{"id":4187,"date":"2022-04-27T07:28:04","date_gmt":"2022-04-27T07:28:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?p=4187"},"modified":"2024-12-10T03:52:10","modified_gmt":"2024-12-10T03:52:10","slug":"contoh-strategi-pemasaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/","title":{"rendered":"Contoh Strategi Pemasaran yang Penting Diketahui"},"content":{"rendered":"\n<p>Agar suatu produk bisa dikenal secara luas oleh masyarakat, maka suatu perusahaan perlu melakukan pemasaran yang tepat. Pemasaran yang tepat membutuhkan strategi matang. Untuk itu, ada baiknya untuk menyimak seperti apa contoh strategi pemasaran yang sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Keberadaan strategi marketing tidak boleh diremehkan. Sebab, sukses atau jayanya suatu usaha harus dimulai dari pemilihan strategi yang tepat. Marketing yang maksimal nantinya akan berdampak baik bagi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#Contoh_Strategi_Pemasaran\" >Contoh Strategi Pemasaran<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#1_Menggunakan_Sosial_Media\" >1. Menggunakan Sosial Media<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#2_Menggunakan_Situs_Website\" >2. Menggunakan Situs Website<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#3_Membuat_Video_Promosi_di_Youtube\" >3. Membuat Video Promosi di Youtube<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#4_Menggunakan_Marketplace\" >4. Menggunakan Marketplace<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#5_Endorsement_Selebgram\" >5. Endorsement Selebgram<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#6_Menggunakan_Brosur_dan_Spanduk\" >6. Menggunakan Brosur dan Spanduk<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#7_Memperluas_Relasi_ke_Berbagai_Media\" >7. Memperluas Relasi ke Berbagai Media<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#Langkah-Langkah_untuk_Menerapkan_Strategi_Pemasaran\" >Langkah-Langkah untuk Menerapkan Strategi Pemasaran<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#1_Segmentasi_Pasar\" >1.\u00a0Segmentasi Pasar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#2_Penentuan_Target_Market\" >2.\u00a0Penentuan Target Market<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#3_Diferensiasi_Posisi_Pasar_Diferensiasi_Positioning\" >3.\u00a0Diferensiasi & Posisi Pasar (Diferensiasi & Positioning)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#Melakukan_Strategi_Pemasaran_bersama_Qiscus\" >Melakukan Strategi Pemasaran bersama Qiscus<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Strategi_Pemasaran\"><\/span>Contoh Strategi Pemasaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/GJcMJu6oXDHLH7xbK_mn8xVKVt8SJ4VHIiGFAMxo1skPk2i6gJfS0qTptt3fJ5hYO9so3sXa7LvHEFpdk2-SIw1rpl1oi4IUbdC_Ip651VbC9JnVhReaLQzj9Pb35-2KiYajWCY_aXV4nMGOqw\" alt=\"Contoh strategi pemasaran\" \/><figcaption>Sumber : Unsplash\/Fimbee.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tidak boleh sembarangan dalam menentukan strategi pemasaran. Sebab, strategi yang bagus adalah tombak untuk mendapatkan keuntungan besar dalam menjalani suatu usaha. Jika masih merasa kesulitan, maka simaklah beberapa contoh strategi pemasaran berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menggunakan_Sosial_Media\"><\/span>1. Menggunakan Sosial Media<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perkembangan dunia internet terus berjalan begitu cepat. Tentu hal ini tidak boleh diabaikan begitu saja. Anda mesti memanfaatkan sosial media untuk melakukan pemasaran dengan sebaik-baiknya. Cobalah lakukan pemasaran menggunakan sejumlah platform sosial media yang Anda miliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, Instagram, Facebook, Twitter dan masih banyak lagi. Platform-platform tersebut tentunya mempunyai sejumlah fitur yang sangat bermanfaat untuk menjalankan promosi dengan baik. Tentunya pemasaran bisa berjalan dengan baik, praktis, dan efektif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menggunakan_Situs_Website\"><\/span>2. Menggunakan Situs Website<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain memanfaatkan platform sosial media, Contoh strategi pemasaran yang lain adalah dengan melakukan pemasaran menggunakan situs website. Pemasaran seperti ini tentunya tidak kalah efektif dari pemasaran menggunakan sosial media. Website akan membuat produk atau jasa yang dipasarkan menjadi jauh lebih bagus dan profesional.<\/p>\n\n\n\n<p>Memasarkan produk dengan website akan menjadikannya semakin mudah dan cepat dikenal oleh banyak orang. Bahkan orang-orang dapat dengan mudahnya menemukan perusahaan yang menjual produk tersebut melalui halaman pencarian Google. Ini akan menjadi strategi yang cukup efektif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membuat_Video_Promosi_di_Youtube\"><\/span>3. Membuat Video Promosi di Youtube<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Strategi pemasaran ini kini dianggap sebagai yang paling mujarab untuk menarik perhatian banyak orang. Video promosi yang ingin dibuat tentunya bisa dikemas dengan baik, sehingga bisa diterima oleh masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Perhatikan juga tentang durasi video, model video hingga bahasa yang digunakan. Khususnya bagian bahasa, Anda harus memilih bahasa yang sesuai dengan target pemasaran. Misalnya, jika targetnya masyarakat muda maka bahasa yang harus dipakai adalah bahasa untuk percakapan sehari-hari (informal).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong><a aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/media-promosi-online\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong> 8 Media Promosi Online Gratis dan Berpengaruh Besar <\/strong><\/a><a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/media-promosi-online\/\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>b<\/strong><\/a><a aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/media-promosi-online\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>agi Bisnis<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menggunakan_Marketplace\"><\/span>4. Menggunakan Marketplace<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Contoh strategi pemasaran yang paling efektif dilakukan adalah menggunakan marketplace. Tentunya hal ini dibarengi dengan perkembangan internet yang semakin maju. Di Indonesia, kemunculan marketplace tampaknya sangat mirip dengan peribahasa \u2018bak jamur di musim penghujan\u2019.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini pastinya akan membuka peluang baru untuk lebih banyak mendapatkan konsumen. Terlebih lagi, fitur-fitur yang ada dalam marketplace memang ditujukan untuk pemasaran terbaik. Jadi, tidak ada salahnya coba melakukan strategi pemasaran seperti ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Endorsement_Selebgram\"><\/span>5. Endorsement Selebgram<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Contoh strategi pemasaran berikutnya yang cukup efektif adalah menggunakan selebgram. Dengan endorsement ke selebgram, maka produk yang dipasarkan bisa semakin banyak membuat orang lain tertarik. Khususnya para followers selebgram tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ingin menggunakan endorsement selebgram, maka sebaiknya carilah selebgram dengan followers banyak. Kemudian, kontaklah selebgram tersebut baik melalui DM Instagram maupun kontak informasi yang tersedia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Menggunakan_Brosur_dan_Spanduk\"><\/span>6. Menggunakan Brosur dan Spanduk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Spanduk dan brosur masih menjadi strategi pemasaran yang cukup jitu. Anda bisa memasang spanduk di tempat-tempat ramai dan sering dilihat oleh banyak orang. Pilihlah tempat yang sekiranya mudah dilihat oleh masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan lupa desain spanduk tersebut dengan bagus dan menarik dilihat. Begitu juga dengan brosur. Khususnya untuk pemasaran via brosur, Anda bisa membuat stand atau booth tertentu dan mulai membagikan brosur tersebut ke orang-orang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Memperluas_Relasi_ke_Berbagai_Media\"><\/span>7. Memperluas Relasi ke Berbagai Media<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Agar pemasaran produk semakin berkembang, maka tidak ada salahnya untuk memperluas relasi ke berbagai media. Pemasaran menggunakan media pastinya akan semakin banyak menarik banyak konsumen. Pemasaran juga akan terlihat jauh lebih profesional.<\/p>\n\n\n\n<p>Jalinlah kerjasama dengan media besar maupun kecil. Termasuk juga di dalamnya media cetak, elektronik dan lainnya. Hal ini dijamin mampu semakin banyak menarik calon konsumen dari luar, terutama bagi orang-orang dengan jangkauan jauh.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah-Langkah_untuk_Menerapkan_Strategi_Pemasaran\"><\/span>Langkah-Langkah untuk Menerapkan Strategi Pemasaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/io_4AXnSPPCUFFS0U-xu14_mg79OUx0ymUe_aeTwbCJCiopnLVxwTMe6tDrX4jph64DYE7252nJsZQi9WGoBXqWJWywSRBjkyhzgfU8uFdXD91rqnZSr_8_8GcueSxW_i_laBRxk3qwqHAsWiQ\" alt=\"Contoh strategi pemasaran\" \/><figcaption>Sumber : Unsplash\/Campaign creator<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Berikut adalah langkah-langkah untuk menerapkan strategi pemasaran:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Segmentasi_Pasar\"><\/span>1.\u00a0Segmentasi Pasar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pembagian pasar menjadi berbagai kelompok pembeli dengan kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda. Produk atau bauran pemasaran yang berbeda mungkin diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Penentuan_Target_Market\"><\/span>2.\u00a0Penentuan Target Market<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini berarti proses mengevaluasi daya tarik setiap segmen pasar dan memilih satu atau lebih segmen yang perlu dioperasikan. Menetapkan pasar sasaran terdiri dari menyusun strategi untuk membangun hubungan yang tepat dengan pelanggan yang tepat. Apakah sebuah perusahaan besar dapat memutuskan untuk menawarkan rangkaian lengkap produk untuk semua segmen pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Kebanyakan perusahaan memasuki pasar baru dengan mengoperasikan satu segmen dan ketika mereka berhasil mereka menambahkan segmen.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong><a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/tips-menentukan-target-market-yang-sesuai-dengan-bisnis\/\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong> Pengertian dan 5 Tips Menentukan Target Market yang Sesuai dengan Bisnis<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Diferensiasi_Posisi_Pasar_Diferensiasi_Positioning\"><\/span>3.\u00a0Diferensiasi & Posisi Pasar (Diferensiasi & Positioning)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan harus memutuskan bagaimana membedakan penawaran pasar mereka untuk setiap segmen sasaran dan posisi apa yang ingin mereka tempati di segmen ini. Posisi produk adalah produk yang ditempati di benak konsumen dibandingkan dengan pesaingnya. Pemasar ingin mengembangkan posisi pasar yang unik untuk produk mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika suatu produk dilihat sama persis dengan produk lain di pasaran, maka konsumen tidak memiliki alasan untuk membelinya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Melakukan_Strategi_Pemasaran_bersama_Qiscus\"><\/span>Melakukan Strategi Pemasaran bersama Qiscus<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebagai pebisnis Anda adalah integral dari kesuksesan produk Anda. Saat Anda membuat dan mengelola strategi pemasaran produk, Anda juga memiliki peran sebagai penghubung antara divisi satu\u00a0 dan lainnya untuk memastikan semua orang berada dalam pemikiran yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, mulailah mengembangkan strategi pemasaran produk untuk memastikan bahwa produk Anda sukses di antara pelanggan. Salah satu strategi pemasaran yang dapat Anda lakukan adalah dengan menghandle dan menggunakan semua media yang sama dengan<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/customer\/\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\"> customer<\/a> Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi menggunakan banyak media terkadang sangat merepotkan kecuali Anda menggunakan Qiscus. Qiscus menyederhanakan semua layanan saluran media Anda dalam satu dashboard. Dengan fotur chatbot nya, Anda juga dapat menerima dan merespon semua pertanyaan customer secara penuh 24 jam. <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\" target=\"_blank\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\">Segera hubungi kami di sini<\/a>, dan jadikan strategi pemasaran Anda sebagai yang terdepan bersama kami.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Agar suatu produk bisa dikenal secara luas oleh masyarakat, maka suatu perusahaan perlu melakukan pemasaran yang tepat. Pemasaran&hellip;\n","protected":false},"author":27,"featured_media":4188,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[1579,459,261,1280,5,251,133,109],"class_list":{"0":"post-4187","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-contoh-strategi-pemasaran","9":"tag-marketing-campaign","10":"tag-marketing-online","11":"tag-media-promosi-online","12":"tag-qiscus","13":"tag-sosial-media-marketing","14":"tag-strategi-marketing","15":"tag-strategi-pemasaran"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Contoh Strategi Pemasaran Yang Penting Diketahui<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pemasaran yang tepat membutuhkan strategi matang. Untuk itu, ada baiknya untuk menyimak seperti apa contoh strategi pemasaran yang sebenarnya. Yuk simak di sini, apa saja strategi pemasaran yang baik\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Strategi Pemasaran Yang Penting Diketahui\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pemasaran yang tepat membutuhkan strategi matang. Untuk itu, ada baiknya untuk menyimak seperti apa contoh strategi pemasaran yang sebenarnya. Yuk simak di sini, apa saja strategi pemasaran yang baik\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-27T07:28:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-10T03:52:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/04\/Contoh-strategi-pemasaran.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"906\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"580\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Qiscus Editorial Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"headline\":\"Contoh Strategi Pemasaran yang Penting Diketahui\",\"datePublished\":\"2022-04-27T07:28:04+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-10T03:52:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/\"},\"wordCount\":934,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/04\\\/Contoh-strategi-pemasaran.png\",\"keywords\":[\"Contoh strategi pemasaran\",\"marketing campaign\",\"marketing online\",\"Media Promosi Online\",\"Qiscus\",\"sosial media marketing\",\"strategi marketing\",\"strategi pemasaran\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/\",\"name\":\"Contoh Strategi Pemasaran Yang Penting Diketahui\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/04\\\/Contoh-strategi-pemasaran.png\",\"datePublished\":\"2022-04-27T07:28:04+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-10T03:52:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\"},\"description\":\"Pemasaran yang tepat membutuhkan strategi matang. Untuk itu, ada baiknya untuk menyimak seperti apa contoh strategi pemasaran yang sebenarnya. Yuk simak di sini, apa saja strategi pemasaran yang baik\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/04\\\/Contoh-strategi-pemasaran.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2022\\\/04\\\/Contoh-strategi-pemasaran.png\",\"width\":906,\"height\":580,\"caption\":\"Sumber : Unsplash\\\/Campaign creators\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/contoh-strategi-pemasaran\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Strategi Pemasaran yang Penting Diketahui\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559\",\"name\":\"Qiscus Editorial Team\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Qiscus Editorial Team\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/editorialteam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Strategi Pemasaran Yang Penting Diketahui","description":"Pemasaran yang tepat membutuhkan strategi matang. Untuk itu, ada baiknya untuk menyimak seperti apa contoh strategi pemasaran yang sebenarnya. Yuk simak di sini, apa saja strategi pemasaran yang baik","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Strategi Pemasaran Yang Penting Diketahui","og_description":"Pemasaran yang tepat membutuhkan strategi matang. Untuk itu, ada baiknya untuk menyimak seperti apa contoh strategi pemasaran yang sebenarnya. Yuk simak di sini, apa saja strategi pemasaran yang baik","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2022-04-27T07:28:04+00:00","article_modified_time":"2024-12-10T03:52:10+00:00","og_image":[{"width":906,"height":580,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/04\/Contoh-strategi-pemasaran.png","type":"image\/png"}],"author":"Qiscus Editorial Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"Qiscus Editorial Team","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/"},"author":{"name":"Qiscus Editorial Team","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"headline":"Contoh Strategi Pemasaran yang Penting Diketahui","datePublished":"2022-04-27T07:28:04+00:00","dateModified":"2024-12-10T03:52:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/"},"wordCount":934,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/04\/Contoh-strategi-pemasaran.png","keywords":["Contoh strategi pemasaran","marketing campaign","marketing online","Media Promosi Online","Qiscus","sosial media marketing","strategi marketing","strategi pemasaran"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/","name":"Contoh Strategi Pemasaran Yang Penting Diketahui","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/04\/Contoh-strategi-pemasaran.png","datePublished":"2022-04-27T07:28:04+00:00","dateModified":"2024-12-10T03:52:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559"},"description":"Pemasaran yang tepat membutuhkan strategi matang. Untuk itu, ada baiknya untuk menyimak seperti apa contoh strategi pemasaran yang sebenarnya. Yuk simak di sini, apa saja strategi pemasaran yang baik","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/04\/Contoh-strategi-pemasaran.png","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/04\/Contoh-strategi-pemasaran.png","width":906,"height":580,"caption":"Sumber : Unsplash\/Campaign creators"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/contoh-strategi-pemasaran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Strategi Pemasaran yang Penting Diketahui"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/12accbe3d8e822d848f46a63682ca559","name":"Qiscus Editorial Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/87676cc31747cd29d9c7280ac00444d449dc2f3814b84cf3cfcd89fe40111995?s=96&d=mm&r=g","caption":"Qiscus Editorial Team"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/editorialteam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4187","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4187"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4187\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4190,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4187\/revisions\/4190"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4188"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4187"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4187"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4187"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}