{"id":2285,"date":"2021-12-29T10:47:11","date_gmt":"2021-12-29T10:47:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?p=2285"},"modified":"2026-03-26T15:46:47","modified_gmt":"2026-03-26T08:46:47","slug":"mengenal-bisnis-model-canvas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/","title":{"rendered":"Mengenal Lebih Dekat Dengan Bisnis Model  Canvas"},"content":{"rendered":"\n<p>Memiliki bisnis yang sukses merupakan impian setiap pengusaha. Kendati demikian, berbisnis bukanlah hal mudah terlebih bagi mereka yang minim pengalaman. Oleh karena itu, penting bagi pengusaha merancang bisnisnya sebaik mungkin. Salah satunya menggunakan bisnis model canvas. Model ini sudah diterapkan beberapa perusahaan besar, seperti Honda, Toyota dan Amazon.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#Apa_itu_bisnis_model_canvas\" >Apa itu bisnis model canvas?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#9_Elemen_penting_bisnis_model_canvas\" >9 Elemen penting bisnis model canvas<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#1_Customer_Segment\" >1. Customer Segment<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#2_Value_Propositions\" >2. Value Propositions<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#3_Channel\" >3. Channel<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#4_Customer_Relationship\" >4. Customer Relationship<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#5_Revenue_Streams\" >5. Revenue Streams<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#6_Key_Activities\" >6. Key Activities<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#7_Key_Resources\" >7. Key Resources<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#8_Key_Partners\" >8. Key Partners<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#9_Cost_Structure_Struktur_Biaya\" >9. Cost Structure (Struktur Biaya)<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_bisnis_model_canvas\"><\/span>Apa itu bisnis model canvas?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Bisnis model canvas merupakan konsep bisnis yang banyak digunakan saat ini karena terstruktur. Bisnis model canvas merupakan kerangka manajemen sebuah bisnis yang dibuat untuk merancang bagaimana strategi bisnis akan dijalankan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sesuai namanya, bisnis model canvas dibuat dalam sebuah gambar-gambar ide sehingga setiap orang memiliki pemahaman yang sama dan riil terhadap tipe-tipe konsumen mereka, pengeluaran biaya, cara kerja perusahaan dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bisnis ini pertama kali diciptakan oleh Alexander Osterwalder, seorang <em>entrepreneur<\/em> asal Swiss, pada tahun 2005.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kerangka sederhana, bisnis model canvas akan memudahkan Anda melihat gambaran tentang sebuah ide bisnis dan rencana realisasinya lebih cepat dibanding sebuah <em>business plan<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Elemen_penting_bisnis_model_canvas\"><\/span>9 Elemen penting bisnis model canvas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Customer_Segment\"><\/span>1. Customer Segment<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Elemen pertama bisnis model canvas adalah segmentasi pelanggan. Jadi, Anda perlu menentukan siapa saja pelanggan yang berpotensi membeli produk Anda dulu. Hal ini penting karena tanpa konsumen yang jelas, produk Anda bisa saja tidak laku di pasaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan penjelasan, kami akan menggunakan contoh bisnis model canvas untuk toko baju anak dan remaja.<\/p>\n\n\n\n<p>Siapakah pelanggan potensial Anda? Tentu saja para remaja, anak-anak, ibu-ibu atau masyarakat umum. Bila perlu, Anda bisa mengelompokkan mereka menjadi beberapa kategori tertentu, misalnya dari tingkat penghasilan, lokasi, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Apapun itu, <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-menentukan-customer-segment\/\">tentukan customer segment dengan tepat di awal<\/a>. Bila perlu Anda dapat membuat buyer persona secara khusus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Value_Propositions\"><\/span>2. Value Propositions<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah tahu siapa calon konsumennya, Anda perlu menentukan kenapa Anda perlu membuat produk tersebut? Apa manfaatnya bagi konsumen?<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, itulah yang disebut sebagai <em><a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/customer-value-proposition\/\">customer value propositions<\/a><\/em>, yaitu nilai yang Anda tawarkan kepada konsumen yang akan menggunakan produk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bisnis model canvas, <em>value propositions<\/em> bisa berupa solusi atas permasalahan yang dihadapi pelanggan. Baik solusi yang sebelumnya belum pernah ada, atau solusi dengan pendekatan baru yang lebih efektif. Jadi, upayakan membuat <em>value<\/em> yang unik.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau menggunakan contoh bisnis model canvas toko baju anak dan dewasa, maka Anda bisa memberikan <em>value<\/em> berupa menyediakan baju impor yang nyaman dan memiliki karakter gambar lucu yang belum banyak ditemukan di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Channel\"><\/span>3. Channel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Elemen channel dalam bisnis model canvas adalah sarana interaksi antara pelanggan dengan bisnis Anda, baik untuk tujuan promosi atau membeli produk dan layanan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, untuk membangun bisnis toko baju online, Anda bisa menggunakan<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/jenis-media-sosial-yang-cocok-untuk-mengembangkan-bisnis\/\"> media sosial<\/a> maupun <em>marketplace<\/em> sebagai channel utama. Selain untuk menampilkan katalog baju yang Anda jual, media sosial maupun <em>marketplace<\/em> juga bisa menjadi tempat terjadinya transaksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Customer_Relationship\"><\/span>4. Customer Relationship<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Anda sudah mengetahui siapa pelanggan dan channel yang akan digunakan. Saatnya menentukan bagaimana perusahaan berkomunikasi dengan mereka melalui elemen Customer relationship.<\/p>\n\n\n\n<p>Elemen ini membantu Anda memilih strategi terbaik untuk berinteraksi dengan pelanggan. Strategi yang dimaksud bukan hanya saat produk akan dipasarkan saja atau saat promosi, tapi juga ketika menanggapi komplain, hingga cara mempertahankan konsumen agar terus membeli produk.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam melakukan promosi toko baju online misalnya, Anda bisa menggunakan channel media sosial seperti Twitter atau Instagram jika ingin lebih dekat dengan segmentasi pasar anak muda. Lalu, gunakan komunikasi santai dengan panggilan \u201ckak\u201d untuk menyapa pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bisa juga Anda menggunakan<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/tips-meningkatkan-loyalitas-pelanggan\/\"> loyalty program<\/a> untuk membuat konsumen Anda terus membeli baju favorit mereka di toko online Anda. Bentuk programnya bisa berupa <em>giveaway<\/em>, atau poin undian khusus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Revenue_Streams\"><\/span>5. Revenue Streams<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Revenue streams adalah sumber pendapatan bisnis Anda. Pada elemen bisnis model canvas ini, Anda harus mengetahui dari mana dan bagaimana toko online mendapatkan pemasukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam contoh bisnis model canvas toko baju online, pendapatan utama Anda tentu berasal dari penjualan baju secara fisik. Namun, Anda bisa juga mengembangkannya dengan membangun sistem berlangganan dengan menawarkan akses\u00a0 untuk pemesanan baju secara <em>exclusive<\/em> dan <em>limited edition<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Key_Activities\"><\/span>6. Key Activities<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Key activities adalah semua aktivitas yang berhubungan dengan produktivitas bisnis yang berkaitan dengan sebuah produk, di mana kegiatan utamanya adalah menghasilkan proposisi nilai.<\/p>\n\n\n\n<p>Poin ini diperlukan sebagai salah satu strategi bisnis terpenting yang harus Anda lakukan untuk membuat elemen business model canvas ini berfungsi.<\/p>\n\n\n\n<p>Di mana, kegiatan-kegiatan utama harus secara langsung terkait dengan <em>Value Propositions<\/em> perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, key activities juga termasuk upaya promosi untuk membuat audiens tahu tentang bisnis Anda. Nah, jika bisnis tersebut ada di ranah online, maka ada baiknya Anda mempelajari dan menerapkan digital marketing.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Key_Resources\"><\/span>7. Key Resources<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Key resource adalah sekat dalam bisnis model canvas yang berisikan daftar sumber daya yang sebaiknya direncanakan dan dimiliki perusahaan untuk mewujudkan <em>value proposition<\/em> mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua jenis sumber daya, mulai dari pengelolaan bahan baku, mengontrol stok barang, penataan sumber daya manusia, dan penataan proses operasional menjadi perhatian dalam membuat Business model canvas.<\/p>\n\n\n\n<p>Poin ini membahas mengenai sumber daya yang diperlukan untuk menciptakan nilai bagi pelanggan. Di sini, Anda harus menjelaskan aset yang Anda perlukan untuk membuat model bisnis startup ini berfungsi.<\/p>\n\n\n\n<p>Di mana, key resources ini terbagi menjadi 4 kategori yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Fisik: gedung, kendaraan, mesin, dan jaringan distribusi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Intelektual: merek, pengetahuan spesialis, paten, dan hak cipta.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>SDM: Orang-orang yang akan menjadi sumber daya utama, terutama untuk perusahaan di industri kreatif atau pengetahuan yang intensif.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Keuangan: Jalur kredit, saldo tunai, dan sebagainya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Key_Partners\"><\/span>8. Key Partners<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Key partners adalah daftar sumber daya di luar perusahaan yang Anda butuhkan agar model bisnis Anda berjalan dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk bisnis toko baju online, key partners yang penting adalah pemasok kain yang akan menyediakan bahan material untuk dijual. Selain itu, Anda juga bisa bekerja sama dengan pihak ekspedisi untuk bisa mengirimkan pesanan konsumen tepat waktu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Cost_Structure_Struktur_Biaya\"><\/span>9. Cost Structure (Struktur Biaya)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Model bisnis ini merupakan konsekuensi secara finansial dari cara yang digunakan dalam model bisnis yang Anda buat. Di sini, Anda harus memetakan biaya dan memastikan bahwa biaya sesuai dengan <em>value Propositions<\/em> bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam block ini, Anda harus bisa menetapkan biaya paling mahal dan paling penting setelah Key Resources, Key Partnership, dan Key Activities ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengelola biaya secara efisien akan membuat bisnis yang dijalani menjadi lebih hemat dan bisa meminimalkan risiko kerugian.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah memahami 9 elemen penting dari bisnis model canvas, pastinya sekarang Anda ingin mengetahui apa saja platform aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk mendukung model bisnis tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini ada aplikasi Qiscus yang mampu memberikan dukungan pada usaha. Dengan menambahkan aplikasi Qiscus, Anda dapat terhubung secara personal kepada semua customer Anda dengan mudah. Anda juga bisa mengetahui kebutuhan<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/customer\"> customer<\/a> terhadap produk yang akan tawarkan. Selain itu Anda juga bisa dengan mudah membagikan informasi secara broadcast dengan cepat dan mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Tunggu apalagi, segera datang dan kunjungi website Qiscus<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\"> di sini<\/a> untuk mengetahui semua informasi dan penawaran menariknya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Memiliki bisnis yang sukses merupakan impian setiap pengusaha. Kendati demikian, berbisnis bukanlah hal mudah terlebih bagi mereka yang&hellip;\n","protected":false},"author":27,"featured_media":2286,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[795,560,609,798,5,796],"class_list":{"0":"post-2285","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-bisnis-model-canvas","9":"tag-customer","10":"tag-customer-relationship","11":"tag-elemen-penting-bisnis-model-canvas","12":"tag-qiscus","13":"tag-value-propositions"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Lebih Dekat Dengan Bisnis Model Canvas<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa pengertian bisnis model canvas? Mengapa banyak perusahaan besar menggunanakannya? Temukan jawabannya di sini dan jadikan kesuksesan Anda\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Lebih Dekat Dengan Bisnis Model Canvas\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa pengertian bisnis model canvas? Mengapa banyak perusahaan besar menggunanakannya? Temukan jawabannya di sini dan jadikan kesuksesan Anda\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-29T10:47:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-26T08:46:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/model-canvas.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"626\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"417\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"headline\":\"Mengenal Lebih Dekat Dengan Bisnis Model Canvas\",\"datePublished\":\"2021-12-29T10:47:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-26T08:46:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/\"},\"wordCount\":1072,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/12\\\/model-canvas.jpg\",\"keywords\":[\"bisnis model canvas\",\"customer\",\"customer relationship\",\"elemen penting bisnis model canvas\",\"Qiscus\",\"value propositions\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/\",\"name\":\"Mengenal Lebih Dekat Dengan Bisnis Model Canvas\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/12\\\/model-canvas.jpg\",\"datePublished\":\"2021-12-29T10:47:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-26T08:46:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"description\":\"Apa pengertian bisnis model canvas? Mengapa banyak perusahaan besar menggunanakannya? Temukan jawabannya di sini dan jadikan kesuksesan Anda\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/12\\\/model-canvas.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2021\\\/12\\\/model-canvas.jpg\",\"width\":626,\"height\":417,\"caption\":\"ilustrasi bisnis model canvas\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/mengenal-bisnis-model-canvas\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Lebih Dekat Dengan Bisnis Model Canvas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\",\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Qiscus Editorial Team\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/editorialteam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Lebih Dekat Dengan Bisnis Model Canvas","description":"Apa pengertian bisnis model canvas? Mengapa banyak perusahaan besar menggunanakannya? Temukan jawabannya di sini dan jadikan kesuksesan Anda","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Lebih Dekat Dengan Bisnis Model Canvas","og_description":"Apa pengertian bisnis model canvas? Mengapa banyak perusahaan besar menggunanakannya? Temukan jawabannya di sini dan jadikan kesuksesan Anda","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2021-12-29T10:47:11+00:00","article_modified_time":"2026-03-26T08:46:47+00:00","og_image":[{"width":626,"height":417,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/model-canvas.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Qiscus Editorial Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"Qiscus Editorial Team","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/"},"author":{"name":"Qiscus Editorial Team","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"headline":"Mengenal Lebih Dekat Dengan Bisnis Model Canvas","datePublished":"2021-12-29T10:47:11+00:00","dateModified":"2026-03-26T08:46:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/"},"wordCount":1072,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/model-canvas.jpg","keywords":["bisnis model canvas","customer","customer relationship","elemen penting bisnis model canvas","Qiscus","value propositions"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/","name":"Mengenal Lebih Dekat Dengan Bisnis Model Canvas","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/model-canvas.jpg","datePublished":"2021-12-29T10:47:11+00:00","dateModified":"2026-03-26T08:46:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"description":"Apa pengertian bisnis model canvas? Mengapa banyak perusahaan besar menggunanakannya? Temukan jawabannya di sini dan jadikan kesuksesan Anda","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/model-canvas.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/12\/model-canvas.jpg","width":626,"height":417,"caption":"ilustrasi bisnis model canvas"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/mengenal-bisnis-model-canvas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Lebih Dekat Dengan Bisnis Model Canvas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559","name":"Qiscus Editorial Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","caption":"Qiscus Editorial Team"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/editorialteam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2285"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2285\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11389,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2285\/revisions\/11389"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}