{"id":233,"date":"2020-12-01T10:34:03","date_gmt":"2020-12-01T10:34:03","guid":{"rendered":"https:\/\/blogs.qiscus.com\/id\/?p=233"},"modified":"2025-11-24T11:29:26","modified_gmt":"2025-11-24T04:29:26","slug":"4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/","title":{"rendered":"4 Tips Membangun Komunikasi Digital dengan Konsumen"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Digitalisasi zaman tentunya telah menciptakan berbagai transformasi dalam aspek kehidupan, tak terkecuali dalam aspek komunikasi. Dari sisi bisnis, digitalisasi meningkatkan urgensi pemahaman karakteristik komunikasi digital yang relevan dengan kebutuhan konsumen. Hal itu dimaksudkan agar strategi yang dibangun oleh bisnis pun juga dapat lebih tepat dan relevan dengan pertumbuhan jangka panjang.\u00a0<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Perkembangan teknologi telah mendorong perubahan\u00a0<em>consumer behaviours<\/em>\u00a0dalam berbagai aspek. Pandemi yang tidak pernah kita ekspektasikan sebelumnya, datang secara tiba-tiba dan mempercepat transformasi digital di masyarakat baik dalam berkomunikasi dan berinteraksi, khususnya dengan\u00a0<em>brand<\/em>\u00a0bisnis. Saat ini, menyediakan produk-produk yang berkualitas saja tidak lagi cukup memuaskan konsumen. Perlu adanya diferensiasi, khususnya dalam aspek komunikasi, sehingga konsumen pun puas ketika bertransaksi dan merekomendasikan\u00a0<em>brand<\/em>\u00a0bisnis Anda ke pasar yang lebih luas lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, apa saja aspek yang perlu diperhatikan dalam membangun teknologi komunikasi yang sesuai dengan konsumen? Isu ini sangat penting, karena seperti yang divalidasi oleh\u00a0<a href=\"https:\/\/www.mckinsey.com\/business-functions\/marketing-and-sales\/our-insights\/survey-indonesian-consumer-sentiment-during-the-coronavirus-crisis\">McKinsey<\/a>, terdapat prediksi kenaikan sebesar hingga 60% dalam tren digital dan\u00a0<em>omnichannel,\u00a0<\/em>bahkan setelah masa COVID-19. Bagaimanakah karakteristik metode komunikasi digital konsumen saat ini yang perlu Anda cermati?\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#1_Meningkatkan_Interaksi_dengan_Konsumen\" >1. Meningkatkan Interaksi dengan Konsumen<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#2_Jauhi_App_Fatigue\" >2. Jauhi\u00a0App Fatigue<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#3_Pemilihan_Kanal_Komunikasi_Digital_yang_Ringkas_Efektif_dan_Tepat\" >3. Pemilihan Kanal Komunikasi Digital yang Ringkas, Efektif, dan Tepat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#4_Layanan_Social_Contact_Centres_yang_Scalable\" >4. Layanan Social\u00a0Contact Centres\u00a0yang\u00a0Scalable<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#Memanfaatkan_Aplikasi_Chat_yang_Digunakan_83_Pengguna_Internet_Indonesia\" >Memanfaatkan Aplikasi Chat yang Digunakan 83% Pengguna Internet Indonesia\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#Kini_Saatnya_Mencoba\" >Kini Saatnya Mencoba!<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Meningkatkan_Interaksi_dengan_Konsumen\"><\/span>1. Meningkatkan Interaksi dengan Konsumen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam tren sebelumnya, bentuk percakapan yang banyak terjadi antara bisnis dengan konsumennya adalah berbasis\u00a0<em>one-way communication<\/em>.\u00a0<em>One-way communication<\/em>\u00a0merupakan sebuah proses komunikasi yang tidak membutuhkan adanya\u00a0<em>feedback\u00a0<\/em>maupun respon dari penggunanya. Contohnya, ketika Anda memperoleh informasi cara penggunaan dari sebuah\u00a0<em>brand<\/em>, berbagai pengumuman promosi, bukti pembayaran, dan konfirmasi pemesanan dari bisnis tentunya Anda sebagai konsumen tidak perlu meresponnya bukan? Hal ini dikarenakan pesan yang berisikan notifikasi ini disampaikan secara\u00a0<em>straightforward<\/em>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, mengandalkan\u00a0<em>one-way communication<\/em>\u00a0saja tidak lah cukup. Konsumen membutuhkan\u00a0<em>two-way communication\u00a0<\/em>saat berkomunikasi dengan bisnis yang diminatinya. Konsumen ingin dapat merespon pesan yang dikirimkan oleh bisnis dengan mudah, instan, dan\u00a0<em>real-time<\/em>\u00a0agar mereka dapat memperoleh jawaban langsung dari bisnis. Hal ini membantu konsumen merasakan\u00a0<em>customer experience\u00a0<\/em>yang lebih berkesan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Penting bagi bisnis untuk dapat mengidentifikasi ekspektasi konsumen sehingga mereka juga dapat mempelajari hal-hal apa yang perlu ditingkatkan dari bisnis mereka, apa yang saat ini menjadi\u00a0<em>pain points<\/em>\u00a0mereka, dan apa kelebihan yang harus dipertahankan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut didukung dengan penelitian yang dilakukan oleh\u00a0<a href=\"https:\/\/www.salesforce.com\/research\/customer-expectations\/\">Salesforce<\/a>, di mana 76% dari konsumen memiliki harapan agar perusahaan-perusahaan dapat memahami kebutuhan dan ekspektasi mereka tersebut. Oleh karenanya, sangat krusial bagi bisnis Anda untuk beralih ke metode\u00a0<em>two-way communication<\/em>, ketimbang hanya berfokus pada\u00a0<em>one-way communication<\/em>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Jauhi\u00a0<em>App Fatigue<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Dewasa ini,\u00a0banyak sekali\u00a0bisnis yang memutuskan membuat\u00a0<em>mobile app<\/em>-nya sendiri, baik untuk diunduh di Appstore maupun Google Play. Tren tersebut mulai banyak digandrungi karena dirasa akan membantu bisnis dalam mempromosikan produknya secara mudah dan murah ketimbang dengan membangun\u00a0<em>offline materials,<\/em>\u00a0seperti\u00a0<em>billboard,\u00a0<\/em>terutama untuk pengumpulan\u00a0<em>feedbacks<\/em>\u00a0dari konsumen dan memberikan\u00a0<em>insights<\/em>\u00a0dan analytics secara\u00a0<em>real-time<\/em>. Padahal membuat aplikasi bisnis yang dikhususkan untuk konsumen sebenarnya bukan lagi menjadi opsi yang efektif jika kita mencoba meninjaunya dari sisi mereka. Mengapa demikian?<\/p>\n\n\n\n<p>Mengunduh aplikasi baru tentunya bukanlah aktivitas yang disukai oleh konsumen. Terlebih, apabila aplikasi tersebut bukanlah aplikasi\u00a0<em>basic<\/em>\u00a0yang menunjang aktivitas keseharian dan komunikasi mereka. Hal ini didukung oleh banyak alasan. Seperti keterbatasan\u00a0<em>memory handphone\u00a0<\/em>konsumen. Pernyataan ini telah dikonfirmasi melalui riset\u00a0<a href=\"https:\/\/clevertap.com\/blog\/app-fatigue\/\">Comscore,\u00a0<\/a>sebuah perusahaan analisis asal Amerika, yang menyebutkan bahwa dalam periode 3 bulan, 65% masyarakat Amerika Serikat cenderung tidak mengunduh aplikasi baru.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Konsumen pun cenderung membuka aplikasi yang sama dalam keseharian mereka. Sebagaimana didukung oleh riset yang dilakukan oleh perusahaan yang berbasis di Amerika lainnya,\u00a0<a href=\"https:\/\/clevertap.com\/blog\/app-fatigue\/\">Forrester<\/a>, seorang pengguna smartphone hanya membuka 5 aplikasi dalam 88%\u00a0<em>screen time<\/em>\u00a0mereka. Fakta tersebut menunjukan jika opsi perusahaan dalam menciptakan aplikasi khusus yang diperuntukan untuk menyediakan layanan konsumen bukanlah hal yang dapat memicu respon yang positif dari konsumen.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Dibanding mengembangkan aplikasi baru, Anda dapat mengembangkan layanan konsumen melalui aplikasi chat (<em>instant messaging<\/em>) yang memang telah digunakan oleh banyak konsumen. Opsi tersebut akan lebih dipilih oleh konsumen. Pernyataan ini pun telah didukung oleh riset yang dilakukan <a href=\"https:\/\/www.hubspot.com\/stories\/chatbot-marketing-future\">Hubspot<\/a>, di mana\u00a071%\u00a0masyarakat memilih untuk menggunakan aplikasi pesan singkat untuk memperoleh layanan konsumen, mengingat mereka menginginkan penyelesaian permasalahan yang cepat.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pemilihan_Kanal_Komunikasi_Digital_yang_Ringkas_Efektif_dan_Tepat\"><\/span>3. Pemilihan Kanal Komunikasi Digital yang Ringkas, Efektif, dan Tepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sudah bukan masanya lagi jika bisnis Anda masih memiliki mekanisme pelayanan konsumen (<em>customer care<\/em>) yang tidak efektif dan\u00a0<em>bertele-tele<\/em>\u00a0(tidak\u00a0<em>straightforward<\/em>). Pernyataan tersebut turut didukung oleh riset yang dilakukan oleh Accenture, di mana 73% konsumen menginginkan metode\u00a0<em>customer service<\/em>\u00a0yang lebih mudah diakses dan\u00a0<em>convenient.\u00a0<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, transformasikan #CustomerExperience bisnis Anda dan segera lakukan evaluasi akan metode-metode layanan konsumen Anda apabila dirasa masih kurang efektif. Anda dapat menganalisis\u00a0<em>pain points<\/em>\u00a0yang dirasakan konsumen tentang layanan bisnis Anda. Misalnya,\u00a0<em>apakah prosesnya terlalu panjang dan terlalu membutuhkan waktu yang lama? Apakah seluruh chat yang masuk dari konsumen telah terlayani dengan baik? Bagaimana tingkat customer satisfaction dari layanan konsumen Anda?\u00a0<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga dapat menilai apakah layanan konsumen Anda terkesan terlalu kompleks bagi konsumen, kurang ringkas, dan tidak relevan dengan saat ini. Contohnya, metode layanan konsumen yang mengharuskan mereka menelepon\u00a0<em>hotline<\/em> berbayar atau pun bebas pulsa, membuat\u00a0<em>email<\/em>\u00a0pengaduan, dan mengisi form layanan konsumen yang tersedia di website, hanya untuk menyampaikan keluhan tentunya sudah tidak lagi relevan dilakukan saat ini \u2014 apalagi jika konsumen harus membuat\u00a0<a href=\"https:\/\/cxl.com\/blog\/social-login\/\">akun baru khusus di website<\/a>. Konsumen Anda menginginkan komunikasi yang instan dan mudah diakses.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Bisnis harus dapat memfasilitasi layanan konsumen melalui kanal komunikasi yang banyak digunakan oleh konsumen, seperti\u00a0<em>instant messaging<\/em>\u00a0yang sudah memiliki visibilitas yang tinggi di mata konsumen.Selain itu,\u00a0<em>instant messaging\u00a0<\/em>yang dipilih pun tidak hanya harus bersifat\u00a0<em>mobile friendly,\u00a0<\/em>tetapi juga memiliki beragam fitur yang\u00a0<em>all-in<\/em>, seperti dapat menyertakan berbagai\u00a0<em>attachments<\/em>\u00a0sehingga konsumen pun tidak akan menemukan kompleksitas dalam penggunaannya.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Layanan Social\u00a0<em>Contact Centres<\/em>\u00a0yang\u00a0<em>Scalable<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mendesain metode komunikasi yang relavan sesuai penjelasan di atas, penting bagi bisnis untuk memastikan jika seluruh konsumen dapat terlayani secara cepat,\u00a0<em>real-time<\/em>, dan efektif. Pastikan jika bisnis Anda tidak mengabaikan pesan konsumen yang masuk, dan tidak meresponnya dalam waktu yang terlalu lama, agar konsumen tidak kecewa.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Mengandalkan sistem layanan konsumen melalui telepon tentunya sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan yang ada, mengingat jumlah konsumen yang terus meningkat dan keterbatasan bisnis dalam merespon tuntutan konsumen yang semakin beragam. Oleh karena itu,\u00a0<em>social contact centres<\/em>\u00a0seperti media sosial dan\u00a0<em>instant messaging<\/em>\u00a0merupakan opsi yang baik dalam mengeskalasi layanan konsumen bisnis Anda.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat memilih\u00a0<em>instant messaging<\/em>\u00a0yang dapat menawarkan\u00a0<em>multi-agent access<\/em>\u00a0\u2014 yang memungkinkan adanya akses tak terbatas dari segi\u00a0<em>devices<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>agent\u00a0<\/em>di saat yang bersamaan<em>.\u00a0<\/em>Hal ini akan menciptakan<em>\u00a0<\/em>alokasi pekerjaan yang merata sehingga agen\u00a0<em>customer service<\/em>\u00a0tidak akan\u00a0<em>overwhelmed<\/em>\u00a0saat menangani konsumen. Selain itu, bisnis juga dapat menggunakan teknologi pendukung seperti\u00a0<em>chatbot<\/em>\u00a0untuk mengeskalasi layanan konsumennya. Pilihlah\u00a0<em>chatbot<\/em>\u00a0yang memadukan\u00a0<em>human-bot collaboration<\/em>, agar bisnis tidak hanya memberikan respon yang cepat, tetapi juga berkesan bagi konsumen.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Memanfaatkan Aplikasi Chat yang Digunakan 83% Pengguna Internet Indonesia\u00a0<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah membicarakan karakteristik komunikasi bisnis digital yang relevan dengan situasi saat ini, tentunya langkah selanjutnya adalah memilih kanal yang tepat. Di sini,\u00a0WhatsApp Business API\u00a0sangat direkomendasikan untuk menjawab seluruh kebutuhan tren komunikasi tersebut. <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/whatsapp-business-api\">WhatsApp Business API Resmi <\/a>dari Qiscus menawarkan\u00a0fitur unggulan\u00a0dan pilihan yang sangat tepat bagi bisnis Anda yang ingin menciptakan tren\u00a0<em>consumer journey\u00a0<\/em>yang berkesan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kini_Saatnya_Mencoba\"><\/span>Kini Saatnya Mencoba!<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Memenuhi berbagai tuntutan konsumen di era digital, khususnya dalam kondisi L<em>ow-Touch Economy\u00a0<\/em>seperti saat ini, tentunya bukanlah hal yang mudah. Namun, hal tersebut juga tidak sesulit yang dibayangkan, jika Anda memilih kanal yang tepat, seperti\u00a0WhatsApp Business API. Apabila ingin berdiskusi lebih lanjut terkait WhatsApp Business API serta kebutuhan komunikasi bisnis lainnya, Anda dapat menghubungi kami melalui\u00a0<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/contact\">tautan ini<\/a>.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Digitalisasi zaman tentunya telah menciptakan berbagai transformasi dalam aspek kehidupan, tak terkecuali dalam aspek komunikasi. Dari sisi bisnis,&hellip;\n","protected":false},"author":27,"featured_media":234,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[33,35,8,9,10],"class_list":{"0":"post-233","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-komunikasi-bisnis","9":"tag-komunikasi-digital","10":"tag-whatsapp-api","11":"tag-whatsapp-business","12":"tag-whatsapp-business-api"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>4 Tips Membangun Komunikasi Digital dengan Konsumen -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mengenali karakteristik konsumen digital merupakan hal utama sebelum Anda mendesain strategi komunikasi bisnis Anda. Ketahui strategi jitunya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Tips Membangun Komunikasi Digital dengan Konsumen -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengenali karakteristik konsumen digital merupakan hal utama sebelum Anda mendesain strategi komunikasi bisnis Anda. Ketahui strategi jitunya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-12-01T10:34:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-24T04:29:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/12\/Frame_837.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"628\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"headline\":\"4 Tips Membangun Komunikasi Digital dengan Konsumen\",\"datePublished\":\"2020-12-01T10:34:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-24T04:29:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/\"},\"wordCount\":1326,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2020\\\/12\\\/Frame_837.png\",\"keywords\":[\"Komunikasi Bisnis\",\"Komunikasi Digital\",\"WhatsApp API\",\"WhatsApp Business\",\"WhatsApp Business API\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/\",\"name\":\"4 Tips Membangun Komunikasi Digital dengan Konsumen -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2020\\\/12\\\/Frame_837.png\",\"datePublished\":\"2020-12-01T10:34:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-24T04:29:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"description\":\"Mengenali karakteristik konsumen digital merupakan hal utama sebelum Anda mendesain strategi komunikasi bisnis Anda. Ketahui strategi jitunya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2020\\\/12\\\/Frame_837.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2020\\\/12\\\/Frame_837.png\",\"width\":1200,\"height\":628,\"caption\":\"komunikasi digital\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"4 Tips Membangun Komunikasi Digital dengan Konsumen\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\",\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Qiscus Editorial Team\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/editorialteam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Tips Membangun Komunikasi Digital dengan Konsumen -","description":"Mengenali karakteristik konsumen digital merupakan hal utama sebelum Anda mendesain strategi komunikasi bisnis Anda. Ketahui strategi jitunya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"4 Tips Membangun Komunikasi Digital dengan Konsumen -","og_description":"Mengenali karakteristik konsumen digital merupakan hal utama sebelum Anda mendesain strategi komunikasi bisnis Anda. Ketahui strategi jitunya di sini.","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2020-12-01T10:34:03+00:00","article_modified_time":"2025-11-24T04:29:26+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":628,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/12\/Frame_837.png","type":"image\/png"}],"author":"Qiscus Editorial Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"Qiscus Editorial Team","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/"},"author":{"name":"Qiscus Editorial Team","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"headline":"4 Tips Membangun Komunikasi Digital dengan Konsumen","datePublished":"2020-12-01T10:34:03+00:00","dateModified":"2025-11-24T04:29:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/"},"wordCount":1326,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/12\/Frame_837.png","keywords":["Komunikasi Bisnis","Komunikasi Digital","WhatsApp API","WhatsApp Business","WhatsApp Business API"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/","name":"4 Tips Membangun Komunikasi Digital dengan Konsumen -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/12\/Frame_837.png","datePublished":"2020-12-01T10:34:03+00:00","dateModified":"2025-11-24T04:29:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"description":"Mengenali karakteristik konsumen digital merupakan hal utama sebelum Anda mendesain strategi komunikasi bisnis Anda. Ketahui strategi jitunya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/12\/Frame_837.png","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2020\/12\/Frame_837.png","width":1200,"height":628,"caption":"komunikasi digital"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/4-tips-membangun-komunikasi-digital-dengan-konsumen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"4 Tips Membangun Komunikasi Digital dengan Konsumen"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559","name":"Qiscus Editorial Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","caption":"Qiscus Editorial Team"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/editorialteam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=233"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/233\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10357,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/233\/revisions\/10357"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}