\/em> (penjualan) adalah proses membujuk dan meyakinkan pelanggan untuk membeli produk perusahaan. Anda bisa menganggap bahwa penjualan merupakan bagian atau tujuan dari promosi. Jika disederhanakan, istilah marketing dan selling dapat diartikan sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Marketing adalah aktivitas pembukaan, sales adalah kegiatan penutupan.<\/li><li>Marketing mendapatkan pelanggan untuk produk, sales mengirimkan produk pada pelanggan.<\/li><li>Marketing mendorong permintaan terhadap produk, sales memenuhi permintaan serta menciptakan hubungan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Marketing_vs_Selling\"><\/span>Marketing vs Selling<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahui perbedaan marketing dan selling, Anda bisa melihatnya dari beberapa aspek berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proses\"><\/span>Proses<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan marketing dan selling dapat dilihat dari proses aktivitas yang mereka lakukan. Pada prosesnya, marketing berbicara seputar produk, pada siapa produk akan dijual, di mana produk akan dijual, dan berapa harga produknya. Lain halnya dengan selling yang lebih menetapkan tujuan dan menjabarkan tujuan untuk semua proses. Kemudian, mereka akan memulai kampanye yang menargetkan pasar dengan cara berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim <em>selling<\/em> memiliki rencana berupa proses yang terjadi di dalam penjualan, struktur tim, pasar, dan target penjualan. Tim ini kemudian harus menganalisis rencana agar dapat memenuhi target tersebut dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Target\"><\/span>Target<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan selanjutnya terletak pada target. Marketing memiliki target utama mempromosikan produk perusahaan menggunakan berbagai strategi yang memikat konsumen. Hal ini karena marketing bertujuan untuk memperluas jangkauan bisnis ke beragam jenis pelanggan, mempertimbangkan seluruh faktor untuk mempengaruhi pelanggan, serta mengarahkan pelanggan agar membeli produk bisnis. Kampanye dari marketing dibuat untuk bertahan lama sehingga tujuannya pun bersifat jangka panjang<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tim marketing, mereka juga memiliki tanggung jawab berupa:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Penetapan harga produk.<\/li><li>Berusaha memahami pelanggan dan pasar.<\/li><li>Memahami bagaimana data pelanggan bisa mempengaruhi pelanggan potensial.<\/li><li>Membuat rencana dari data pelanggan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Pada tim selling, mereka mempunyai target utama untuk mengarahkan calon konsumen potensial ke pembelian. Tujuan selling juga dalam jangka pendek dan bertugas untuk mengukur kuantitas produk yang harus dijual agar mencapai target yang telah ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Strategi\"><\/span>Strategi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Strategi juga merupakan salah satu perbedaan marketing dan <em>selling<\/em> yang cukup mencolok. Strategi tim marketing sangat tergantung pada jenis kampanye yang akan dijalani dan siapa yang menjadi target pelanggan. Tim marketing memiliki beberapa strategi utama, seperti SEO marketing, internet marketing, <a href=\"https:\/\/blogs.qiscus.com\/id\/2021\/07\/21\/social-media-marketing-pengertian-dan-manfaatnya-untuk-bisnis\/\"><em>social media marketing<\/em><\/a>, blog marketing, dan lainnya. Strategi-strategi tersebut digunakan untuk menarik masyarakat agar mengenal produk perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan tim selling yang sangat tergantung pada jenis produk, metode yang digunakan dalam penjualan, pasar, jenis industri, dan lainnya. Untuk menjalankan tugas mereka, tim selling akan menerapkan strategi utama berupa <em>SPIN Selling, N.E.A.T. Selling, Solution Selling, SNAP Selling,<\/em> dan lainnya. Semua strategi tersebut bertjuan untuk membantu konsumen menyelesaikan masalah mereka kemudian meningkatkan penjualan bagi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber_Daya\"><\/span>Sumber Daya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Marketing dan selling sama-sama menggunakan media sosial dan CRM dalam proses kerja mereka. Media sosial digunakan marketing untuk menarik audiens, sementara selling menggunakanya sebagai strategi penjualan. Kemudian database CRM digunakan keduanya untuk membangun hubungan baik dengan para pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain kedua sumber daya di atas, ada beberapa alat lain yang digunakan oleh masing-masing dari marketing dan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Marketing:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Alat pengelola proyek<\/li><li>CRO (Conversion Rate Optimization)<\/li><li>Alat pembuat konten<\/li><li>SEO (Search Engine Optimization)<\/li><li>Alat untuk mempersiapkan laporan data<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Selling:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Alat pengelola pesanan<\/li><li>Alat pengelola email<\/li><li>Alat rapat dan penjadwalan<\/li><li>Alat untuk mempersiapkan dokumen<\/li><li>Alat membuat faktur<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Strategi_Marketing_dan_Selling_yang_Tepat\"><\/span>Strategi Marketing dan Selling yang Tepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/71zJPszN0B0wNekiJQnsiuFye5eQeNsC6V0XfCWohxz9WsmwMIRKwfw18nv-P7O0RwAg5AN6-c6MnnXSQfiCxdqAaE7zLXWlGsxnlkBrsH9y8jb6hNdc1x4rRX2tNSql3dyXGZBn\" alt=\"\" \/><figcaption>Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Marketing dan selling memiliki strategi tertentu yang bisa diterapkan untuk mengembangkan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Marketing\"><\/span>Marketing:<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Mengenali pelanggan<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Lakukan riset tren pasar untuk bisa mengenali apa sebenarnya yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pelanggan. Hal ini bertujuan agar produk Anda bisa tepat sasaran dan tidak menjadikannya mubadzir.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Memilih tempat bisnis strategis<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Riset pasar yang Anda lakukan dapat membantu Anda untuk menentukan tempat membuka bisnis yang tepat. Pastikan untuk memilih lokasi yang mudah dijangkau konsumen agar memudahkan mereka berbelanja di toko Anda.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Lakukan promosi<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Dalam pemasaran, promosi adalah kegiatan utama sebagai cara untuk memperkenalkan produk Anda pada masyarakat luas. Tidak sekedar promosi, Anda harus membuatnya sekreatif mungkin untuk menarik perhatian dan minat konsumen untuk membelinya.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Membuat anggaran<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Tentunya semua strategi di atas harus disesuaikan dengan anggaran yang Anda miliki. Jika memiliki budget lebih, maka sebaiknya Anda juga melakukan promosi tambahan melalui Instagram Ads, Facebook Ads, Google Ads, atau platform lainnya agar produk Anda menjangkau lebih banyak konsumen.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Membangun hubungan yang baik dengan pelanggan<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Anda harus memperlakukan pelanggan dengan sebaik mungkin. Selain memberikan pelayanan optimal, Anda juga harus mau menerima saran dan keluhan mereka. Untuk pelanggan setia, jangan segan untuk memberikan <em>reward<\/em> berupa voucher, diskon, atau hadiah tertentu.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Mengirimkan email marketing<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Kirimkan <em>email<\/em> <em>marketing<\/em> untuk membagikan informasi tentang katalog produk, promosi, ataupun event yang sedang diadakan. Untuk menghindari kesan sebagai spam, buatlah email yang menyebutkan nama pelanggan di bagian awal.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Membuat akun di media sosial<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Di samping sebagai media promosi, media sosial juga dapat berfungsi sebagai wadah untuk berinteraksi dengan para konsumen.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Menggunakan Google Bisnisku<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Google Bisnisku adalah fitur dari Google yang didesain untuk pengusaha agar mempermudah calon konsumen mengetahui informasi lengkap tentang usahanya dan secara otomatis muncul di Google Maps. Contohnya seperti nama bisnis, nomor telepon perusahaan, alamat perusahaan, alamat email, website, jam operasional, foto kantor, dan review pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Selling\"><\/span>Selling:<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Memberikan promosi dengan cara menarik<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Penjualan yang berhasil juga dapat dipengaruhi oleh bagaimana cara Anda berpromosi. Cara promosi yang menarik akan lebih mendatangkan banyak pembeli meskipun produk yang ditawarkan biasa saja.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Memperhatikan kualitas produk<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Pastikan Anda sudah mengecek kualitas produk sebelum memasarkannya pada masyarakat untuk menghindari adanya komplain yang bisa memperburuk citra perusahaan Anda. Selain itu, Anda juga harus jujur mengenai produk yang Anda tawarkan supaya pelanggan dapat mempercayai Anda.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Memberikan pelayanan terbaik<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Di samping kualitas produk dan kejujuran, faktor lainnya yang mempengaruhi keberhasilan penjualan adalah pelayanan pada pelanggan. Berikanlah pelayanan sebaik mungkin dengan senyuman, sikap dan ucapan sopan, dan mendengarkan keluhan pelanggan untuk membuat mereka merasa dihargai.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Gunakan platform digital<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Teknologi sudah berkembang pesat, maka Anda pun harus bisa mengimbanginya. Manfaat platform digital untuk membantu Anda melakukan penjualan yang akan menjangkau masyarakat lebih luas dan tidak membutuhkan banyak biaya.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Memperdalam strategi kompetitor<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Supaya dapat bersaing di tengah ketatnya persaingan bisnis, Anda harus mengetahui bagaimana strategi yang dijalankan kompetitor. Harapannya, Anda dapat mengetahui kelemahan yang dimiliki mereka untuk kemudian mengambil celah tersebut untuk merebut pangsa pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, Anda kini sudah mengetahui apa saja perbedaan marketing dan selling. Dengan mengetahui perbedaan di antara keduanya, Anda akan dapat menerapkan strategi dan langkah yang harus dilakukan untuk membuatnya berhasil. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika bisnis Anda membutuhkan solusi yang secara otomatis dapat membantu Anda memahami apa yang diinginkan pelanggan berdasarkan riwayat pembelian, umpan balik, dan interaksi dengan bisnis Anda, Qiscus hadir untuk membantu bisnis Anda memahami apa yang diinginkan pelanggan dan menyediakan solusi yang paling tepat. Datang dan katakan kepada kami <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/customer\">di sini<\/a> untuk mendapatkan solusi dalam menyampaikan harapan pelanggan Anda melalui percakapan<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/contact\">.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Kita sering dibuat bingung dengan dua istilah dalam bisnis, yaitu marketing dan selling. Keduanya memang memiliki tujuan sama,&hellip;\n","protected":false},"author":27,"featured_media":1971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[47,73,69,661,662],"class_list":{"0":"post-1970","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-marketing","9":"tag-pemasaran","10":"tag-penjualan","11":"tag-perbedaan-marketing-dan-selling","12":"tag-selling"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Saja Perbedaan Marketing dan Selling? Ini Dia Informasinya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meski bertujuan sama, tapi marketing dan selling memiliki beberapa perbedaan. Berikut perbedaan marketing dan selling yang perlu Anda tahu!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Saja Perbedaan Marketing dan Selling? Ini Dia Informasinya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meski bertujuan sama, tapi marketing dan selling memiliki beberapa perbedaan. Berikut perbedaan marketing dan selling yang perlu Anda tahu!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-06T15:08:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-10T03:54:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/marketing-vs-selling.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"563\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"headline\":\"Apa Saja Perbedaan Marketing dan Selling? Ini Dia Informasinya!\",\"datePublished\":\"2021-12-06T15:08:27+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-10T03:54:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/\"},\"wordCount\":1175,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/12\\\/marketing-vs-selling.jpg\",\"keywords\":[\"Marketing\",\"pemasaran\",\"penjualan\",\"perbedaan marketing dan selling\",\"selling\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/\",\"name\":\"Apa Saja Perbedaan Marketing dan Selling? Ini Dia Informasinya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/12\\\/marketing-vs-selling.jpg\",\"datePublished\":\"2021-12-06T15:08:27+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-10T03:54:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"description\":\"Meski bertujuan sama, tapi marketing dan selling memiliki beberapa perbedaan. Berikut perbedaan marketing dan selling yang perlu Anda tahu!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/12\\\/marketing-vs-selling.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/12\\\/marketing-vs-selling.jpg\",\"width\":1000,\"height\":563,\"caption\":\"perbedaan marketing dan selling\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/perbedaan-marketing-dan-selling\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Saja Perbedaan Marketing dan Selling? Ini Dia Informasinya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\",\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Qiscus Editorial Team\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/editorialteam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Saja Perbedaan Marketing dan Selling? Ini Dia Informasinya!","description":"Meski bertujuan sama, tapi marketing dan selling memiliki beberapa perbedaan. Berikut perbedaan marketing dan selling yang perlu Anda tahu!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Saja Perbedaan Marketing dan Selling? Ini Dia Informasinya!","og_description":"Meski bertujuan sama, tapi marketing dan selling memiliki beberapa perbedaan. Berikut perbedaan marketing dan selling yang perlu Anda tahu!","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2021-12-06T15:08:27+00:00","article_modified_time":"2024-12-10T03:54:24+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":563,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/marketing-vs-selling.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Qiscus Editorial Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"Qiscus Editorial Team","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/"},"author":{"name":"Qiscus Editorial Team","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"headline":"Apa Saja Perbedaan Marketing dan Selling? Ini Dia Informasinya!","datePublished":"2021-12-06T15:08:27+00:00","dateModified":"2024-12-10T03:54:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/"},"wordCount":1175,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/marketing-vs-selling.jpg","keywords":["Marketing","pemasaran","penjualan","perbedaan marketing dan selling","selling"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/","name":"Apa Saja Perbedaan Marketing dan Selling? Ini Dia Informasinya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/marketing-vs-selling.jpg","datePublished":"2021-12-06T15:08:27+00:00","dateModified":"2024-12-10T03:54:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"description":"Meski bertujuan sama, tapi marketing dan selling memiliki beberapa perbedaan. Berikut perbedaan marketing dan selling yang perlu Anda tahu!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/marketing-vs-selling.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/marketing-vs-selling.jpg","width":1000,"height":563,"caption":"perbedaan marketing dan selling"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/perbedaan-marketing-dan-selling\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Saja Perbedaan Marketing dan Selling? Ini Dia Informasinya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559","name":"Qiscus Editorial Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","caption":"Qiscus Editorial Team"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/editorialteam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1970","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1970"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1970\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2036,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1970\/revisions\/2036"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1970"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1970"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1970"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}