{"id":2020,"date":"2021-12-08T06:12:27","date_gmt":"2021-12-08T06:12:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?p=2020"},"modified":"2025-11-21T13:31:48","modified_gmt":"2025-11-21T06:31:48","slug":"strategi-b2b-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/","title":{"rendered":"8 Strategi Menerapkan B2B Marketing untuk Mengembangkan Bisnis"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Business to Business<\/em> atau yang disingkat menjadi B2B adalah penjualan produk oleh suatu bisnis yang ditujukan untuk bisnis lainnya. Misalnya Anda memiliki bisnis kayu lalu menjualnya ke toko perabotan atau toko kayu lainnya. Seperti inilah yang dimaksud dengan B2B karena produk Anda dijual ke perusahaan lain, tidak kepada konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada jenis bisnis ini, kita juga akan mengenal istilah <em>B2B marketing<\/em>, yaitu kegiatan pemasaran antara sesama pelaku bisnis. Biasanya, produk yang dipasarkan berupa barang modal atau barang industri dengan tujuan untuk mengoptimalkan pencapaian atau meningkatkan performa konsumen pemilik bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menerapkan <em>B2B marketing<\/em>, Anda akan membutuhkan strategi khusus agar bisnis dapat berkembang secara efisien dan efektif. Strategi B2B tersebut adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#1_Tentukan_Target_Pelanggan_secara_Spesifik\" >1. Tentukan Target Pelanggan secara Spesifik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#2_Menyesuaikan_Produk_dengan_Kebutuhan_Pelanggan\" >2. Menyesuaikan Produk dengan Kebutuhan Pelanggan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#3_Kepuasan_Pelanggan_sebagai_Prioritas_Utama\" >3. Kepuasan Pelanggan sebagai Prioritas Utama<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#4_Membangun_Hubungan_Berjangka_Panjang\" >4. Membangun Hubungan Berjangka Panjang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#5_Membuat_Blog\" >5. Membuat Blog<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#6_Membangun_Jaringan_Luas\" >6. Membangun Jaringan Luas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#7_Tentukan_Harga_dengan_Cermat\" >7. Tentukan Harga dengan Cermat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#8_Menyesuaikan_Strategi_Content_Marketing\" >8. Menyesuaikan Strategi Content Marketing<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tentukan_Target_Pelanggan_secara_Spesifik\"><\/span>1. Tentukan Target Pelanggan secara Spesifik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Upaya menentukan target pelanggan pada B2B marketing tidaklah sulit, karena sifat bisnisnya cenderung sudah spesifik. Jadi, Anda pasti telah memiliki perkiraan siapa pelanggan yang akan membeli produk Anda. Meski demikian, Anda sebaiknya tetap <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/tips-menentukan-target-market-yang-sesuai-dengan-bisnis\/\">menentukan target pasar<\/a> atau bahkan membuat <em>customer personas <\/em>yang jauh lebih spesifik.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Customer personas<\/em> dibuat dengan cara mengelompokkan pelanggan dengan data yang sama, seperti usia, jenis kelamin, lokasi, pekerjaan, minat, ketertarikan, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menyesuaikan_Produk_dengan_Kebutuhan_Pelanggan\"><\/span>2. Menyesuaikan Produk dengan Kebutuhan Pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, strategi menjalankan bisnis B2B adalah menyesuaikan produk dengan kebutuhan pelanggan yang akan membantu Anda membangun hubungan jangka panjang. Penyesuaian ini dapat mencakup harga, lokasi, ukuran bisnis, konten untuk dinikmati, dan jenjang karir. Jika produk yang Anda tawarkan sesuai dengan yang dibutuhkan pelanggan, tentu mereka akan puas telah memilih produk Anda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kepuasan_Pelanggan_sebagai_Prioritas_Utama\"><\/span>3. Kepuasan Pelanggan sebagai Prioritas Utama<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setiap pelaku bisnis harus selalu memprioritaskan kepuasan pelanggannya. Kualitas produk dan pelayanan baik saja belum cukup. Anda juga harus menciptakan customer journey yang menyenangkan dengan cara menjalankan strategi marketing yang dapat menarik minat pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah pelanggan membeli produk, Anda masih harus mengirimkan email marketing, membuat konten yang relevan dengan bisnis, dan instruksi penggunaan produk. Selain itu, Anda juga bisa menciptakan produk gratis, akses eksklusif bagi produk, atau produk gratis. Semua upaya tersebut dilakukan untuk mejadikan mereka sebagai pelanggan setia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Membangun_Hubungan_Berjangka_Panjang\"><\/span>4. Membangun Hubungan Berjangka Panjang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Siklus transaksi bisnis B2B bersifat panjang karena konsumennya memiliki banyak pertimbangan sebelum melanjutkan bertransaksi. Nilai transaksinya juga dapat sangat besar. Jadi kalau konsumen kurang puas, mereka akan merasa sangat rugi hingga merusak reputasi perusahaan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kasus ini, Anda akan membutuhkan <em>salesperson<\/em> untuk membantu pelanggan mendapatkan produk yang sesuai keinginannya maupun informasi yang dibutuhkan. <em>Salesperson<\/em> juga bertugas untuk membangun hubungan dengan pelanggan secara jangka panjang agar dapat meyakinkan mereka untuk memilih produk Anda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Membuat_Blog\"><\/span>5. Membuat Blog<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/3QOwKqiGom4iaP1ZIV0l1Ij73QwrZ_-tNnGm7ICIBhSJfFsyu6UnxlZp_M0gStq3OUU7sfcHsYWDIA0p1QT4qOx_Li4k1YD-Se4Eua47hugbkKPMRJXmxPqa1C5OMSzFtTLYQ1p1\" alt=\"\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika ingin mengembangkan bisnis, Anda sebaiknya juga mengikuti perkembangan teknologi, karena keberadaannya dapat sangat membantu mempromosikan bisnis Anda. Dari internet misalnya, pelanggan bisa menggunakannya untuk mencari informasi. Jadi, pastikan bisnis Anda dapat ditemukan di internet, seperti melalui website atau media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, Anda masih harus membuat blog untuk mendapatkan <em>lead<\/em> yang lebih banyak. Di blog tersebut, ceritakanlah visi misi perusahaan Anda secara personal, berbagi tips, konten, insight, serta membagikan cerita inspiratif dari pelanggan maupun Anda sendiri.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Membangun_Jaringan_Luas\"><\/span>6. Membangun Jaringan Luas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Salah satu strategi marketing B2B adalah membangun jaringan. Ketika Anda memiliki jaringan luas, Anda dapat lebih mudah membina hubungan dengan calon konsumen. Kedekatan tersebut nantinya akan memberikan Anda efektivitas untuk menjelaskan tentang kelebihan produk Anda sebagai upaya menarik pelanggan untuk mau membeli produk perusahaan Anda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Tentukan_Harga_dengan_Cermat\"><\/span>7. Tentukan Harga dengan Cermat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum membeli, pelanggan pasti akan memperhatikan harga produk. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati dalam menentukan harga dari produk yang Anda tawarkan. Untuk bisa menentukan harga dengan tepat, sebelumnya Anda perlu menghitung besarnya biaya produksi sampai break even point. Setelah itu, lakukan survey rentang harga dari <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/manfaat-kompetitor-dan-trik-menghadapi\/\">kompetitor<\/a>. Selanjutnya, Anda mulai dapat menentukan harga yang tepat untuk produk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan menetapkan harga yang terlalu tinggi, karena akan membuat pelanggan berpikir dua kali untuk membeli, membandingkannya dengan toko lain, kemudian memilih produk kompetitor yang dibanderol lebih murah. Sebaliknya, harga juga tidak boleh terlalu rendah, karena bisa membuat Anda rugi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Menyesuaikan_Strategi_Content_Marketing\"><\/span>8. Menyesuaikan Strategi Content Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dikarenakan target pasarnya lebih selektif ketika menggunakan media sosial, maka Anda juga harus lebih selektif menjalankan kampanye promosi untuk menghindari sumber daya terbuang percuma. Konsumen B2B lebih banyak menggunakan platform seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, dan YouTube. Anda bebas memilih beberapa platform yang dirasa efektif bagi bisnis Anda untuk membagikan konten berupa blog bisnis atau video marketing.<\/p>\n\n\n\n<p>Strategi marketing B2B adalah upaya yang bisa Anda terapkan jika menginginkan bisnis yang Anda jalankan mengalami perkembangan. Kedelapan strategi di atas dapat membantu Anda mengoptimalkan bisnis melalui berbagai metode untuk mendapatkan <em>lead<\/em> sebanyak-banyaknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Platform <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/omnichannel-chat\">Omnichannel Chat Marketing<\/a> milik Qiscus juga akan membantu Anda mendapatkan <em>lead<\/em> dengan mudah. Platform ini akan mengubah pesan dari berbagai platform chat menjadi kesempatan penjualan dalam satu dashboard. Tertarik ingin mengetahuinya lebih jauh? Anda bisa menanyakannya pada kami lewat Qiscus.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Business to Business atau yang disingkat menjadi B2B adalah penjualan produk oleh suatu bisnis yang ditujukan untuk bisnis&hellip;\n","protected":false},"author":27,"featured_media":2021,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[679,681,680],"class_list":{"0":"post-2020","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-b2b","9":"tag-b2b-marketing","10":"tag-business-to-business"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>8 Strategi Menerapkan B2B Marketing untuk Mengembangkan Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"B2B adalah jenis usaha yang membutuhkan strategi khusus untuk bisa berkembang. Berikut 8 strategi yang bisa Anda terapkan!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Strategi Menerapkan B2B Marketing untuk Mengembangkan Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"B2B adalah jenis usaha yang membutuhkan strategi khusus untuk bisa berkembang. Berikut 8 strategi yang bisa Anda terapkan!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-08T06:12:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-21T06:31:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/B2B.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"512\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"306\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"headline\":\"8 Strategi Menerapkan B2B Marketing untuk Mengembangkan Bisnis\",\"datePublished\":\"2021-12-08T06:12:27+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-21T06:31:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/\"},\"wordCount\":782,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/12\\\/B2B.jpg\",\"keywords\":[\"B2B\",\"B2B marketing\",\"business to business\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/\",\"name\":\"8 Strategi Menerapkan B2B Marketing untuk Mengembangkan Bisnis\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/12\\\/B2B.jpg\",\"datePublished\":\"2021-12-08T06:12:27+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-21T06:31:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"description\":\"B2B adalah jenis usaha yang membutuhkan strategi khusus untuk bisa berkembang. Berikut 8 strategi yang bisa Anda terapkan!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/12\\\/B2B.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/12\\\/B2B.jpg\",\"width\":512,\"height\":306,\"caption\":\"B2B adalah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/strategi-b2b-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"8 Strategi Menerapkan B2B Marketing untuk Mengembangkan Bisnis\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\",\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Qiscus Editorial Team\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/editorialteam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Strategi Menerapkan B2B Marketing untuk Mengembangkan Bisnis","description":"B2B adalah jenis usaha yang membutuhkan strategi khusus untuk bisa berkembang. Berikut 8 strategi yang bisa Anda terapkan!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"8 Strategi Menerapkan B2B Marketing untuk Mengembangkan Bisnis","og_description":"B2B adalah jenis usaha yang membutuhkan strategi khusus untuk bisa berkembang. Berikut 8 strategi yang bisa Anda terapkan!","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2021-12-08T06:12:27+00:00","article_modified_time":"2025-11-21T06:31:48+00:00","og_image":[{"width":512,"height":306,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/B2B.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Qiscus Editorial Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"Qiscus Editorial Team","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/"},"author":{"name":"Qiscus Editorial Team","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"headline":"8 Strategi Menerapkan B2B Marketing untuk Mengembangkan Bisnis","datePublished":"2021-12-08T06:12:27+00:00","dateModified":"2025-11-21T06:31:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/"},"wordCount":782,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/B2B.jpg","keywords":["B2B","B2B marketing","business to business"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/","name":"8 Strategi Menerapkan B2B Marketing untuk Mengembangkan Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/B2B.jpg","datePublished":"2021-12-08T06:12:27+00:00","dateModified":"2025-11-21T06:31:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"description":"B2B adalah jenis usaha yang membutuhkan strategi khusus untuk bisa berkembang. Berikut 8 strategi yang bisa Anda terapkan!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/B2B.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/B2B.jpg","width":512,"height":306,"caption":"B2B adalah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/strategi-b2b-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"8 Strategi Menerapkan B2B Marketing untuk Mengembangkan Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559","name":"Qiscus Editorial Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","caption":"Qiscus Editorial Team"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/editorialteam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2020","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2020"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2020\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10330,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2020\/revisions\/10330"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2021"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2020"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2020"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2020"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}