Apa itu Marketing 4.0? Ini Pengertian dan Cara Menerapkannya di Bisnis Masa Kini!

marketing 4.0
Laptop on a wooden table

Zaman semakin modern. Semuanya pun mengalami perkembangan. Begitu juga dengan pemasaran alias marketing. Saat ini, dunia marketing sudah berkembang. Dari yang dulu marketing 1.0 yang berfokus pada penjualan produk, kini telah menjadi marketing 4.0. Jadi, apa bedanya? Cari tahu jawabannya di sini, ya!

Mengenal Marketing 1.0 – 4.0

Sebelumnya, Anda perlu mengetahui dulu perbedaan dari marketing 1.0 hingga marketing 4.0.

  • Marketing 1.0: para pebisnis di era ini lebih berfokus pada meningkatkan penjualan produk mereka dan tidak mempedulikan apa yang sesungguhnya dibutuhkan konsumen.
  • Marketing 2.0: kebalikan dari era sebelumnya, di era marketing 2.0, para pemilik usaha sudah mulai fokus pada konsumen. Mereka berusaha lebih memikat hati konsumen, tapi hanya dianggap sebagai objek pasif.
  • Marketing 3.0: pengusaha tidak hanya fokus pada pemaran produknya saja, tapi lebih berfokus pada manusia. Meski begitu, visi, misi, dan nilai harus berjalan berdampingan dengan konsumen. Marketing ini diklaim masih membutuhkan inovasi lagi, karena pesatnya perkembangan teknologi dianggap dapat memicu keefektivan pemasaran. Opini tersebut kemudian menjadi dasar terbentuknya marketing 4.0.
  • Marketing 4.0: mengombinasikan sentuhan konsumen dengan lebih manusiawi dan teknologi canggih pada masa ini.

Pengertian

Secara harfiah, marketing 4.0 memiliki arti suatu pendekatan pemasaran yang mengolaborasikan interaksi offline dan online yang terjadi antara pemilik bisnis dan pelanggannya. Meski semua sudah serba internet, tapi pemasaran online saja tidaklah cukup. Pemasaran tetap membutuhkan metode offline untuk tetap memastikan bahwa pelanggan telah merasa benar-benar puas terhadap pelayanan dari produk atau jasanya.

Masing-masing pasar offline maupun online memiliki perananannya sendiri untuk melengkapi strategi pemasaran ini. Di samping menerapkan strategi pemasaran digital (digital marketing) yang baik, suatu bisnis juga harus menciptakan konten yang menarik, relevan, dan terkini bagi para pelanggannya. Tentunya yang menciptakan konten tersebut adalah manusia. Walau bagaimana, teknologi tidak dapat berjalan sendiri. Ia masih membutuhkan tenaga manusia untuk menyempurnakannya.

Bagaimana Cara Menerapkannya Secara Efektif?

Terdapat beberapa tips yang bisa Anda coba untuk menerapkan marketing 4.0 pada bisnis Anda secara efektif agar mampu bersaing dengan kompetitor. Berikut tips-tipsnya:

  • Memberi solusi pemasaran. Banyaknya iklan yang merajalela di mana-mana memungkinkan konsumen merasa lelah melihatnya. Marketing 4.0 adalah solusi pemasaran yang menjadi penghubung antara bisnis dan kebutuhan pelanggan. Makanya, strategi pemasaran tidak boleh menyampaikan pesan yang terlalu fokus pada penjualan, tapi juga memberikan jawaban atas kebutuhan yang paling diinginkan konsumen.
  • Manfaatkan semua media pemasaran. Ada banyak sekali media pemasaran yang bisa Anda pakai untuk memberikan pengalaman yang lancar dan konsisten pada konsumen. Tak ada salahnya untuk menggunakan lebih dari satu atau bahkan semua media sekaligus supaya konsumen lebih mudah mengenal produk yang Anda tawarkan.
  • Menerapkan sisi kemanusiaan secara digital. Sebagai gabungan dari kecanggihan teknologi dan konsumen secara manusiawi, maka akan terdapat proses yang memperlihatkan bagaimana konsumen berperilaku secara teknologi. Selain itu, juga dapat dilihat bagaimana teknologi mampu berinteraksi secara efektif dengan manusia yang menggunakannya.

Pendekatan 5A pada Marketing 4.0

Unsplash

Pada era pemasaran sekarang ini, Anda juga akan mengenal yang namanya pendekatan 5A yang terdiri dari Aware, Appeal, Ask, Act, dan Advocate. Inilah penjelasan selengkapnya: 

  • Aware. Konsumen sudah mengenal produk dan brand bisnis Anda melalui iklan dari sejumlah media tradisional, seperti spanduk, televisi, atau brosur.
  • Appeal. Konsumen mulai tertarik pada produk bisnis Anda, sehingga akan mempertimbangkan apakah produk tersebut benar-benar mereka butuhkan dan apakah harus dibeli atau tidak.
  • Ask. Konsumen sudah tertarik dan mempertimbangkan, kemudian mereka mulai mencari tahu segala hal tentang produk tersebut. Informasi tersebut bisa didapat dari ulasan teman yang sudah pernah membeli, internet, komposisi barang, serta harganya.
  • Act. Konsumen mulai berani bertindak untuk membeli produk yang mereka benar-benar sukai.
  • Advocate. Setelah membeli dan ternyata konsumen merasa puas, mereka akan menjadi advocate terhadap produk Anda. Maksudnya adalah mereka akan merekomendasikan produk tersebut kepada orang lain. Bisa dengan cara memberikan rekomendasi, ulasan offline atau online, maupun feedback.

Memahami strategi marketing 4.0 dengan baik dianggap akan mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha Anda. Di samping itu, Anda juga perlu menambah pengetahuan terkait pemasaran, administrasi, maupun keuangan supaya bisnis Anda bisa bertahan hingga saat ini.

Qiscus hadir untuk membantu bisnis Anda memahami apa yang diinginkan pelanggan dan menyediakan solusi yang paling tepat. Jika Anda membutuhkan solusi untuk menyampaikan harapan pelanggan Anda melalui percakapan, datang dan katakan kepada kami di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like