{"id":9780,"date":"2025-10-09T12:38:21","date_gmt":"2025-10-09T05:38:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?p=9780"},"modified":"2025-11-17T14:08:06","modified_gmt":"2025-11-17T07:08:06","slug":"negotiation-skill","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/","title":{"rendered":"Negotiation Skill: Kunci Sukses dalam Customer Service"},"content":{"rendered":"\n<p>Negotiation skill adalah kemampuan penting yang harus dimiliki setiap<a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/apa-itu-customer-service\/\"> profesional customer service<\/a> untuk mencapai solusi win-win antara pelanggan dan perusahaan.<br>Bayangkan situasi ketika pelanggan merasa tidak puas meski prosedur sudah dijalankan dengan benar, atau saat Anda harus <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-memenuhi-kebutuhan-keinginan-pelanggan\/\">memenuhi permintaan pelanggan<\/a> tanpa melanggar kebijakan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kondisi seperti itu, negotiation skill membantu Anda menemukan titik tengah: memberikan kepuasan kepada pelanggan sekaligus menjaga kepentingan bisnis.<br>Tujuannya bukan untuk <em>mengalah<\/em>, melainkan mencapai kesepakatan yang adil, profesional, dan berorientasi solusi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemampuan bernegosiasi yang baik membuat customer service lebih percaya diri dalam menghadapi konflik, lebih efektif dalam komunikasi, dan mampu mempertahankan hubungan jangka panjang dengan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#Memahami_Apa_Itu_Negotiation_Skill\" >Memahami Apa Itu Negotiation Skill<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#Ketika_Layanan_Pelanggan_Tidak_Cukup_Hanya_dengan_Respons_Cepat\" >Ketika Layanan Pelanggan Tidak Cukup Hanya dengan Respons Cepat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#Mengapa_Negotiation_Skill_adalah_Senjata_Rahasia_Agen_Customer_Service\" >Mengapa Negotiation Skill adalah Senjata Rahasia Agen Customer Service<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#1_Meningkatkan_Kepuasan_Pelanggan\" >1. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#2_Membangun_Loyalitas_Jangka_Panjang\" >2. Membangun Loyalitas Jangka Panjang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#3_Melindungi_Kepentingan_Bisnis\" >3. Melindungi Kepentingan Bisnis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#4_Meningkatkan_Profesionalisme_dan_Citra_Agen\" >4. Meningkatkan Profesionalisme dan Citra Agen<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#Tantangan_Agen_Customer_Service_saat_Bernegosiasi\" >Tantangan Agen Customer Service saat Bernegosiasi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#1_Balasan_yang_Tidak_Sesuai_Konteks\" >1. Balasan yang Tidak Sesuai Konteks\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#2_Dokumentasi_Percakapan_Tidak_Lengkap\" >2. Dokumentasi Percakapan Tidak Lengkap<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#3_Kemampuan_Problem_Solving_Agen_yang_Kurang_Matang\" >3. Kemampuan Problem Solving Agen yang Kurang Matang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#4_Kurangnya_Kepercayaan_dari_Pelanggan\" >4. Kurangnya Kepercayaan dari Pelanggan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#5_Respons_yang_Kurang_Cepat\" >5. Respons yang Kurang Cepat<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#Cara_Mengasah_Negotiation_Skill_bagi_Agen_Customer_Service\" >Cara Mengasah Negotiation Skill bagi Agen Customer Service<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#1_Pahami_Posisi_Kedua_Belah_Pihak\" >1. Pahami Posisi Kedua Belah Pihak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#2_Gunakan_Data_sebagai_Dasar_Keputusan\" >2. Gunakan Data sebagai Dasar Keputusan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#3_Komunikasikan_dengan_Jelas_dan_Tenang\" >3. Komunikasikan dengan Jelas dan Tenang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#4_Latih_Kemampuan_Mendengarkan_Aktif\" >4. Latih Kemampuan Mendengarkan Aktif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#5_Bangun_Solusi_yang_Saling_Menguntungkan\" >5. Bangun Solusi yang Saling Menguntungkan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#Negosiasi_yang_Efektif_Pengalaman_Pelanggan_yang_Lebih_Bermakna\" >Negosiasi yang Efektif, Pengalaman Pelanggan yang Lebih Bermakna<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memahami_Apa_Itu_Negotiation_Skill\"><\/span>Memahami Apa Itu Negotiation Skill<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Negotiation skill adalah kemampuan untuk menyatukan kepentingan antara dua pihak tanpa mengorbankan nilai atau tujuan dari masing-masing. Keterampilan ini bukan soal <em>menang atau kalah<\/em>, melainkan mencapai hasil terbaik melalui komunikasi, empati, dan strategi yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam praktiknya, negotiation skill mencakup empat kemampuan utama yang saling berkaitan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/teknik-komunikasi-verbal-non-verbal\/\">Kemampuan berkomunikasi<\/a> dengan jelas<\/strong>: Menyampaikan pesan dengan sopan, meyakinkan, dan tetap profesional.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kemampuan mendengarkan dengan empati<\/strong>: Memahami kebutuhan dan kekhawatiran pihak lain sebelum memberikan tanggapan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kemampuan menemukan solusi<em> win-win<\/em><\/strong>: Tidak semua masalah harus diselesaikan dengan kompromi, tapi dengan kreativitas untuk mencari alternatif terbaik bagi kedua belah pihak.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kemampuan mengelola emosi<\/strong>: Tetap tenang dalam tekanan dan mampu mengendalikan arah percakapan ke hasil yang positif.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Bagi tim <em>customer service<\/em>, negotiation skill memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara kepuasan pelanggan dan kebijakan perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, ketika pelanggan menginginkan kompensasi di luar aturan, agen yang memiliki kemampuan negosiasi akan mampu menjelaskan batasan perusahaan dengan cara yang empatik, sekaligus tetap membuat pelanggan merasa dihargai.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, <em>negotiation skill <\/em>adalah fondasi dari komunikasi yang efektif dan pengalaman pelanggan yang positif. Keterampilan ini tidak hanya meningkatkan hasil bisnis, tetapi juga memperkuat hubungan jangka panjang antara pelanggan dan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ketika_Layanan_Pelanggan_Tidak_Cukup_Hanya_dengan_Respons_Cepat\"><\/span>Ketika Layanan Pelanggan Tidak Cukup Hanya dengan Respons Cepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Kecepatan respon memang penting, tetapi kepuasan pelanggan tidak ditentukan oleh seberapa cepat pesan dibalas, melainkan oleh relevansi dan empati dalam solusi yang diberikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak perusahaan masih menilai kinerja tim customer service hanya dari waktu respon atau jumlah tiket yang ditutup, padahal pelanggan masa kini menuntut solusi yang manusiawi dan kontekstual, bukan sekadar jawaban template.<\/p>\n\n\n\n<p>Masalah muncul ketika agen hanya berpegang pada <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/sop-customer-service\/\">SOP customer service<\/a>, tanpa menyesuaikan pendekatan berdasarkan kondisi pelanggan. Sebagian pelanggan mungkin menolak kebijakan, meminta kompensasi berlebih, atau menginginkan penjelasan yang lebih personal.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam situasi seperti ini, sekadar bersikap ramah tidak cukup, dibutuhkan kemampuan bernegosiasi yang empatik dan strategis agar solusi yang diberikan tetap adil bagi kedua pihak. Tanpa keterampilan negosiasi, agen seringkali terjebak dalam tiga situasi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Menolak permintaan pelanggan secara kaku hingga membuat pelanggan merasa tidak dihargai.<\/li>\n\n\n\n<li>Menyetujui permintaan berlebihan yang bisa merugikan perusahaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Membiarkan percakapan berlarut-larut karena tidak tahu bagaimana mengarahkan diskusi.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Di sinilah <em>negotiation skill<\/em> memainkan peran penting, membantu agen menemukan titik tengah antara kepuasan pelanggan dan keberlanjutan bisnis. Keterampilan ini memungkinkan agen untuk menavigasi situasi sulit dengan lebih bijak, memahami sudut pandang pelanggan tanpa mengabaikan aturan perusahaan, serta memastikan setiap percakapan berakhir dengan rasa saling menghargai.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Negotiation_Skill_adalah_Senjata_Rahasia_Agen_Customer_Service\"><\/span>Mengapa Negotiation Skill adalah Senjata Rahasia Agen <em>Customer Service<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam layanan pelanggan, negosiasi terjadi setiap hari dalam berbagai bentuk: menjelaskan kebijakan dengan empati, menawarkan alternatif saat solusi utama tidak memungkinkan, hingga menjaga nada komunikasi agar tetap positif ketika pelanggan sedang marah.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa alasan mengapa negotiation skill adalah keterampilan penting bagi agen layanan pelanggan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Meningkatkan_Kepuasan_Pelanggan\"><\/span>1. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pelanggan lebih mudah menerima keputusan perusahaan jika mereka merasa didengarkan, dipahami, dan dihargai. Negosiasi yang baik membuat pelanggan merasa memiliki kendali atas situasi, bukan sekadar menjadi penerima keputusan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Membangun_Loyalitas_Jangka_Panjang\"><\/span>2. Membangun Loyalitas Jangka Panjang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika pelanggan diperlakukan dengan adil dan penuh empati, mereka cenderung bertahan lebih lama, bahkan menjadi advokat merek yang merekomendasikan bisnis kepada orang lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Melindungi_Kepentingan_Bisnis\"><\/span>3. Melindungi Kepentingan Bisnis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Negosiasi membantu agen menjaga batasan perusahaan tanpa mengorbankan hubungan baik. Ini sangat penting dalam kasus pengembalian dana, kompensasi, atau perubahan kebijakan yang berpotensi sensitif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Meningkatkan_Profesionalisme_dan_Citra_Agen\"><\/span>4. Meningkatkan Profesionalisme dan Citra Agen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Agen dengan kemampuan negosiasi yang matang mampu menenangkan situasi tegang, mengarahkan percakapan dengan tenang, dan menutup interaksi dengan kesan positif \u2014 bahkan di tengah konflik.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, negotiation skill bukan hanya tentang komunikasi, tapi juga tentang bagaimana bisnis <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/cara-meningkatkan-kepercayaan-pelanggan\/\">membangun kepercayaan<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/meningkatkan-customer-experience-whatsapp\/\">menciptakan pengalaman pelanggan<\/a> yang berkesan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, memahami pentingnya negosiasi saja tidak cukup. Di lapangan, agen menghadapi berbagai tantangan yang membuat proses negosiasi sulit dilakukan secara efektif.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tantangan_Agen_Customer_Service_saat_Bernegosiasi\"><\/span>Tantangan Agen Customer Service saat Bernegosiasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Meski negotiation skill adalah <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/customer-service-skill\/\">kemampuan penting bagi agen layanan pelanggan<\/a>, praktik di lapangan tidak selalu mudah. Ada berbagai tantangan yang membuat proses negosiasi berjalan kurang efektif, terutama di tengah ekspektasi pelanggan yang semakin tinggi. Berikut beberapa di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Balasan yang Tidak Sesuai Konteks\u00a0<\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak bisnis sudah menggunakan <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/ai-agent\/\">AI Agent<\/a> ataupun chatbot untuk mempercepat respons pelanggan. Namun, tanpa pemantauan dan pembelajaran berkelanjutan, balasan otomatis bisa terasa tidak relevan atau kaku.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sinilah <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/agentlabs\">Qiscus AgentLabs<\/a> hadir dengan pendekatan yang lebih cerdas, AI Agent yang bisa terus belajar dari interaksi nyata, sehingga tetap cepat sekaligus kontekstual dalam merespons pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Dokumentasi_Percakapan_Tidak_Lengkap\"><\/span>2. Dokumentasi Percakapan Tidak Lengkap<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Negosiasi sering gagal karena agen kehilangan konteks percakapan sebelumnya. Misalnya, pelanggan sudah menjelaskan masalahnya di WhatsApp, tapi saat pindah ke Instagram, agen lain tidak tahu riwayat tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/omnichannel-chat\">Qiscus Omnichannel Chat,<\/a> seluruh percakapan dari berbagai kanal tersimpan rapi dalam satu dashboard. Agen bisa langsung melanjutkan obrolan tanpa perlu pelanggan mengulang cerita dari awal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kemampuan_Problem_Solving_Agen_yang_Kurang_Matang\"><\/span>3. Kemampuan <em>Problem Solving<\/em> Agen yang Kurang Matang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pelanggan saat ini punya akses ke banyak informasi, mulai dari kebijakan produk, ulasan, hingga pengalaman pengguna lain. Situasi ini sering membuat mereka datang dengan \u201cargumen kuat\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Agen harus siap menanggapi dengan tenang, jelas, dan berdasarkan data. Dukungan sistem omnichannel membantu agen memahami konteks pelanggan secara menyeluruh, sehingga negosiasi bisa berjalan lebih objektif dan solutif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Kurangnya_Kepercayaan_dari_Pelanggan\"><\/span>4. Kurangnya Kepercayaan dari Pelanggan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Negosiasi akan sulit tercapai jika pelanggan merasa diragukan atau tidak percaya pada agen. Untuk membangun kepercayaan, agen perlu menunjukkan empati dan konsistensi dalam komunikasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Qiscus membantu menciptakan transparansi komunikasi dengan rekam jejak percakapan yang bisa diakses internal, sehingga setiap agen berbicara dengan informasi yang sama dan pelanggan merasa lebih dihargai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Respons_yang_Kurang_Cepat\"><\/span>5. Respons yang Kurang Cepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kecepatan tetap menjadi faktor penting dalam kepuasan pelanggan. Namun, cepat saja tidak cukup, respons juga harus tepat sasaran. Dengan kombinasi Qiscus Omnichannel Chat dan AgentLabs, tim bisa merespons dalam hitungan detik sambil tetap menjaga konteks dan kualitas percakapan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini, agen layanan pelanggan tidak hanya mampu bernegosiasi lebih efektif, tetapi juga menciptakan interaksi yang lebih manusiawi, cepat, dan relevan bagi pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan dasbor yang terpusat, agen dapat melakukan negosiasi yang lebih efektif karena berbicara berdasarkan data, bukan asumsi. Hasilnya: percakapan menjadi lebih personal, dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mengasah_Negotiation_Skill_bagi_Agen_Customer_Service\"><\/span>Cara Mengasah Negotiation Skill bagi Agen <em>Customer Service<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setiap interaksi dengan pelanggan adalah kesempatan untuk belajar. Tidak ada agen yang langsung mahir bernegosiasi sejak hari pertama, kemampuan ini tumbuh dari latihan, pengalaman, dan pembelajaran terus-menerus.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa cara sederhana untuk meningkatkan negotiation skill:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pahami_Posisi_Kedua_Belah_Pihak\"><\/span>1. Pahami Posisi Kedua Belah Pihak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Negosiasi yang efektif dimulai dari empati. Pahami kebutuhan pelanggan sekaligus batasan perusahaan agar solusi yang ditawarkan terasa adil dan relevan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Gunakan_Data_sebagai_Dasar_Keputusan\"><\/span>2. Gunakan Data sebagai Dasar Keputusan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/omnichannel-chat\">Qiscus Omnichannel Chat<\/a>, agen bisa melihat riwayat percakapan pelanggan di berbagai kanal. Data ini membantu agen menegosiasikan solusi dengan lebih akurat dan kontekstual.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Komunikasikan_dengan_Jelas_dan_Tenang\"><\/span>3. Komunikasikan dengan Jelas dan Tenang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gunakan bahasa yang sopan namun tegas. Hindari kata \u201ctidak bisa\u201d, dan ganti dengan kalimat yang menawarkan alternatif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Latih_Kemampuan_Mendengarkan_Aktif\"><\/span>4. Latih Kemampuan Mendengarkan Aktif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengarkan dengan penuh perhatian agar pelanggan merasa dipahami. Ini membuka jalan menuju kesepakatan yang lebih mudah diterima.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Bangun_Solusi_yang_Saling_Menguntungkan\"><\/span>5. Bangun Solusi yang Saling Menguntungkan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Fokus pada hasil<em> win-win<\/em>. Negosiasi terbaik adalah yang membuat pelanggan puas tanpa melanggar kebijakan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengasah kemampuan negosiasi berarti menumbuhkan rasa percaya diri dalam setiap percakapan. Dengan dukungan teknologi seperti <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/omnichannel-chat\">Qiscus Omnichannel Chat<\/a>, agen memiliki konteks lengkap untuk membuat keputusan yang lebih cermat dan solutif.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Negosiasi_yang_Efektif_Pengalaman_Pelanggan_yang_Lebih_Bermakna\"><\/span>Negosiasi yang Efektif, Pengalaman Pelanggan yang Lebih Bermakna<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pada akhirnya, negotiation skill adalah pondasi utama dari customer service yang bermakna. Di tengah dunia bisnis yang semakin cepat dan digital, pelanggan justru mencari sentuhan personal dan kemampuan bernegosiasi dengan empati adalah cara terbaik untuk memberikannya.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan dukungan <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/omnichannel-chat\">Qiscus Omnichannel Chat<\/a>, bisnis dapat memberdayakan tim layanan pelanggan untuk berinteraksi lebih cerdas, kontekstual, dan efisien. Karena di balik setiap negosiasi yang sukses, selalu ada komunikasi yang jujur, pemahaman mendalam, dan teknologi yang memudahkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika bisnis Anda ingin meningkatkan efektivitas tim layanan pelanggan serta menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal dan konsisten di setiap kanal komunikasi, saatnya gunakan <a href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/agentlabs\">AgentLabs dari Qiscus<\/a> dan temukan bagaimana solusi ini dapat membantu Anda membangun interaksi pelanggan yang lebih cerdas, efisien, dan efektif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Negotiation skill adalah kemampuan penting yang harus dimiliki setiap profesional customer service untuk mencapai solusi win-win antara pelanggan&hellip;\n","protected":false},"author":18,"featured_media":9781,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[2280],"class_list":{"0":"post-9780","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"tag-negotiation-skill"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Negotiation Skill: Kunci Sukses dalam Customer Service<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Negotiation skill adalah skill penting, terutama untuk layanan pelanggan? Simak tantangan dan cara meningkatkan skill negosiasi di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Negotiation Skill: Kunci Sukses dalam Customer Service\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Negotiation skill adalah skill penting, terutama untuk layanan pelanggan? Simak tantangan dan cara meningkatkan skill negosiasi di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Omnichannel Conversational Platform\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-09T05:38:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-17T07:08:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/10\/Negotiation-Skill_-Kunci-Sukses-dalam-Customer-Service.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"981\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"613\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Weni Anggriani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@qiscus_io\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Weni Anggriani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Weni Anggriani\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/75bec003d2c0b6ee1cb58218caeea97a\"},\"headline\":\"Negotiation Skill: Kunci Sukses dalam Customer Service\",\"datePublished\":\"2025-10-09T05:38:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-17T07:08:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/\"},\"wordCount\":1392,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/10\\\/Negotiation-Skill_-Kunci-Sukses-dalam-Customer-Service.webp\",\"keywords\":[\"Negotiation Skill\"],\"articleSection\":[\"Insight\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/\",\"name\":\"Negotiation Skill: Kunci Sukses dalam Customer Service\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/10\\\/Negotiation-Skill_-Kunci-Sukses-dalam-Customer-Service.webp\",\"datePublished\":\"2025-10-09T05:38:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-17T07:08:06+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/75bec003d2c0b6ee1cb58218caeea97a\"},\"description\":\"Negotiation skill adalah skill penting, terutama untuk layanan pelanggan? Simak tantangan dan cara meningkatkan skill negosiasi di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/10\\\/Negotiation-Skill_-Kunci-Sukses-dalam-Customer-Service.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/2\\\/2025\\\/10\\\/Negotiation-Skill_-Kunci-Sukses-dalam-Customer-Service.webp\",\"width\":981,\"height\":613,\"caption\":\"Negotiation Skill.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/negotiation-skill\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Insight\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/category\\\/insight\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Negotiation Skill: Kunci Sukses dalam Customer Service\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Omnichannel Conversational Platform\",\"description\":\"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/75bec003d2c0b6ee1cb58218caeea97a\",\"name\":\"Weni Anggriani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/90097b01203a43cfcc8bc1daa97293bc82fe55a710e76e7155a2062cdd7e19ec?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/90097b01203a43cfcc8bc1daa97293bc82fe55a710e76e7155a2062cdd7e19ec?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/90097b01203a43cfcc8bc1daa97293bc82fe55a710e76e7155a2062cdd7e19ec?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Weni Anggriani\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.qiscus.com\\\/id\\\/blog\\\/author\\\/wenianggriani\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Negotiation Skill: Kunci Sukses dalam Customer Service","description":"Negotiation skill adalah skill penting, terutama untuk layanan pelanggan? Simak tantangan dan cara meningkatkan skill negosiasi di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Negotiation Skill: Kunci Sukses dalam Customer Service","og_description":"Negotiation skill adalah skill penting, terutama untuk layanan pelanggan? Simak tantangan dan cara meningkatkan skill negosiasi di sini!","og_url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/","og_site_name":"Omnichannel Conversational Platform","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Qiscus","article_published_time":"2025-10-09T05:38:21+00:00","article_modified_time":"2025-11-17T07:08:06+00:00","og_image":[{"width":981,"height":613,"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/10\/Negotiation-Skill_-Kunci-Sukses-dalam-Customer-Service.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Weni Anggriani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@qiscus_io","twitter_site":"@qiscus_io","twitter_misc":{"Written by":"Weni Anggriani","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/"},"author":{"name":"Weni Anggriani","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/75bec003d2c0b6ee1cb58218caeea97a"},"headline":"Negotiation Skill: Kunci Sukses dalam Customer Service","datePublished":"2025-10-09T05:38:21+00:00","dateModified":"2025-11-17T07:08:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/"},"wordCount":1392,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/10\/Negotiation-Skill_-Kunci-Sukses-dalam-Customer-Service.webp","keywords":["Negotiation Skill"],"articleSection":["Insight"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/","name":"Negotiation Skill: Kunci Sukses dalam Customer Service","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/10\/Negotiation-Skill_-Kunci-Sukses-dalam-Customer-Service.webp","datePublished":"2025-10-09T05:38:21+00:00","dateModified":"2025-11-17T07:08:06+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/75bec003d2c0b6ee1cb58218caeea97a"},"description":"Negotiation skill adalah skill penting, terutama untuk layanan pelanggan? Simak tantangan dan cara meningkatkan skill negosiasi di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/10\/Negotiation-Skill_-Kunci-Sukses-dalam-Customer-Service.webp","contentUrl":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/10\/Negotiation-Skill_-Kunci-Sukses-dalam-Customer-Service.webp","width":981,"height":613,"caption":"Negotiation Skill."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/negotiation-skill\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Insight","item":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/category\/insight\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Negotiation Skill: Kunci Sukses dalam Customer Service"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#website","url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/","name":"Omnichannel Conversational Platform","description":"Artikel bagi Perusahaan untuk memajukan Customer Experience","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/#\/schema\/person\/75bec003d2c0b6ee1cb58218caeea97a","name":"Weni Anggriani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/90097b01203a43cfcc8bc1daa97293bc82fe55a710e76e7155a2062cdd7e19ec?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/90097b01203a43cfcc8bc1daa97293bc82fe55a710e76e7155a2062cdd7e19ec?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/90097b01203a43cfcc8bc1daa97293bc82fe55a710e76e7155a2062cdd7e19ec?s=96&d=mm&r=g","caption":"Weni Anggriani"},"url":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/blog\/author\/wenianggriani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9780","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9780"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9780\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10033,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9780\/revisions\/10033"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9781"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9780"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9780"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qiscus.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9780"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}