4 Tips Membuat Katalog Produk yang Menarik di WhatsApp Business

katalog produk

Setelah pada tahun 2017 WhatsApp meluncurkan versi WhatsApp Business, di akhir tahun 2019 akhirnya fitur katalog produk resmi diperkenalkan di Indonesia. Peluncuran fitur ini pun langsung disambut baik oleh para pengusaha kecil yang menginginkan kemudahan dalam memasarkan produk bisnisnya.

Seperti yang kita tahu, WhatsApp Business didesain untuk mempermudah komunikasi pemilik usaha dengan para pelanggannya. Dibandingkan WhatsApp biasa, aplikasi ini memiliki banyak kelebihan yang sangat membantu para pelaku UMKM. Kehadiran fitur katalog produk pun semakin menambah kemudahan untuk mengembangkan bisnis.

Fitur untuk Memajang Foto Produk

Katalog produk adalah fitur yang menyediakan tempat untuk memajang foto-foto produk pada suatu bisnis supaya mempermudah konsumen untuk melihatnya. Katalog produk layaknya sebuah etalase toko yang ada di toko pada umumnya.

Konsep tersebut mirip seperti yang ditawarkan oleh Instagram. Bedanya, WhatsApp merancang fitur ini secara sederhana, sesuai dengan prinsip yang dipegangnya dan supaya dapat dijalankan di berbagai jaringan. Fitur katalog produk WhatsApp Business membuat tampilan foto ke dalam bentuk baris dimana hanya terdapat satu foto pada satu baris yang disertai dengan harga dan keterangan produk. Resolusi foto juga tetap dibuat terlihat profesional, meski smartphone yang digunakan konsumen memiliki RAM di bawah 1 GB.

Anda bisa memajang hingga 500 foto di dalam fitur ini. Setelah mencapai batasan, Anda bisa menghapus foto lama dan menggantinya dengan yang baru. Untuk produk yang sudah tidak dijual lagi, Anda juga sebaiknya menghapusnya sehingga pelanggan tidak perlu menanyakan ketersediaan produk tersebut pada Anda.

Cara Menggunakannya

Bagi Anda yang tertarik untuk mencoba memasukkan foto di katalog produk WhatsApp Business, berikut langkah-langkah yang perlu Anda ikuti:

  1. Buka menu Settings (Pengaturan) di aplikasi WhatsApp Business.
  2. Pilih menu Business Settings (Pengaturan Bisnis).
  3. Pilih menu Catalog (Katalog).
  4. Masukkan foto-foto yang ingin Anda pajang.
  5. Lengkapi dengan nama, harga, kode, deskripsi, dan tautan tentang produk tersebut.
  6. Pilih menu simpan jika sudah selesai memasukkan foto ke dalam katalog.

Cara Membuat Katalog Produk yang Menarik

Freepik

Langkah-langkah di atas memang mudah untuk diikuti. Namun mengingat ketatnya persaingan bisnis saat ini membuat Anda harus bisa lebih kreatif dalam membuat katalog produk yang menarik di mata konsumen. Bagaimana caranya? Simak beberapa tipsnya berikut ini:

1. Berkreasi dengan Foto

Foto yang berkualitas berperan penting terhadap isi katalog Anda. Jadi, buatlah foto-foto Anda terlihat semenarik mungkin. Tak perlu memakai kamera DSLR hingga menyewa fotografer. Menggunakan smartphone dan tambahan tripod saja Anda sudah bisa menghasilkan foto yang bagus.

Selain itu, Anda juga perlu menggunakan kotak studio foto mini untuk memberikan tampilan foto layaknya profesional. Setelah itu, mulailah eksperimen mengambil foto-foto produk dari meja kerja Anda.

Potret produk dari berbagai sudut dan setiap sisi. Apabila produk Anda memiliki detail dengan nilai jual tinggi, cobalah potret dengan jarak lebih dekat untuk lebih menonjolkan detail tersebut. Faktor cahaya juga sangat penting, jadi tambahkan ring light untuk memberikan cahaya yang cukup untuk foto Anda.

Teruslah mencari informasi bagaimana cara menghasilkan foto yang berkualitas, karena akan sangat membantu Anda dalam mengambil foto dengan budget minimalis tapi hasilnya bisa maksimal.

2. Berikan Kemudahan pada Konsumen untuk Melihat Produk

Foto-foto berkualitas sudah Anda dapatkan, kini Anda perlu menampilkannya dalam sebuah etalase yang dapat diakses dengan mudah oleh konsumen. Masukkan semua foto produk dalam katalog produk dengan tampilan rapi dan memiliki semua keterangan yang dibutuhkan konsumen. Foto yang dikategorikan sesuai jenisnya akan lebih mempermudah mereka dalam mencari produk yang diinginkan.

Sebagai contoh toko Anda menjual fashion. Urutkan foto-foto katalog sesuai dengan gender, usia, dan jenisnya. Misalnya fashion untuk wanita terletak di bagian atas, setelah itu untuk pria, dan terakhir untuk anak-anak. Pengkategorian seperti ini akan menghemat waktu dalam pencarian, tidak perlu menggeser foto ke atas dan bawah berulang kali.

3. Memudahkan Proses Pembelian

Melalui WhatsApp Business, Anda dapat membuat proses pembelian oleh konsumen menjadi lebih mudah. Melalui aplikasi ini, Anda dapat membagikan setiap item katalog pada konsumen. Setelah mereka melihatnya, mereka bisa langsung menghubungi Anda melalui tombol ‘KIRIM PESAN KE BISNIS’. Dari situ, transaksi dapat terus berlanjut dengan mudah.

Selain itu, konsumen juga bisa membagikan katalog tersebut pada orang lain sebagai bahan rekomendasi. Dengan begitu, bisnis Anda akan lebih dikenal oleh banyak orang dan menambah jumlah pelanggan baru.

4. Rutin Meng-update Foto

Jika Anda memiliki produk baru, segera ambil fotonya untuk dimasukkan ke dalam katalog supaya lebih cepat diketahui oleh para pelanggan. Sementara untuk produk-produk yang sudah sold out juga harus segera dihapus. Dengan rutin meng-update katalog, pelanggan akan melihat bahwa toko Anda terlihat hidup dan Anda memang serius dalam menjalankannya. Dari sini, tingkat kepercayaan mereka terhadap bisnis Anda akan semakin tumbuh.

Tidak susah bukan membuat katalog produk yang menarik di WhatsApp Business? Langsung coba sekarang juga untuk meningkatkan profit dan mengembangkan bisnis Anda. Untuk mendapatkan pengalaman komunikasi yang lebih berkesan, Anda juga bisa menggunakan WhatsApp Business API. Pelajari selanjutnya mengenai WhastApp Business API dari Qiscus melalui tautan berikut ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like