Pengertian, Fungsi, dan Cara Menganalisis Pelanggan

pelanggan adalah

Pelanggan adalah pihak yang sangat dibutuhkan oleh setiap bisnis untuk meningkatkan penjualan dan mengembangkan perusahaan. Tanpa adanya pelanggan, sebuah bisnis tidak akan bisa berkembang, bahkan terancam gulung tikar. Bagi setiap pemilik bisnis, penting untuk mengetahui lebih jauh tentang pelanggan supaya Anda bisa memperoleh pelanggan dalam jumlah banyak hingga membawa bisnis Anda pada kesuksesan.

Apa Itu Pelanggan?

Pelanggan adalah orang atau perusahaan yang membeli dan menggunakan produk secara berulang dari pihak toko tertentu. Pelanggan bisa kembali berbelanja di toko tersebut karena telah mendapatkan kepuasan atas kualitas produk yang dibelinya serta harga yang ditawarkan.

Ketika sudah merasa cocok terhadap produk tersebut, pelanggan cenderung tidak akan beralih ke toko lain, kecuali ada faktor tertentu yang membuatnya enggan kembali lagi. Misalnya saja pelayanan yang menurun, harga naik, dan faktor lainnya.

Macam-Macam Pelanggan

Ada beberapa macam pelanggan yang bisa kita temui. Macam-macam pelanggan adalah sebagai berikut:

1. Pelanggan Antara

Ini adalah jenis pelanggan yang berperan hanya sebagai perantara dan tidak memakai produk dari suatu perusahaan. Pelanggan antara dapat kita temui dalam sebuah agen perjalanan yang melakukan pemesanan tiket perjalanan atau kamar penginapan untuk pemakai akhir. Contoh lainnya adalah distributor yang membeli produk dari perusahaan untuk kemudian disalurkan pada toko-toko lainnya.

2. Pelanggan Internal

Jenis pelanggan ini berlokasi di dalam perusahaan yang umumnya mempunyai pengaruh pada kinerja perusahaan. Contohnya saja seperti bagian HRD, pegawai pemasaran, dan lainnya.

3. Pelanggan Eksternal

Ini adalah jenis pelanggan yang berupa individu maupun sekelompok orang di luar perusahaan yang beberapa kali membeli produk dari perusahaan tersebut.

Apa Saja Fungsi Pelanggan?

Fungsi dari pelanggan adalah sebagai berikut:

  • Memberikan keuntungan kepada perusahaan.
  • Menciptakan pangsa pasar (market share) yang baik terhadap produk atau jasa.
  • Membuat produk yang dijual perusahaan terjual.
  • Memenangkan persaingan pasar.
  • Sebagai mitra usaha pada suatu perusahaan.

Jenis Karakteristik Pelanggan

Ada beberapa jenis karakteristik dari pelanggan. Diantara jenis karakteristik pelanggan adalah:

  • Pelanggan spontan: pelanggan yang hanya sekali berhubungan dengan perusahaan saat melakukan kunjungan atau harus membeli produk perusahaan untuk memenuhi kebutuhannya.
  • Pelanggan biasa: pelanggan ini biasa menerima produk perusahaan dengan sangat puas dan akan kembali membeli di perusahaan yang sama untuk beberapa kali.
  • Pelanggan perkongsian: pelanggan ini juga bisa bertindak dan menyimpan keuntungan yang didapatkan dari produk perusahaan yang dipakainya.
  • Pelanggan yang berkembang: pelanggan berkembang tidak hanya puas dengan produk perusahaan, tapi juga menggunakan produk tersebut secara berulang bahkan hingga mempromosikannya pada orang lain.

Cara Menganalisis Pelanggan

Freepik

Menganalisis pelanggan bertujuan untuk mengetahui mana konsumen yang berpeluang besar membeli produk perusahaan. Jika analisis yang Anda lakukan berhasil, maka Anda akan dapat meningkatkan konversi penjualan. Apa itu?

Konversi penjualan adalah tindakan lanjut yang dilakukan terhadap website bisnis suatu perusahaan. Untuk meningkatkan konversi penjualan ini bisa melalui berbagai cara, tergantung pada tujuan dan sifat bisnis. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menganalisis pelanggan.

Dari analisis pelanggan, Anda mampu mempengaruhi beberapa kelompok pelanggan dan kebutuhan mereka sendiri. Kemudian, Anda bisa memahami bagaimana memotivasi pelanggan untuk membeli sehingga Anda dapat memberikan solusi atas kebutuhan mereka.

Untuk menganalisis pelanggan, ada tiga tahap yang dapat Anda lakukan:

1. Mengidentifikasi Pelanggan yang Telah Anda Miliki

Semakin Anda memahami pelanggan Anda, maka akan semakin baik pula bagi proses analisis ini berjalan. Setelah memahami pelanggan, Anda perlu mengkategorikannya menjadi sub-kelompok dengan motivasi dan sifat serupa. Selain itu, Anda juga perlu mengidentifikasi target konsumen yang belum terjangkau supaya Anda dapat menjangkau dan menarik mereka menjadi pelanggan.

2. Mengetahui Kebutuhan Masing-Masing Telompok

Setelah proses identifikasi selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah mencari tahu kebutuhan masing-masing sub-kelompok pelanggan. Langkah ini dilakukan untuk dapat memenuhi apa yang benar-benar menjadi kebutuhan mereka sehingga mereka akan mendapatkan kepuasan berbelanja di perusahaan Anda.

3. Mencari Tahu Perantara Identifikasi dan Kebutuhan Pelanggan

Langkah selanjutnya adalah mencari tahu apa yang menjadi perantara keduanya, yaitu mengidentifikasi bagaimana produk Anda dapat memenuhi kebutuhan setiap sub-kelompok pelanggan. Anda juga perlu mencari solusi terhadap pokok permasalahan pelanggan.

Mengidentifikasi Pelanggan Anda

Mengidentifikasi pelanggan dapat dilakukan dengan beberapa metode. Penelitian merupakan metode terbaik untuk mendapatkan hasil paling akurat. Dalam penelitian ini Anda harus mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang pelanggan, diantaranya jenis kelamin, usia, demografi, lokasai, psikografi, minat, merek lain yang disukai, publikasi yang dibaca, dan lainnya.

Selain itu, Anda bisa berkomunikasi dengan pelanggan dan melakukan survei untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan mereka terhadap produk Anda. Jadi intinya adalah terjun langsung di tengah pelanggan untuk benar-benar memahami mereka supaya Anda dapat memberikan produk dan pelayanan yang optimal.

Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa pelanggan adalah pihak yang memberikan pengaruh sangat besar terhadap sebuah bisnis. Jadi, penting sekali untuk memahami dan memberikan yang terbaik untuk pelanggan agar bisnis Anda dapat meningkat dan berkembang lebih besar. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Segera tingkatkan performa bisnis Anda dengan bantuan Facebook Ads yang terintegrasi dengan WhatsApp bisnis Anda. Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai artikel ini atau ingin mengetahui tentang WhatsApp Business API bagi bisnis Anda, tanyakan lebih lanjut melalui tautan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like