Akun Instagram Bisnis Vs Instagram Personal, Apa Bedanya?

Instagram bisnis

Anda pasti sudah sangat familier dengan Instagram, bukan? Banyak orang menggunakannya untuk berbagi foto dan video atau untuk berkomunikasi dengan teman. Namun ternyata, media sosial ini juga bisa digunakan untuk berbisnis. Namanya adalah Instagram Bisnis.

Sekilas, Instagram Bisnis dan Instagram personal terlihat mirip. Meski begitu, tetap ada beberapa hal yang membedakannya. Apa saja? Berikut informasi selengkapnya untuk Anda ketahui:

Mengenal Instagram Bisnis

Jika Anda sudah tahu tentang Facebook Fanpage, maka tidak akan susah untuk mengenal apa itu Instagram bisnis. Instagram bisnis adalah fanpage versi Instagram yang bisa digunakan untuk berwirausaha atau memasarkan brand. Strategi marketing menggunakan akun ini memberikan Anda berbagai macam keuntungan. Diantaranya adalah:

  • Menambahkan tautan ke Instagram Story setelah memiliki minimal 10.000 followers.
  • Meningkatkan posting di feed.
  • Terdapat fitur yang memungkinkan pemilik bisnis untuk menjual produknya langsung dari postingan di feed.
  • Menambah akun mitra ternama untuk membuat postingan atas nama Anda.
  • Mendapatkan Opsi verifikasi yang potensial.
  • Mendapatkan akses ke analitik.

Akun Instagram Bisnis vs Instagram Personal

Jika akun bisnis dikhususkan bagi pihak yang ingin memasarkan dan menjalankan suatu bisnis, maka akun personal hanya digunakan untuk keperluan pribadi. Contohnya saja sekedar berbagi foto, video, dan berinteraksi dengan orang lain. Jadi, apa perbedaan yang bisa kita ketahui dari kedua akun tersebut? Berikut jawabannya:

  • Profil Akun

Hal pertama yang akan terlihat berbeda ada di profil akun. Pada profil akun personal, Anda hanya dapat menampilkan beberapa informasi, seperti nama, email, dan website. Sementara pada profil akun bisnis Anda dapat menambahkan kategori bisnis yang Anda jalankan, misalnya retail, software company, food and beverage, fashion, blog pribadi, organization, dan lainnya. Selain itu, Anda juga dapat menambahkan alamat perusahaan.

  • Menu Kontak

Perbedaan yang cukup mencolok dari keduanya terletak pada menu kontak. Pada akun pribadi, Anda hanya bisa menerima pesan melalui fitur direct message saja. Sementara pada akun bisnis calon konsumen bisa menghubungi pihak seller melalui telepon, email, hingga alamat yang tertera pada menu kontak. Informasi dasar seputar perusahaan seperti alamat, email, dan telepon pada akun bisnis terpampang di bagian profil, sehingga tampilannya pun akan sangat berbeda jika dibandingkan dengan akun personal.

  • Fitur Insight

Perbedaan lainnya yang juga sangat terlihat adalah adanya fitur insight pada akun bisnis. Fitur ini berfungsi sebagai media promosi bisnis agar lebih relevan dan efektif. Di dalamnya Anda akan menemukan beberapa pilihan menu, yaitu Activity, Audience, dan Content.

  1. Menu Activity. Bermanfaat untuk mengetahui jumlah interaksi di sebuah akun bisnis, dan menunjukkan jumlah pengguna yang mengunjungi akun tersebut. Menu ini juga membantu Anda mengetahui jumlah follower yang membuka link website, email, dan telepon di menu kontak.
  2. Menu Audience. Bermanfaat untuk menunjukkan data tentang usia, jenis kelamin, dan geografi dari follower. Selain itu, menu ini juga memberikan informasi tentang jam efektif follower yang online di Instagram.
  3. Menu Content. Fungsinya adalah untuk mengetahui jumlah akun yang melihat konten yang sudah diposting, pengguna yang melihat Story, balasan yang didapat, pengguna yang meninggalkan Story, dan berbagai informasi lainnya.
  • Pengaturan Privacy

Di akun personal, Anda bisa mengatur akun Anda agar lebih privacy. Jadi, pengguna IG yang bisa melihat feed dan story Anda hanyalah yang sudah Anda follow back atau sudah menjadi follower Anda di IG. 

Pilihan menu ini bisa diatur dengan cara mengaktifkan fitur Private Account yang ada di menu Settings > Privacy > Private Account. Namun karena akun bisnis adalah akun publik, Anda tidak membuatnya menjadi private karena memang tujuannya adalah untuk memasarkan bisnis Anda secara luas.

  • Promosi Postingan

Tentunya di akun bisnis Anda bisa mempromosikan postingan Anda sebagai bentuk pemasaran produk. Sedangkan di akun personal Anda tidak bisa melakukannya.

  • Membuat CTA di Story. Fitur Instagram Story akun personal hanya bisa menampilkan foto atau video saja. Namun di akun bisnis yang sudah memiliki jumlah follower minimal 10,000, Anda bisa menambahkan Call To Action (CTA) melalui perintah swipe up yang akan mengarahkan pengunjung ke halaman link yang sudah disisipkan, seperti website atau YouTube. Dengan begitu, Anda pun akan mendapatkan traffic atau leads yang lebih cepat.

Tips Mengoptimalkan Akun Instagram Bisnis

Freepik

Setelah mengetahui perbedaannya, kini Anda perlu tahu cara mengoptimalkan akun bisnis Anda di Instagram untuk mendongkrak penjualan. Berikut tips yang bisa Anda coba:

  • Optimasi profil. Hal pertama yang dilihat oleh konsumen di akun Anda adalah profilnya. Jadi, buatlah profil semenarik mungkin agar konsumen merasa yakin untuk membeli produk Anda. Dikarenakan karakter yang tersedia di profil hanya 150, maka Anda perlu membuat deskripsi secara singkat tapi cukup menggambarkan produk yang Anda tawarkan. Tunjukkan keunggulan yang Anda miliki atau bisa menambahkan hashtag untuk memudahkan Anda memperoleh user-generated content dan melacak sudah sejauh mana brand Anda dikenal konsumen.
  • Menentukan target audiens. Konten yang Anda posting memang unsur penting untuk bisa menggaet konsumen sehingga harus dibuat semenarik mungkin. Namun, Anda juga harus menentukan target dari konten yang Anda buat terlebih dulu. 

Lakukan riset audiens sebanyak mungkin untuk mengetahui target yang tepat dengan cara menyesuaikan pada produk bisnis yang Anda jalankan. Cara lainnya adalah dengan melihat kompetitor cara penyajian konten, engagement, dan penyajian konsep yang mereka miliki untuk membuat brand awareness.

  • Merancang jadwal posting. Memposting konten ternyata tidak bisa kapan saja dilakukan, tapi harus pada waktu teramai audiens Anda sedang online. Untuk bisa mengetahuinya, maka Anda perlu melakukan percobaan beberapa kali, lalu menganalisis hasilnya melalui fitur Insights.

Setelah mengetahuinya, maka buatlah jadwal posting pada waktu tersebut supaya Anda tidak melewatkannya. Untuk mempermudah Anda menerbitkan konten, gunakan bantuan tools seperti HootSuite, ViralTag, Later, ScheduGram, dan lainnya.

  • Membuat konten menarik semenarik mungkin. Hal utama dari Instagram adalah visual. Oleh karena itu, konten yang Anda buat haruslah yang eye-catching supaya mampu memikat para audiens Anda.
  • Buat Instagram Story. Selain Feed, hal lainnya yang menarik para pengguna IG adalah fitur Story. Bahkan menurut penelitian, sebanyak 39% pengguna IG merasa tertarik pada sebuah produk setelah melihatnya di Story. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan untuk memasarkan produk Anda di Story melalui berbagai jenis konten. Contohnya seperti promosi produk baru, testimoni produk, diskon, tutorial, video behind the scene, Question and Answers, dan konten CTA (Call To Action).
  • Buat Instagram Ads. Fitur ini memberikan pilihan bagi pengusaha untuk memasarkan produk secara spesifik. Menggunakan Instagram Ads, Anda dapat menentukan target audiens berdasarkan usia, jenis kelamin, kebiasaan, minat, dan perilaku. Cara membuat iklan di IG ada dua, yaitu menggunakan Facebook Ads Manager atau langsung di akun Instagram.
  • Melakukan analisis. Tips yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah menganalisa secara keseluruhan dan berkala performa akun bisnis Anda. Cara ini bermanfaat untuk mengetahui besarnya pengaruh yang didapat dari tiap campaign dan konten yang telah Anda buat.

Penganalisaan bisa dilakukan melalui fitur Insights. Namun jika Anda ingin hasil yang lebih detail bisa menggunakan bantuan tools analytic, seperti Keyhole, Bitly, HootSuite Analytics, Sprout Social, Iconosquare, dan lainnya.

Kini Anda sudah mengetahui perbedaan dari Instagram Bisnis dan Personal beserta cara mengoptimalkan akun bisnis untuk meningkatkan penjualan. Jangan lupa untuk mencobanya agar bisnis Anda semakin berkembang dan mendatangkan keuntungan yang optimal.Apakah Anda ingin membangun customer experience yang menyenangkan? Qiscus dapat membantu Anda menemukan praktik terbaik dalam melakukannya dan memberi Anda solusi yang tepat. Hubungi kami untuk mempelajari lebih lanjut!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like