{"id":2372,"date":"2022-01-04T00:24:23","date_gmt":"2022-01-04T00:24:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?p=2372"},"modified":"2024-12-10T03:46:20","modified_gmt":"2024-12-10T03:46:20","slug":"riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/","title":{"rendered":"Perhatikan Riset Pemasaran yang Salah dan Harus Dihindari"},"content":{"rendered":"\n<p>Riset pemasaran adalah proses menentukan kelayakan produk atau layanan baru melalui penelitian yang dilakukan secara langsung kepada pelanggan potensial. Tahapan ini memungkinkan perusahaan untuk menemukan target pasar dan mendapatkan <em>feedback<\/em> langsung dari konsumen tentang minat mereka pada produk atau layanan bisnis Anda. Riset pemasaran juga akan memberikan informasi berharga yang dapat membantu bisnis dalam membuat bisnis plan dan strategi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, proses ini dilakukan dengan mengumpulkan data menggunakan dua metode yaitu metode primer dan sekunder. Penelitian dengan metode primer dilakukan dengan mengumpulkan informasi langsung dari target audiens, pelanggan, atau pelanggan potensial melalui wawancara, kuesioner, survei, dan <em>focus group<\/em>. Sedangkan untuk metode sekunder, penelitian bergantung pada sumber informasi yang ada, seperti laporan dan studi yang sudah diterbitkan oleh industri bisnis tertentu. Kedua metode ini sering digabungkan untuk mendapatkan hasil riset yang lebih akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Riset pemasaran menjadi alat yang sangat penting dalam membantu perusahaan memahami apa yang diinginkan konsumen, mengembangkan produk yang akan digunakan konsumen, dan mempertahankan keunggulan kompetitif di industrinya. Bisnis perlu menganalisis data yang dihasilkan untuk menentukan pola atau titik data relevan yang dapat berguna dalam proses pengambilan keputusan. Sayangnya, kesalahan dalam melakukan hal ini juga sering terjadi pada bisnis. Untuk membantu bisnis melakukannya, berikut adalah beberapa kesalahan umum yang harus dihindari ketika melakukan riset pemasaran.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#1_Mengajukan_pertanyaan_yang_salah\" >1. Mengajukan pertanyaan yang salah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#2_Pemilihan_sampel_yang_tidak_tepat\" >2. Pemilihan sampel yang tidak tepat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#3_Hanya_mengandalkan_metode_sekunder_atau_metode_primer\" >3. Hanya mengandalkan metode sekunder atau metode primer<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#4_Tidak_memberikan_sumber_informasi_yang_valid\" >4. Tidak memberikan sumber informasi yang valid<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#5_Tidak_memberikan_insentif_kepada_responden\" >5. Tidak memberikan insentif kepada responden<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#6_Melewatkan_analisis_kompetitif\" >6. Melewatkan analisis kompetitif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#7_Tidak_meninjau_ulang_data\" >7. Tidak meninjau ulang data<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mengajukan_pertanyaan_yang_salah\"><\/span>1. Mengajukan pertanyaan yang salah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika bisnis mengajukan pertanyaan yang tidak tepat, hal itu akan berdampak pada data yang tidak relevan dan membuat bisnis salah dalam mengambil keputusan. Salah satu cara terbaik untuk mempelajari pasar dan pelanggan adalah dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Saat bisnis mengajukan pertanyaan yang tepat dan tidak ambigu, bisnis dapat mengidentifikasi peluang pasar dengan jauh lebih baik. Pastikan bahwa pertanyaan yang Anda berikan pada responden jelas, spesifik, dan tidak membuat mereka bingung.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pemilihan_sampel_yang_tidak_tepat\"><\/span>2. Pemilihan sampel yang tidak tepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika Anda meminta orang yang salah untuk menjawab pertanyaan Anda, maka seluruh data dan analisis kemungkinan besar akan salah. Itulah sebabnya pemilihan sampel yang tidak tepat adalah kesalahan mutlak yang harus dihindari. Pastikan untuk menentukan sampel yang tepat dengan menuliskan dengan siapa Anda ingin berbicara dan berikan alasannya. Setelah itu tentukan, apakah mereka masuk dalam target audiens dan apakah harus dibagi menjadi sub-kelompok yang mungkin memerlukan analisis lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Hanya_mengandalkan_metode_sekunder_atau_metode_primer\"><\/span>3. Hanya mengandalkan metode sekunder atau metode primer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Penelitian sekunder memang jauh lebih menghemat waktu dan uang. Tetapi, mengandalkan satu metode penelitian saja tidak akan memberikan hasil yang maksimal. Dengan kata lain, penelitian primer sangat penting karena berguna untuk mendapatkan perspektif yang orisinal. Kombinasikan data primer dan sekunder untuk mendapatkan pandangan objektif tentang pasar Anda.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/KPik3rSdnSleesdMJg7tC5ZES2u17BeBJ6Vlkjj0QzcdBdtP1_R28JeCqaS7eI8X9OOCPMb-fg4cExTzcBx7X9vRu5fbjWcAarhInBIXYqcwxC3uwrf5FMS28oGgF2opdZcNLbSq\" alt=\"\" \/><figcaption>Sumber : freepik.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Tidak_memberikan_sumber_informasi_yang_valid\"><\/span>4. Tidak memberikan sumber informasi yang valid<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setiap referensi yang digunakan dalam proses ini harus berasal dari sumber yang valid dan terpercaya. Meskipun internet menawarkan kemudahan dalam memberikan banyak referensi, bisnis perlu memvalidasi setiap referensi yang mereka dapatkan. Jangan membuat kesalahan dengan mengabaikan sumber informasi otentik seperti laporan yang dibuat pemerintah, studi yang dilakukan oleh organisasi terkemuka, dan sumber kredibel lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Tidak_memberikan_insentif_kepada_responden\"><\/span>5. Tidak memberikan insentif kepada responden<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Intensif menjadi praktik standar dalam riset pemasaran karena dapat meningkatkan partisipasi dan memaksimalkan tingkat responden. Intensif dianggap sebagai kompensasi bagi responden karena telah meluangkan waktu untuk membantu bisnis Anda dalam melakukan penelitian ini. Pertimbangkan preferensi responden saat menentukan insentif karena kelompok orang yang berbeda mungkin akan mengharapkan insentif yang juga berbeda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Melewatkan_analisis_kompetitif\"><\/span>6. Melewatkan analisis kompetitif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Persaingan dalam bisnis kemungkinan besar terjadi dalam tiap industri bisnis. Oleh karena itu, jangan sampai bisnis Anda melewati bagian penting dari penelitian ini. <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-melakukan-analisis-kompetitor-untuk-membuat-usaha-tetap-unggul\/\">Mengidentifikasi pesaing<\/a> dan mengevaluasi strategi mereka dapat membantu menentukan kekuatan dan kelemahan dari bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Tidak_meninjau_ulang_data\"><\/span>7. Tidak meninjau ulang data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Riset pemasaran harus dilakukan secara teratur karena pasar akan terus berubah. Perubahan pasar yang dinamis ini juga akan mengubah cara konsumen berinteraksi dengan produk Anda, bagaimana perasaan mereka terhadap produk Anda, dan produk yang ingin mereka beli. Anda harus rutin melacak dan meninjau ulang data minimal setiap tiga bulan, 6 bulan, atau setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Riset pemasaran memainkan peran penting di berbagai industri bisnis. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan yang sudah disebutkan di atas, bisnis memiliki peluang lebih baik dalam memahami permintaan pelanggan, kelayakan produk di pasar, dan bagaimana kinerja produk tersebut di pasar. Riset pemasaran merupakan kunci dari kesuksesan dan pertumbuhan perusahaan dalam jangka waktu yang panjang. Kedekatan dengan <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/customer\">pelanggan potensial<\/a> akan memengaruhi kelancaran Anda dalam melakukan riset ini. Qiscus hadir untuk membantu bisnis Anda memahami apa yang diinginkan pelanggan melalui fitur dan teknologi terbaru. Datang dan katakan kepada kami <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/contact\">di sini<\/a> untuk mencoba langsung manfaat Qiscus.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Riset pemasaran adalah proses menentukan kelayakan produk atau layanan baru melalui penelitian yang dilakukan secara langsung kepada pelanggan&hellip;\n","protected":false},"author":27,"featured_media":2373,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[623,857,858,855,856],"class_list":{"0":"post-2372","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-analisis-kompetitor","9":"tag-analisis-pemasaran","10":"tag-riset-marketing","11":"tag-riset-pemasaran","12":"tag-riset-pemasaran-yang-salah"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perhatikan Riset Pemasaran yang Salah dan Harus Dihindari<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Riset pemasaran adalah proses menentukan kelayakan produk baru melalui penelitian langsung kepada pelanggan potensial. Hindari 7 kesalahannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perhatikan Riset Pemasaran yang Salah dan Harus Dihindari\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Riset pemasaran adalah proses menentukan kelayakan produk baru melalui penelitian langsung kepada pelanggan potensial. Hindari 7 kesalahannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-04T00:24:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-10T03:46:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/riset-pemasaran-1-e1641133882787.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"691\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"417\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"headline\":\"Perhatikan Riset Pemasaran yang Salah dan Harus Dihindari\",\"datePublished\":\"2022-01-04T00:24:23+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-10T03:46:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/\"},\"wordCount\":726,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/01\\\/riset-pemasaran-1-e1641133882787.jpg\",\"keywords\":[\"analisis kompetitor\",\"analisis pemasaran\",\"riset marketing\",\"riset pemasaran\",\"riset pemasaran yang salah\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/\",\"name\":\"Perhatikan Riset Pemasaran yang Salah dan Harus Dihindari\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/01\\\/riset-pemasaran-1-e1641133882787.jpg\",\"datePublished\":\"2022-01-04T00:24:23+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-10T03:46:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"description\":\"Riset pemasaran adalah proses menentukan kelayakan produk baru melalui penelitian langsung kepada pelanggan potensial. Hindari 7 kesalahannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/01\\\/riset-pemasaran-1-e1641133882787.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/01\\\/riset-pemasaran-1-e1641133882787.jpg\",\"width\":691,\"height\":417,\"caption\":\"Sumber : freepik.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perhatikan Riset Pemasaran yang Salah dan Harus Dihindari\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\",\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Qiscus Editorial Team\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/editorialteam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perhatikan Riset Pemasaran yang Salah dan Harus Dihindari","description":"Riset pemasaran adalah proses menentukan kelayakan produk baru melalui penelitian langsung kepada pelanggan potensial. Hindari 7 kesalahannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perhatikan Riset Pemasaran yang Salah dan Harus Dihindari","og_description":"Riset pemasaran adalah proses menentukan kelayakan produk baru melalui penelitian langsung kepada pelanggan potensial. Hindari 7 kesalahannya.","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2022-01-04T00:24:23+00:00","article_modified_time":"2024-12-10T03:46:20+00:00","og_image":[{"width":691,"height":417,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/riset-pemasaran-1-e1641133882787.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Qiscus Editorial Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"Qiscus Editorial Team","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/"},"author":{"name":"Qiscus Editorial Team","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"headline":"Perhatikan Riset Pemasaran yang Salah dan Harus Dihindari","datePublished":"2022-01-04T00:24:23+00:00","dateModified":"2024-12-10T03:46:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/"},"wordCount":726,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/riset-pemasaran-1-e1641133882787.jpg","keywords":["analisis kompetitor","analisis pemasaran","riset marketing","riset pemasaran","riset pemasaran yang salah"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/","name":"Perhatikan Riset Pemasaran yang Salah dan Harus Dihindari","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/riset-pemasaran-1-e1641133882787.jpg","datePublished":"2022-01-04T00:24:23+00:00","dateModified":"2024-12-10T03:46:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"description":"Riset pemasaran adalah proses menentukan kelayakan produk baru melalui penelitian langsung kepada pelanggan potensial. Hindari 7 kesalahannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/riset-pemasaran-1-e1641133882787.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/riset-pemasaran-1-e1641133882787.jpg","width":691,"height":417,"caption":"Sumber : freepik.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/riset-pemasaran-yang-salah-dan-harus-dihindari\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perhatikan Riset Pemasaran yang Salah dan Harus Dihindari"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559","name":"Qiscus Editorial Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","caption":"Qiscus Editorial Team"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/editorialteam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2372","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2372"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2372\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2432,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2372\/revisions\/2432"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2373"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2372"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2372"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2372"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}