{"id":2688,"date":"2022-01-22T02:31:06","date_gmt":"2022-01-22T02:31:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?p=2688"},"modified":"2024-12-10T03:45:56","modified_gmt":"2024-12-10T03:45:56","slug":"supply-chain-management","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/","title":{"rendered":"Simak Detail Fungsi dan 5 Strategi Supply Chain Management"},"content":{"rendered":"\n<p>Banyak perusahaan yang menyadari bahwa pengimplementasian supply chain management sangat penting karena terhubung langsung dengan daya saing perusahaan. Salah satu cara terbaik bagi bisnis untuk melayani pelanggan dengan baik dan tetap kompetitif di pasar adalah dengan menjadikan supply chain management yang efektif sebagai prioritas strategi. Aktivitas supply chain mencakup banyak hal mulai dari pengembangan produk, pengadaan, produksi, logistik, serta sistem informasi yang diperlukan untuk mengkoordinasi aktivitas tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Supply Chain Management atau yang sering disebut SCM adalah praktik manajemen yang terintegrasi untuk mengelola arus produk dan layanan mulai dari proses mengubah bahan mentah menjadi produk hingga pengiriman akhir ke konsumen. SCM melibatkan proses perampingan bisnis untuk memaksimalkan nilai pelanggan dan mendapatkan keunggulan kompetitif berkelanjutan di pasar.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#Fungsi_Supply_Chain_Management\" >Fungsi Supply Chain Management<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#5_Strategi_SCM_yang_dapat_Dilakukan\" >5 Strategi SCM yang dapat Dilakukan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#1_Fokus_pada_Pelanggan\" >1. Fokus pada Pelanggan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#2_SCM_yang_Terintegrasi\" >2. SCM yang Terintegrasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#3_Mengoptimalkan_Permintaan_Pelanggan\" >3. Mengoptimalkan Permintaan Pelanggan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#4_Mengoptimalkan_Teknologi_yang_Andal_dan_dapat_Diprediksi\" >4. Mengoptimalkan Teknologi yang Andal dan dapat Diprediksi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#5_Meninjau_SCM_Secara_Berkala\" >5. Meninjau SCM Secara Berkala<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Supply_Chain_Management\"><\/span>Fungsi Supply Chain Management<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Fungsi utama dari SCM adalah pengadaan bahan baku, pengembangan produk, pemasaran, operasional, distribusi, keuangan dan layanan pelanggan. Sedangkan tujuan dari SCM yaitu untuk memaksimalkan nilai secara keseluruhan. Nilai tersebut berkorelasi dengan profitabilitas supply chain. Profitabilitas disini merupakan perbedaan antara total pendapatan yang dihasilkan dari pelanggan dan biaya supply chain secara keseluruhan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya SCM mencoba untuk mengontrol atau menghubungkan produksi, pengiriman, dan distribusi suatu produk secara terpusat. Dengan SCM yang efektif ini perusahaan dapat meminimalkan anggaran dan mengirimkan produk ke konsumen dengan lebih cepat. Hal ini dilakukan secara terintegrasi guna menjaga persediaan internal, produksi internal, distribusi, penjualaan, dan persediaan vendor perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/pinjaman-usaha-ditolak\/\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\">Kenali 6 Alasan Mengapa Pinjaman Modal Usaha Ditolak<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Strategi_SCM_yang_dapat_Dilakukan\"><\/span>5 Strategi SCM yang dapat Dilakukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Awalnya supply chain difokuskan pada ketersediaan, pergerakan, dan biaya aset fisik. Tetapi dengan kemajuan teknologi sekarang ini, supply chain adalah tentang pengelolaan data, layanan, dan produk yang digabungkan menjadi solusi. Saat ini SCM memiliki peran penting dalam kepuasan pelanggan melalui pengiriman produk dan layanan. Sistem SCM modern memberi pengaruh besar pada kualitas produk dan layanan, pengiriman, pengalaman pelanggan, dan profitabilitas. Untuk menerapkan strategi SCM yang efektif, berikut adalah 5 strategi SCM yang bisa Anda terapkan di perusahaan Anda.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/ykn9Haq5vTCK33Eqm3QnkN9V5yVNCCPyCgbIppbyKn1bZXwllJPOlVGkDPYcu0La1XaZnfLcC5TZkcyX1o6TjHkao1tn13fAKj256HpJzYmYEvsPyUJOOIiMzBJtcY6RJuGTS1ho\" alt=\"\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sumber : freepik.com\/vanitjan<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Fokus_pada_Pelanggan\"><\/span>1. Fokus pada Pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>SCM perlu difokuskan untuk memberikan produk yang tepat kepada pelanggan akhir di waktu yang tepat, tempat yang tepat, dengan harga yang tepat. Tetapi bisnis juga perlu memperhatikan keseimbangan kualitas, harga, dan ketersediaan yang tepat untuk pelanggan supply chain. SCM harus menjangkau semua orang yang terlibat mulai dari supplier, penyedia logistik, distributor hingga pelanggan. Semuanya harus diselaraskan untuk mencapai tujuan yang sama yaitu memberikan produk yang diinginkan pelanggan dengan harga yang murah tetapi tetap berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_SCM_yang_Terintegrasi\"><\/span>2. SCM yang Terintegrasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>SCM yang terintegrasi mengacu pada pendekatan perencanaan sumber daya perusahaan untuk manajemen supply chain. Selain itu, SCM yang terintegrasi juga membantu mengoptimalkan efisiensi dan efektivitas dalam aktivitas supply chain. Dengan SCM yang terintegrasi semua orang yang berada dalam rantai pemasok akan mencapai tujuan akhir yang selaras dalam memberikan nilai terbaik pada pelanggannya. Selain itu, SCM yang terintegrasi juga membantu perusahaan membuat keputusan yang memberikan manfaat bagi perusahaan secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mengoptimalkan_Permintaan_Pelanggan\"><\/span>3. Mengoptimalkan Permintaan Pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pelanggan menuntut produk dan layanan yang sesuai dengan keinginan mereka, tetapi kostumisasi bisa menambah kompleksitas atau mengakibatkan kerugian pada supply chain jika tidak direncanakan dengan hati-hati. Lebih banyak permintaan itu berarti akan lebih banyak pemasok, lebih banyak inventaris, namun dengan waktu produksi yang terbatas. Untuk mengoptimalkan permintaan pelanggan, Anda bisa melihat penjualan pada periode sebelumnya dan menentukan inventaris yang dibutuhkan, terutama produk dengan permintaan yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mengoptimalkan_Teknologi_yang_Andal_dan_dapat_Diprediksi\"><\/span>4. Mengoptimalkan Teknologi yang Andal dan dapat Diprediksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bisnis membutuhkan persiapan untuk menghadapi perubahaan dan permintaan tak terduga dari pasar. Bisnis bisa mengoptimalkan SCM dengan penggunaan teknologi yang terbaru untuk menciptakan jaringan supply chain yang lebih gesit dan andal. Dengan semakin beratnya persaingan bisnis saat ini, sangat penting untuk membuat keputusan yang tepat tentang sumber bahan, membuat produk, dan mengirimkan produk untuk meminimalkan biaya. Teknologi yang tepat dalam SCM dapat membantu perusahaan menyediakan data untuk membuat keputusan yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Meninjau_SCM_Secara_Berkala\"><\/span>5. Meninjau SCM Secara Berkala<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Strategi akhir yang harus Anda terapkan dalam SCM yaitu meninjau SCM secara berkala. Tujuannya agar SCM yang digunakan oleh perusahaan tetap relevan dan bekerja dengan maksimal. Cara ini tentunya sangat membantu perusahaan dalam mengatur aktivitas bisnis sekaligus membantu mengurangi risiko adanya kecurangan dalam aktivitas supply chain.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap perusahaan memiliki strategi bisnis berbeda yang memberikan gambaran tentang bagaimana mereka akan bersaing di pasar. Strategi SCM merupakan sarana kompleks dan berkembang yang digunakan perusahaan dalam membedakan bisnis dengan pesaingnya untuk menciptakan nilai bagi pelanggannya. Hal ini membuat perusahaan harus menggunakan strategi SCM untuk keberlangsungan dan perkembangan perusahaan kedepannya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/penyebab-cash-flow-bermasalah\/\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\">5 Hal yang Menyebabkan Cash Flow Perusahaan Bermasalah<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Setelah strategi manajemen yang fokus pada perusahaan, Anda juga harus melakukan manajemen terhadap pelanggan. Mulai dari interaksi yang dibangun, timbal balik, hingga respon terhadap konten. Qiscus hadir dengan fitur CRM (<em>Customer Relationship Management<\/em>) yang akan membantu perusahaan menganalisis pelanggan. Bahkan Qiscus juga mampu membantu Anda mengelola keluhan yang masuk dengan lebih baik agar penanganan lebih cepat. Untuk merasakan manfaat besarnya, datang dan katakan kepada kami <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/contact\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\">di sini.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Banyak perusahaan yang menyadari bahwa pengimplementasian supply chain management sangat penting karena terhubung langsung dengan daya saing perusahaan.&hellip;\n","protected":false},"author":27,"featured_media":2689,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[93,71,1023,1024,5,1022,72,1021],"class_list":{"0":"post-2688","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-customer-relationship-management","9":"tag-pelayanan-pelanggan","10":"tag-profitabilitas","11":"tag-profitabilitas-suply-chain","12":"tag-qiscus","13":"tag-scm","14":"tag-strategi-bisnis","15":"tag-supply-chain-management"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Simak Detail Fungsi dan 5 Strategi Supply Chain Management<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Supply Chain Management (SCM) adalah praktik manajemen yang terintegrasi untuk mengelola arus produk dan layanan. Ini fungsi lengkap dan strateginya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Simak Detail Fungsi dan 5 Strategi Supply Chain Management\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Supply Chain Management (SCM) adalah praktik manajemen yang terintegrasi untuk mengelola arus produk dan layanan. Ini fungsi lengkap dan strateginya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-22T02:31:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-10T03:45:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/gambar-30.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1075\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"headline\":\"Simak Detail Fungsi dan 5 Strategi Supply Chain Management\",\"datePublished\":\"2022-01-22T02:31:06+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-10T03:45:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/\"},\"wordCount\":796,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/01\\\/gambar-30.jpg\",\"keywords\":[\"Customer Relationship Management\",\"pelayanan pelanggan\",\"profitabilitas\",\"profitabilitas suply chain\",\"Qiscus\",\"SCM\",\"strategi bisnis\",\"supply chain management\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/\",\"name\":\"Simak Detail Fungsi dan 5 Strategi Supply Chain Management\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/01\\\/gambar-30.jpg\",\"datePublished\":\"2022-01-22T02:31:06+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-10T03:45:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"description\":\"Supply Chain Management (SCM) adalah praktik manajemen yang terintegrasi untuk mengelola arus produk dan layanan. Ini fungsi lengkap dan strateginya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/01\\\/gambar-30.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/01\\\/gambar-30.jpg\",\"width\":1600,\"height\":1075},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/supply-chain-management\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Simak Detail Fungsi dan 5 Strategi Supply Chain Management\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\",\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Qiscus Editorial Team\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/editorialteam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Simak Detail Fungsi dan 5 Strategi Supply Chain Management","description":"Supply Chain Management (SCM) adalah praktik manajemen yang terintegrasi untuk mengelola arus produk dan layanan. Ini fungsi lengkap dan strateginya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Simak Detail Fungsi dan 5 Strategi Supply Chain Management","og_description":"Supply Chain Management (SCM) adalah praktik manajemen yang terintegrasi untuk mengelola arus produk dan layanan. Ini fungsi lengkap dan strateginya.","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2022-01-22T02:31:06+00:00","article_modified_time":"2024-12-10T03:45:56+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1075,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/gambar-30.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Qiscus Editorial Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"Qiscus Editorial Team","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/"},"author":{"name":"Qiscus Editorial Team","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"headline":"Simak Detail Fungsi dan 5 Strategi Supply Chain Management","datePublished":"2022-01-22T02:31:06+00:00","dateModified":"2024-12-10T03:45:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/"},"wordCount":796,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/gambar-30.jpg","keywords":["Customer Relationship Management","pelayanan pelanggan","profitabilitas","profitabilitas suply chain","Qiscus","SCM","strategi bisnis","supply chain management"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/","name":"Simak Detail Fungsi dan 5 Strategi Supply Chain Management","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/gambar-30.jpg","datePublished":"2022-01-22T02:31:06+00:00","dateModified":"2024-12-10T03:45:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"description":"Supply Chain Management (SCM) adalah praktik manajemen yang terintegrasi untuk mengelola arus produk dan layanan. Ini fungsi lengkap dan strateginya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/gambar-30.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/01\/gambar-30.jpg","width":1600,"height":1075},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/supply-chain-management\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Simak Detail Fungsi dan 5 Strategi Supply Chain Management"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559","name":"Qiscus Editorial Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","caption":"Qiscus Editorial Team"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/editorialteam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2688","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2688"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2688\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2778,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2688\/revisions\/2778"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2689"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2688"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2688"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2688"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}