{"id":2663,"date":"2022-01-24T19:47:35","date_gmt":"2022-01-24T19:47:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?p=2663"},"modified":"2025-01-31T02:56:08","modified_gmt":"2025-01-31T02:56:08","slug":"ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/","title":{"rendered":"4 Tips Mudah Menjadi Perusahaan Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"\n<p>Pada masa lampau, mungkin untuk menjadi atau merubah perusahaan menjadi ramah lingkungan memerlukan biaya yang mahal karena harus merubah cara mereka berbisnis. Namun dengan kemajuan teknologi dan dengan diberlakukannya undang-undang yang lebih ketat terkait lingkungan, menjadi perusahaan ramah lingkungan tidak hanya merupakan kewajiban namun juga menjadi lebih terjangkau dan mudah.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#Manfaat_Usaha_yang_Menggunakan_Praktik_Ramah_Lingkungan\" >Manfaat Usaha yang Menggunakan Praktik Ramah Lingkungan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#1_Penghematan_Biaya\" >1. Penghematan Biaya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#2_Memperoleh_Kesetiaan_Pelanggan\" >2. Memperoleh Kesetiaan Pelanggan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#3_Pengurangan_Limbah\" >3. Pengurangan Limbah<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#Tips_Menjalankan_Bisnis_Ramah_Lingkungan\" >Tips Menjalankan Bisnis Ramah Lingkungan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#1_Gunakan_Pembersih_Ramah_Lingkungan\" >1. Gunakan Pembersih Ramah Lingkungan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#2_Kurangi_Ketergantungan_Plastik\" >2. Kurangi Ketergantungan Plastik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#3_Membawa_Tanaman_ke_Kantor\" >3. Membawa Tanaman ke Kantor<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#4_Buat_Program_Daur_Ulang\" >4. Buat Program Daur Ulang<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#Tips_Tambahan_Melakukan_Praktik_Bisnis_Ramah_Lingkungan\" >Tips Tambahan Melakukan Praktik Bisnis Ramah Lingkungan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Usaha_yang_Menggunakan_Praktik_Ramah_Lingkungan\"><\/span>Manfaat Usaha yang Menggunakan Praktik Ramah Lingkungan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Penghematan_Biaya\"><\/span>1. Penghematan Biaya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak pemilik bisnis percaya bahwa memprioritaskan keberlanjutan berarti peningkatan biaya operasional, tetapi bukan itu masalahnya! Mengadopsi praktik bisnis ramah lingkungan, pada kenyataannya, dapat mengurangi pengeluaran bisnis dan membantu meningkatkan keuntungan. Bisnis juga dapat menghemat biaya dengan mengoptimalkan operasi gedung, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi konsumsi energi. <\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu contohnya adalah daur ulang, yang dapat membantu mengalihkan material dari sampah Anda dan membantu mengurangi tagihan limbah secara keseluruhan. Menggunakan lebih sedikit energi, air, dan limbah sama dengan lebih sedikit uang yang digunakan untuk tagihan berulang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Memperoleh_Kesetiaan_Pelanggan\"><\/span>2. Memperoleh Kesetiaan Pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Keuntungan lain dari mengintegrasikan praktik ramah lingkungan ke dalam bisnis Anda adalah peningkatan<a aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-meningkatkan-customer-loyalty\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> loyalitas pelanggan<\/a>. Di hari ini, pelanggan lebih memilih untuk melakukan bisnis dengan perusahaan ramah lingkungan. Hal ini didukung oleh hasil penelitian dari Natural Marketing Institute, yang menemukan bahwa 58 persen konsumen mempertimbangkan dampak perusahaan terhadap lingkungan saat memutuskan tempat untuk membeli barang dan jasa. <\/p>\n\n\n\n<p>Singkatnya, konsumen akan membayar lebih untuk produk dan layanan yang berasal dari perusahaan yang berkomitmen pada lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pengurangan_Limbah\"><\/span>3. Pengurangan Limbah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika para pekerja melihat para pemimpin bisnis berusaha untuk mendidik diri mereka sendiri tentang keberlanjutan dan mengurangi dampaknya, banyak yang menjadi terinspirasi untuk mengikutinya. Akibatnya, orang lebih cenderung mengevaluasi kebiasaan konsumsi mereka, mendaur ulang jika memungkinkan, dan menggunakan kembali barang-barang untuk mengurangi sampah ketika orang-orang di sekitar mereka melakukan hal yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Tindakan ini menguntungkan bisnis dengan mengurangi jumlah material yang berakhir di tempat pembuangan sampah, sehingga mengurangi biaya limbah dan meningkatkan keberlanjutan secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/penyebab-gagal-melakukan-inovasi-produk\/\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\">6 Penyebab Gagal Melakukan Inovasi Produk dan Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Menjalankan_Bisnis_Ramah_Lingkungan\"><\/span>Tips Menjalankan Bisnis Ramah Lingkungan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/oPHbSPyhyBnignrbLkxb4PlzJdqPUqQlRkCnYd5MR3Ii9hkLNNnfAVVDGLsW85Enba1XXu-ua3HG5HQMQu4ekY9SSZ94v8SHJpb7aQ_OugG-_X2JkN_B0nYK4fyytJ0hpSjoaVAl\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Gunakan_Pembersih_Ramah_Lingkungan\"><\/span>1. Gunakan Pembersih Ramah Lingkungan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak orang tidak menyadari bahwa menggunakan produk pembersih konvensional melepaskan bahan kimia berbahaya ke lingkungan, yang tidak sehat bagi tenaga kerja Anda, atau planet ini. Faktanya, produk pembersih yang berbahaya juga dapat menyebabkan polusi tinggi di dalam ruangan\u2014berdampak pada Anda dan karyawan. Pertimbangkan untuk mengubah rutinitas pembersihan Anda dengan membeli produk pembersih \u201cramah lingkungan\u201d untuk kemajuan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kurangi_Ketergantungan_Plastik\"><\/span>2. Kurangi Ketergantungan Plastik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Manusia memproduksi lebih dari 300 juta ton plastik setiap tahun. Dengan berfokus pada pengurangan plastik, bisnis dapat mengurangi limbah, menghemat uang, dan meminimalkan dampak lingkungan. Tempat yang bagus untuk memulai adalah dengan mengurangi botol air sekali pakai dan penggunaan cangkir kopi berbahan plastik\u2014terutama di area kerja bersama. <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap tahun, rata-rata pekerja kantoran menggunakan sekitar 156 botol air plastik dan membuang 500 cangkir kopi sekali pakai. Menggunakan botol dan mug air yang dapat digunakan kembali membutuhkan lebih sedikit sumber daya alam untuk dibuat, mengurangi jejak karbon, dan mengurangi jumlah limbah yang memenuhi tempat pembuangan sampah, lautan, dan lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membawa_Tanaman_ke_Kantor\"><\/span>3. Membawa Tanaman ke Kantor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika kantor Anda memiliki ventilasi yang buruk, maka tim Anda mungkin berisiko terkena sindrom bangunan sakit. Ini, menurut definisi, adalah suatu kondisi yang mempengaruhi pekerja kantor, biasanya ditandai dengan sakit kepala dan masalah pernapasan, dikaitkan dengan faktor-faktor yang tidak sehat atau stres di lingkungan kerja seperti ventilasi yang buruk.<\/p>\n\n\n\n<p>Membawa tanaman ke tempat kerja dapat membantu meringankan gejala ini karena efek pemurnian udara alami dan kualitas pengurangan stres. Mereka juga membantu menyerap racun, mengurangi polusi udara dalam ruangan, dan merupakan pengingat visual yang bagus tentang pentingnya hidup berkelanjutan. Bukan itu saja: Tanaman juga mendorong produktivitas dan membantu menghemat energi. Menurut Exeter University, pekerja 15 persen lebih produktif ketika ada tanaman rumah di kantor.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Buat_Program_Daur_Ulang\"><\/span>4. Buat Program Daur Ulang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara lain bisnis dapat membantu mendukung lingkungan yang lebih sehat adalah dengan menerapkan program daur ulang di seluruh gedung. Daur ulang membantu menghemat sumber daya, mengurangi limbah yang dikirim ke tempat pembuangan sampah, menghemat energi, dan meminimalkan emisi yang terkait dengan pengangkutan sampah ke tempat pembuangan sampah.<\/p>\n\n\n\n<p>Perhatikan bahan yang paling sering dihasilkan oleh bisnis Anda\u2014apakah itu karton, kertas, plastik, kompos, atau limbah elektronik. Kelompokkan secara baik berdasarkan bahan materialnya. Anda bisa menjual sebagian bahan yang sudah tidak terpakai seperti kertas atau plastik dan menghasilkan uang. Namun jika berupa kompos, Anda bisa mengolahnya terlebih dulu dan digunakan sebagai pupuk bagi setiap tanaman yang ada di kantor Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/risiko-usaha-yang-wajib-diketahui\/\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\">6 Jenis Risiko Usaha yang Pebisnis Wajib Tahu dan Dihindari<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Berfokus pada pengurangan limbah dan daur ulang dapat menginspirasi karyawan untuk secara sadar membuat pilihan yang lebih baik dalam mengurangi dampaknya di dalam dan di luar kantor.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Tambahan_Melakukan_Praktik_Bisnis_Ramah_Lingkungan\"><\/span>Tips Tambahan Melakukan Praktik Bisnis Ramah Lingkungan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara lain\u00a0 untuk melakukan praktik bisnis ramah lingkungan adalah dengan penggunaan sumber daya seminimal mungkin untuk hasil maksimal. Hal ini tentunya bisa diaplikasikan di segala bidang termasuk pemasaran dan pelayanan customer.<\/p>\n\n\n\n<p>Qiscus sebagai aplikasi multichannel chat, mampu menangani dan menyederhanakan pelayanan<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/customer\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\"> customer<\/a> Anda dari berbagai media sosial dalam satu dashboard. Dengan teknologi Robochat, Qiscus akan membantu Anda melayani semua pertanyaan customer secara cepat dan efisien selama 24 jam nonstop. Dapatkan<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\"> informasi selengkapnya tentang Qiscus di sini.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Pada masa lampau, mungkin untuk menjadi atau merubah perusahaan menjadi ramah lingkungan memerlukan biaya yang mahal karena harus&hellip;\n","protected":false},"author":27,"featured_media":2666,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[1007,1008,1005,1009,5,1010,1006],"class_list":{"0":"post-2663","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-bisnis-ramah-lingkungan","9":"tag-kemajuan-bisnis","10":"tag-perusahaan-ramah-lingkungan","11":"tag-produk-ramah-lingkungan","12":"tag-qiscus","13":"tag-ramah-lingkungan","14":"tag-usaha-ramah-lingkungan"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>4 Tips Mudah Menjadi Perusahaan Ramah Lingkungan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Menjadi perusahaan ramah lingkungan saat ini sangat dibutuhkan. Selain mendatangkan kentungan faktanya usaha ramah lingkungan banyak didukung pelanggan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Tips Mudah Menjadi Perusahaan Ramah Lingkungan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menjadi perusahaan ramah lingkungan saat ini sangat dibutuhkan. Selain mendatangkan kentungan faktanya usaha ramah lingkungan banyak didukung pelanggan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-24T19:47:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-31T02:56:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/gambar-33.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"626\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"417\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"headline\":\"4 Tips Mudah Menjadi Perusahaan Ramah Lingkungan\",\"datePublished\":\"2022-01-24T19:47:35+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-31T02:56:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/\"},\"wordCount\":825,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/01\\\/gambar-33.png\",\"keywords\":[\"bisnis ramah lingkungan\",\"kemajuan bisnis\",\"perusahaan ramah lingkungan\",\"produk ramah lingkungan\",\"Qiscus\",\"ramah lingkungan\",\"usaha ramah lingkungan\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/\",\"name\":\"4 Tips Mudah Menjadi Perusahaan Ramah Lingkungan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/01\\\/gambar-33.png\",\"datePublished\":\"2022-01-24T19:47:35+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-31T02:56:08+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"description\":\"Menjadi perusahaan ramah lingkungan saat ini sangat dibutuhkan. Selain mendatangkan kentungan faktanya usaha ramah lingkungan banyak didukung pelanggan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/01\\\/gambar-33.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/01\\\/gambar-33.png\",\"width\":626,\"height\":417},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/ramah-lingkungan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"4 Tips Mudah Menjadi Perusahaan Ramah Lingkungan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\",\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Qiscus Editorial Team\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/editorialteam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Tips Mudah Menjadi Perusahaan Ramah Lingkungan","description":"Menjadi perusahaan ramah lingkungan saat ini sangat dibutuhkan. Selain mendatangkan kentungan faktanya usaha ramah lingkungan banyak didukung pelanggan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"4 Tips Mudah Menjadi Perusahaan Ramah Lingkungan","og_description":"Menjadi perusahaan ramah lingkungan saat ini sangat dibutuhkan. Selain mendatangkan kentungan faktanya usaha ramah lingkungan banyak didukung pelanggan","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2022-01-24T19:47:35+00:00","article_modified_time":"2025-01-31T02:56:08+00:00","og_image":[{"width":626,"height":417,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/gambar-33.png","type":"image\/png"}],"author":"Qiscus Editorial Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"Qiscus Editorial Team","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/"},"author":{"name":"Qiscus Editorial Team","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"headline":"4 Tips Mudah Menjadi Perusahaan Ramah Lingkungan","datePublished":"2022-01-24T19:47:35+00:00","dateModified":"2025-01-31T02:56:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/"},"wordCount":825,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/gambar-33.png","keywords":["bisnis ramah lingkungan","kemajuan bisnis","perusahaan ramah lingkungan","produk ramah lingkungan","Qiscus","ramah lingkungan","usaha ramah lingkungan"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/","name":"4 Tips Mudah Menjadi Perusahaan Ramah Lingkungan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/gambar-33.png","datePublished":"2022-01-24T19:47:35+00:00","dateModified":"2025-01-31T02:56:08+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"description":"Menjadi perusahaan ramah lingkungan saat ini sangat dibutuhkan. Selain mendatangkan kentungan faktanya usaha ramah lingkungan banyak didukung pelanggan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/gambar-33.png","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/gambar-33.png","width":626,"height":417},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ramah-lingkungan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"4 Tips Mudah Menjadi Perusahaan Ramah Lingkungan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559","name":"Qiscus Editorial Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","caption":"Qiscus Editorial Team"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/editorialteam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2663","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2663"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2663\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6953,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2663\/revisions\/6953"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2666"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}