{"id":5700,"date":"2024-04-03T03:58:50","date_gmt":"2024-04-03T03:58:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?p=5700"},"modified":"2026-01-28T13:19:38","modified_gmt":"2026-01-28T06:19:38","slug":"outbound-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/","title":{"rendered":"Outbound Marketing: Pengertian dan Strateginya"},"content":{"rendered":"\n<p>Ada banyak strategi marketing yang bisa diimplementasikan oleh bisnis untuk mencapai tujuan perusahaannya. Beberapa diantaranya adalah strategi outbound marketing dan inbound marketing.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua strategi ini sama-sama bertujuan untuk menarik perhatian pelanggan yang pada akhirnya diharapkan bisa menyelesaikan transaksi atau pembelian. Namun, kini lebih banyak perusahaan yang mengandalkan inbound marketing saja. Padahal jika dilakukan dengan pendekatan yang tepat, outbound marketing bisa sama efektifnya dalam mencapai tujuan marketing.<\/p>\n\n\n\n<p>Simak artikel ini untuk mengetahui lebih dalam tentang outbound marketing!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#Apa_itu_Outbound_Marketing\" >Apa itu Outbound Marketing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#Perbedaan_Outbound_dan_Inbound_Marketing\" >Perbedaan Outbound dan Inbound Marketing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#Manfaat_Outbound_Marketing\" >Manfaat Outbound Marketing<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#1_Meningkatkan_Jangkauan_Audiens\" >1. Meningkatkan Jangkauan Audiens<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#2_Meningkatkan_brand_awareness\" >2. Meningkatkan brand awareness<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#3_Meningkatkan_prospeklead\" >3. Meningkatkan prospek\/lead<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#4_Meningkatkan_Konversi\" >4. Meningkatkan Konversi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#Cara_Menjalankan_Strategi_Outbound_Marketing\" >Cara Menjalankan Strategi Outbound Marketing<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#1_Lakukan_Riset_dan_Segmentasi\" >1. Lakukan Riset dan Segmentasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#2_Buat_Konten_dan_Alur_Distribusi_Pesan_yang_Relevan\" >2. Buat Konten dan Alur Distribusi Pesan yang Relevan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#3_Analisis_dan_Evaluasi_Performa_Pesan\" >3. Analisis dan Evaluasi Performa Pesan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#Integrasikan_Strategi_Outbond_dengan_WhatsApp_Business_API\" >Integrasikan Strategi Outbond dengan WhatsApp Business API<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Outbound_Marketing\"><\/span>Apa itu Outbound Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Outbound marketing adalah strategi marketing di mana perusahaan atau bisnis secara proaktif mencari pelanggan potensial dan mempromosikan produk atau layanan mereka kepada mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan ini mencakup metode seperti iklan televisi, iklan radio, iklan cetak, telemarketing, email blast, WhatsApp broadcast, kepada daftar pelanggan potensial, dan melakukan aktivitas marketing langsung ke konsumen melalui saluran tradisional.<\/p>\n\n\n\n<p>Outbound marketing seringkali bersifat <em>direct<\/em> dan mengarahkan pesan marketing kepada audiens tanpa memperhatikan apakah mereka sudah memiliki minat atau kebutuhan terkait produk atau layanan yang ditawarkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Outbound_dan_Inbound_Marketing\"><\/span>Perbedaan Outbound dan Inbound Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika outbound marketing adalah strategi dimana bisnis mengirimkan materi promosinya tanpa adanya ketertarikan dari pelanggan potensial sebelumnya, inbound marketing adalah strategi marketing yang dilakukan untuk menarik perhatian dari calon pelanggan dengan cara menyediakan konten yang bermanfaat, relevan, dan menarik bagi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Metode inbound marketing sendiri mencakup pembuatan konten yang relevan (seperti blog, video, dan infografis), optimasi mesin pencari (SEO), pemasaran media sosial, email marketing, dan strategi konten lainnya yang dirancang untuk menarik perhatian dan melibatkan calon pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, apa saja perbedaan dari Outbound dan Inbound Marketing?<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table><tbody><tr><td><\/td><td>Outbound Marketing<\/td><td>Inbound Marketing<\/td><\/tr><tr><td>Pendekatan<\/td><td>Bersifat proaktif<br>Perusahaan secara langsung mempromosikan bisnis mereka tanpa menunggu ketertarikan dari calon pelanggan<\/td><td>Bersifat pasif<br>Perusahaan mencoba untuk menarik pelanggan potensial dengan memberikan konten yang relevan dan bermanfaat<\/td><\/tr><tr><td>Fokus utama<\/td><td>Memperoleh perhatian dari audiens target.<\/td><td>Membangun hubungan jangka panjang dengan audiens<\/td><\/tr><tr><td>Metode<\/td><td>Mencakup iklan langsung seperti iklan televisi, iklan radio, iklan cetak, panggilan pemasaran langsung, WhatsApp broadcast, dan email blast kepada daftar calon pelanggan yang diperoleh.<\/td><td>Mencakup pembuatan konten yang relevan dan bermanfaat, seperti blog, video, social media, SEO, dan lainnya<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption class=\"wp-element-caption\">Perbedaan Outbound dan Inbound Marketing<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Outbound_Marketing\"><\/span>Manfaat Outbound Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Meningkatkan_Jangkauan_Audiens\"><\/span>1. Meningkatkan Jangkauan Audiens<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Outbound marketing bisa membantu perusahaan menjangkau segmen audiens yang lebih luas, termasuk mereka yang mungkin tidak aktif secara online atau belum dikenal dengan merek tersebut sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Metode seperti iklan televisi, iklan radio, iklan cetak, dan kampanye marketing langsung memiliki cakupan yang luas dan dapat mencapai banyak orang sekaligus.Ini memungkinkan bisnis untuk mengenalkan merek mereka kepada lebih banyak orang daripada dengan metode pemasaran lain yang lebih terfokus atau digital.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Meningkatkan_brand_awareness\"><\/span>2. Meningkatkan <em>brand awareness<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan menyebarkan pesan pemasaran secara aktif kepada audiens, outbound marketing dapat membantu membangun familiaritas dengan merek di antara calon pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Outbound marketing memungkinkan perusahaan untuk memperkenalkan merek mereka kepada audiens yang lebih luas, termasuk mereka yang mungkin belum pernah mendengar tentang merek tersebut sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Meningkatkan_prospeklead\"><\/span>3. Meningkatkan prospek\/<em>lead<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain meningkatkan <em>brand awareness<\/em>, outbound marketing juga bisa membantu meningkatkan <em>lead<\/em> bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui telemarketing, iklan cetak, atau iklan televisi, perusahaan dapat menarik perhatian calon pelanggan potensial dan menghasilkan prospek atau lead yang kemudian bisa diubah menjadi pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Meningkatkan_Konversi\"><\/span>4. Meningkatkan Konversi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan menjangkau calon pelanggan potensial secara langsung dan menyampaikan pesan pemasaran dengan tegas, outbound marketing dapat membantu meningkatkan tingkat konversi. Ini karena pesan pemasaran yang langsung dapat secara efektif meng-<em>highlight <\/em>manfaat produk atau layanan dan mendorong calon pelanggan untuk melakukan <em>action <\/em>yang diharapkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menjalankan_Strategi_Outbound_Marketing\"><\/span>Cara Menjalankan Strategi Outbound Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa cara untuk menjalankan strategi outbound marketing yang maksimal, diantaranya adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Lakukan_Riset_dan_Segmentasi\"><\/span>1. Lakukan Riset dan Segmentasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan melakukan riset, Anda dapat memahami siapa pelanggan potensial Anda, apa kebutuhan mereka, dan melakukan analisis demografi mereka. Hal ini memungkinkan Anda untuk menyesuaikan pesan pemasaran Anda agar lebih relevan dan menarik bagi audiens yang tepat, meningkatkan kemungkinan bahwa mereka akan merespons dan bertindak.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanpa riset dan segmentasi yang tepat, pesan Anda mungkin tidak sesuai atau menarik bagi audiens yang dituju. Ini bisa menyebabkan pemborosan sumber daya pada kampanye pemasaran dan membuahkan hasil yang tidak optimal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Buat_Konten_dan_Alur_Distribusi_Pesan_yang_Relevan\"><\/span>2. Buat Konten dan Alur Distribusi Pesan yang Relevan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Konten yang relevan bisa lebih menarik perhatian audiens. Dengan memahami kebutuhan pelanggan potensial Anda, Anda bisa membuat pesan yang cocok bagi mereka, sehingga meningkatkan kemungkinan mereka akan merespons positif.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain membuat konten yang relevan, Anda juga perlu merancang cara menyampaikan pesan yang tepat. Dengan alur distribusi yang baik, Anda bisa memastikan pesan Anda diterima oleh audiens yang tepat, pada waktu yang tepat, dan melalui saluran yang sesuai. Hal ini membantu meningkatkan efektivitas kampanye Anda dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya pemasaran Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Analisis_dan_Evaluasi_Performa_Pesan\"><\/span>3. Analisis dan Evaluasi Performa Pesan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Analisis dan evaluasi performa pesan bisa membantu Anda memahami preferensi dan kebutuhan audiens Anda, mengoptimalkan pengeluaran Anda, dan mengukur <em>Return on Investment<\/em> (ROI) dari kampanye pemasaran Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengetahui pesan mana yang paling menarik bagi mereka, Anda dapat menyempurnakan strategi pemasaran Anda untuk mencapai tujuan Anda. Selain itu, Anda juga dapat mengalokasikan anggaran pemasaran dengan lebih efisien, dan menentukan apakah investasi yang dilakukan sepadan dengan hasil yang diperoleh.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Integrasikan_Strategi_Outbond_dengan_WhatsApp_Business_API\"><\/span>Integrasikan Strategi Outbond dengan WhatsApp Business API<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pengiriman pesan outbound marketing kini tidak terbatas pada blast email saja. Saat ini, outbound marketing juga dapat dilakukan melalui broadcast WhatsApp dari akun resmi WhatsApp Bisnis. Berdasarkan <a href=\"https:\/\/business.whatsapp.com\/blog\/use-whatsapp-business-goals\">riset<\/a>, WhatsApp memiliki <em>open rate <\/em>sebesar 98%, jauh lebih tinggi daripada email yang hanya 20%. Penggunaan broadcast WhatsApp dapat secara signifikan meningkatkan efektivitas tujuan pemasaran outbound.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memastikan pengiriman pesan outbound melalui broadcast WhatsApp Anda lebih efektif, Anda dapat menggunakan WhatsApp Business API! Dengan WhatsApp Business API, Anda tidak akan lagi terkena pembatasan dalam mengirim pesan broadcast, dapat mengirimkan pesan ke lebih dari 258 kontak pelanggan potensial setiap harinya, dan tentu saja, dapat mengurangi risiko pesan dianggap sebagai spam karena akun WhatsApp Bisnis Anda akan memiliki centang hijau.<\/p>\n\n\n\n<p>Dapatkan <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/whatsapp-business-api\">WhatsApp Business API <\/a>dari Qiscus sekarang! Sebagai mitra resmi Meta, Qiscus siap membantu Anda dalam membuat akun WhatsApp Business API dan menyediakan layanan purna jual yang unggul.<\/p>\n\n\n\n<p>Optimalkan pengiriman pesan pemasaran outbound Anda dengan WhatsApp Business API, dan <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/contact\">hubungi tim kami<\/a> sekarang untuk mendapatkan demonstrasi produknya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Ada banyak strategi marketing yang bisa diimplementasikan oleh bisnis untuk mencapai tujuan perusahaannya. Beberapa diantaranya adalah strategi outbound&hellip;\n","protected":false},"author":24,"featured_media":5702,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[1907,133],"class_list":{"0":"post-5700","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-outbound-marketing","9":"tag-strategi-marketing"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Outbound Marketing: Pengertian dan Strateginya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari outbound marketing dalam atrikel ini. Ketahui definisi, strategi, perbedaan dengan inbound marketing, dan manfaat outbound marketing.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Outbound Marketing: Pengertian dan Strateginya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari outbound marketing dalam atrikel ini. Ketahui definisi, strategi, perbedaan dengan inbound marketing, dan manfaat outbound marketing.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-03T03:58:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-28T06:19:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Outbound-Marketing_-Pengertian-dan-Strateginya.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1131\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"almasathia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"almasathia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"almasathia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8d25b60d573d991d7d7d64ca973e8038\"},\"headline\":\"Outbound Marketing: Pengertian dan Strateginya\",\"datePublished\":\"2024-04-03T03:58:50+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-28T06:19:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/\"},\"wordCount\":977,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2024\\\/04\\\/Outbound-Marketing_-Pengertian-dan-Strateginya.png\",\"keywords\":[\"outbound marketing\",\"strategi marketing\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/\",\"name\":\"Outbound Marketing: Pengertian dan Strateginya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2024\\\/04\\\/Outbound-Marketing_-Pengertian-dan-Strateginya.png\",\"datePublished\":\"2024-04-03T03:58:50+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-28T06:19:38+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8d25b60d573d991d7d7d64ca973e8038\"},\"description\":\"Pelajari outbound marketing dalam atrikel ini. Ketahui definisi, strategi, perbedaan dengan inbound marketing, dan manfaat outbound marketing.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2024\\\/04\\\/Outbound-Marketing_-Pengertian-dan-Strateginya.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2024\\\/04\\\/Outbound-Marketing_-Pengertian-dan-Strateginya.png\",\"width\":1131,\"height\":707,\"caption\":\"Outbound Marketing\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/outbound-marketing\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Outbound Marketing: Pengertian dan Strateginya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8d25b60d573d991d7d7d64ca973e8038\",\"name\":\"almasathia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/49e0e2979fc47c7878512f38d0ff9f75f925a528cc12154b29a32c468c6d6314?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/49e0e2979fc47c7878512f38d0ff9f75f925a528cc12154b29a32c468c6d6314?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/49e0e2979fc47c7878512f38d0ff9f75f925a528cc12154b29a32c468c6d6314?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"almasathia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/almasathia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Outbound Marketing: Pengertian dan Strateginya","description":"Pelajari outbound marketing dalam atrikel ini. Ketahui definisi, strategi, perbedaan dengan inbound marketing, dan manfaat outbound marketing.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Outbound Marketing: Pengertian dan Strateginya","og_description":"Pelajari outbound marketing dalam atrikel ini. Ketahui definisi, strategi, perbedaan dengan inbound marketing, dan manfaat outbound marketing.","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2024-04-03T03:58:50+00:00","article_modified_time":"2026-01-28T06:19:38+00:00","og_image":[{"width":1131,"height":707,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Outbound-Marketing_-Pengertian-dan-Strateginya.png","type":"image\/png"}],"author":"almasathia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"almasathia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/"},"author":{"name":"almasathia","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/8d25b60d573d991d7d7d64ca973e8038"},"headline":"Outbound Marketing: Pengertian dan Strateginya","datePublished":"2024-04-03T03:58:50+00:00","dateModified":"2026-01-28T06:19:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/"},"wordCount":977,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Outbound-Marketing_-Pengertian-dan-Strateginya.png","keywords":["outbound marketing","strategi marketing"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/","name":"Outbound Marketing: Pengertian dan Strateginya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Outbound-Marketing_-Pengertian-dan-Strateginya.png","datePublished":"2024-04-03T03:58:50+00:00","dateModified":"2026-01-28T06:19:38+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/8d25b60d573d991d7d7d64ca973e8038"},"description":"Pelajari outbound marketing dalam atrikel ini. Ketahui definisi, strategi, perbedaan dengan inbound marketing, dan manfaat outbound marketing.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Outbound-Marketing_-Pengertian-dan-Strateginya.png","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/04\/Outbound-Marketing_-Pengertian-dan-Strateginya.png","width":1131,"height":707,"caption":"Outbound Marketing"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/outbound-marketing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Outbound Marketing: Pengertian dan Strateginya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/8d25b60d573d991d7d7d64ca973e8038","name":"almasathia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/49e0e2979fc47c7878512f38d0ff9f75f925a528cc12154b29a32c468c6d6314?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/49e0e2979fc47c7878512f38d0ff9f75f925a528cc12154b29a32c468c6d6314?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/49e0e2979fc47c7878512f38d0ff9f75f925a528cc12154b29a32c468c6d6314?s=96&d=mm&r=g","caption":"almasathia"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/almasathia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5700","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5700"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5700\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10866,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5700\/revisions\/10866"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5700"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5700"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5700"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}