Pengertian, Tujuan, dan Tips Menghindari Persaingan Usaha yang Tidak Sehat

persaingan usaha
Sumber : freepik.com

Persaingan usaha merupakan hal alami yang pasti terjadi dalam berbisnis. Semua bisnis menghadapi persaingan, bahkan jika Anda adalah satu-satunya restoran di daerah Anda, Anda tetap harus bersaing dengan bisnis lainnya. Persaingan usaha adalah proses persaingan perusahaan dalam industri atau bidang yang sama. Meskipun nampak menakutkan, sebenarnya ini adalah komponen penting dalam berbisnis yang akan memaksa Anda untuk terus berinovasi dan mengikuti tren berbisnis.

Persaingan usaha yang tidak sehat terjadi karena perusahaan memperoleh atau berusaha mendapatkan keuntungan dari pesaingnya melalui cara yang tidak jujur, menipu, curang, atau tidak bermoral dalam berbisnis. Melakukan persaingan usaha tidak sehat akan menempatkan Anda pada resiko tindakan hukum. Anda harus bertanggung jawab untuk membayar ganti rugi pada perusahaan yang Anda curangi. Kategori utama persaingan usaha tidak sehat berkaitan dengan kebingungan pelanggan mengenai dari mana produk atau layanan itu berasal. Sedangkan pada kategori sekunder berkaitan dengan praktik perdagangan yang tidak adil.

Sumber : freepik.com

Beberapa bentuk persaingan usaha yang tidak sehat yang paling umum meliputi:

  • Teknik penjualan bait and switch, seperti mengganti produk berbiaya lebih rendah menjadi produk yang lebih mahal
  • Iklan palsu, membuat klaim palsu tentang suatu produk
  • Penyalahgunaan informasi rahasia, seperti mencuri formulasi rahasia perusahaan lain
  • Pelanggaran pakaian dagang atau meniru tampilan fisik suatu produk/layanan perusahaan lain
  • Pelanggaran merek dagang
  • Pelanggaran perjanjian restriktif
  • Pencemaran nama baik/fitnah yang merugikan perusahaan lain
  • Penjualan dengan harga yang tidak adil/lebih murah

Persaingan usaha datang dalam berbagai bentuk. Pesaing langsung mudah ditemukan karena mereka menjual produk yang sama, sedangkan pesaing tidak langsung mereka adalah yang bersaing untuk pasar yang sama dengan produk yang sedikit berbeda sehingga agak sulit untuk diidentifikasi. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan dalam bisnis untuk menghindari persaingan usaha yang tidak sehat:

1. Kebijakan Perusahaan yang Kuat

Kebijakan perusahaan bisa menjadi alat yang kuat dalam menangani adanya persaingan usaha tidak sehat. Salah satu bentuk kebijakan perusahaan yang kuat harus menjelaskan bahwa setiap informasi mulai dari komputer, ponsel, perangkat lunak, email dan lain-lain yang dikeluarkan oleh perusahaan adalah hak milik perusahaan. Kebijakan ini juga memungkinkan perusahaan untuk mengakses dan memantau perangkat/email untuk memastikan pencurian data penting perusahaan tidak terjadi. Setiap perusahan harus memiliki kebijakan yang kuat dan secara jelas mendefinisikan informasi rahasia perusahaan dan mewajibkan semua karyawan untuk menandatangani kebijakan perusahaan tersebut.

2. Akses Terbatas ke Rahasia Dagang

Tidak semua karyawan membutuhkan akses ke semua informasi perusahaan. Perusahaan seharusnya hanya memberikan akses informasi yang memang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan mereka. Membatasi akses kepada karyawan membuat sekelompok orang kesulitan dalam menyalahgunakan informasi yang diperlukan untuk menciptakan persaingan bisnis yang tidak sehat.

3. Bicara dengan Supplier

Seperti halnya manajer dalam sebuah perusahaan, supplier mengetahui informasi mendalam tentang setiap bisnis yang mereka tangani. Mengenal supplier Anda dengan baik bisa menjadi langkah yang cerdas. Meskipun mereka mungkin tidak bersedia membagikan informasi secara terperinci, Anda mungkin bisa mendapatkan gambaran umum tentang apa yang dibeli pesaing sehingga memberikan Anda informasi tentang produk atau teknologi baru. Hal ini bisa Anda jadikan sebagai informasi untuk peningkatan kualitas dari produk atau layanan bisnis Anda.

4. Bicara dengan Pesaing

Jika Anda menggunakan pendekatan yang tepat, Anda bisa mempelajari banyak informasi tentang perusahaan hanya dengan menghubungi dan mengajukan pertanyaan yang tepat. Meskipun mereka pasti tidak akan mengungkapkan semua strategi bisnis mereka, tetapi sangat mungkin Anda mendapatkan informasi seperti seberapa besar pasar mereka, penawaran produk saat ini, atau pasar baru yang mungkin mereka tuju.

5. Lakukan Riset Online

Penelitian tentang pesaing bisa Anda mulai dengan mencarinya di Google dan memeriksanya secara detail. Selain itu Anda juga bisa memantau platform media sosial untuk mendapatkan informasi tentang apa yang pelanggan katakan pada bisnis mereka. Hal ini akan membantu Anda untuk mempelajari apa kelemahan dan memanfaatkannya dengan cara memberi kelebihan pada produk atau layanan bisnis Anda.

Walaupun persaingan usaha pasti terjadi, penting untuk diingat bahwa “persaingan” tidak selalu mengacu pada hal yang negatif. Persaingan usaha yang sehat mendorong orang untuk bekerja dengan lebih baik karena inspirasi yang mereka dapatkan dari pesaing untuk berinovasi dan berkembang. Persaingan usaha yang sehat antar bisnis juga mendorong layanan pelanggan menjadi lebih baik, meningkatkan produk berkualitas, dan harga yang kompetitif. Dengan membuat hubungan yang baik dengan industri bisnis serupa, Anda memiliki kesempatan untuk menilai dan memahami perbedaan antara Anda dan pesaing. Tertarik untuk berdiskusi lebih lanjut tentang persaingan usaha yang baik untuk bisnis Anda? Hubungi kami untuk membangun customer experience yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like