Webhooks: Gabungkan dan Jalankan Banyak Sistem secara Instan

Webhooks Qiscus Omnichannel Chat

Webhooks atau biasa juga disebut callback kini marak digunakan oleh bisnis untuk menunjang kebutuhannya. Hal ini karena Webhooks dipercaya dapat membantu bisnis untuk menerima pesan atau informasi secara instan dari berbagai sistem atau aplikasi lainnya. Selaras dengan semakin tingginya kebutuhan bisnis, tentu hal yang lumrah jika kini bisnis menggunakan berbagai macam sistem atau aplikasi untuk menunjangnya.

Dari banyaknya sistem yang digunakan oleh bisnis, tentunya masing-masing sistem tersebut akan memberikan berbagai informasi yang berbeda. Tentu sangat sulit jika bisnis harus menarik informasi dari masing-masing sistem secara manual untuk disatukan di satu tempat yang sama. Di situasi inilah Webhooks akan memiliki peran yang signifikan. Lebih jelasnya, silakan simak artikel di bawah ini.

Pengertian dan kegunaan Webhooks

Webhooks atau callback merupakan sebuah sistem yang berfungsi untuk menyampaikan informasi yang dihasilkan dari aplikasi atau sistem lain. Saat aplikasi tersebut mengeluarkan atau memberikan sebuah informasi, maka secara otomatis juga akan men-trigger Webhooks untuk meneruskan informasi tersebut secara real-time. Tidak jarang banyak yang menyebutkan bahwa Webhooks merupakan API versi ringan akibat adanya kemiripan diantara kedua sistem tersebut.

Lantas apakah cara kerja Webhooks sama dengan API (Application Programming Interface)? Jawabannya, tidak.

Meskipun Webhooks dan API memiliki fungsi yang sama, yakni mengirimkan informasi dari satu sistem ke sistem lain, nyatanya tetap ada yang membedakan keduanya. Perbedaan paling mendasar antara Webhooks dan API yaitu jika API mendukung pertukaran informasi secara dua arah (two way communication) sedangkan Webhooks hanya mendukung pertukaran informasi secara satu arah (one way communication).

Lebih lanjut lagi, Webhooks dapat bekerja jika mendapatkan trigger dari sebuah sistem dalam bentuk event. Sebagai contoh, Anda ingin mendapatkan notifikasi di aplikasi bisnis Anda setiap kali ada konsumen yang melakukan pembayaran di akun e-commerce milik Anda, maka hal tersebut dapat dilakukan dengan mengimplementasikan Webhooks. Anda hanya akan mendapatkan informasi tersebut dan tidak dapat meresponnya.

Sebab memiliki fungsi tersebut, kini terdapat banyak sekali bisnis yang sudah menggunakan Webhooks untuk menunjang kebutuhannya.

Bagaimana penggunaan Webhooks pada kebutuhan bisnis?

Secara umum, Webhooks memiliki ragam fungsi yang bisa diimplementasikan pada kebutuhan bisnis. Tentunya semua fungsi tersebut tetap berbasis pengiriman informasi secara one way communication dan real-time antara satu aplikasi dengan aplikasi lainnya. Berikut beberapa contoh implementasi Webhooks secara umum:

1. Mengirimkan notifikasi dari satu aplikasi ke aplikasi lain dengan metode Push

Ini merupakan contoh dasar dari penggunaan Webhooks untuk kebutuhan bisnis. Dengan memanfaatkan metode Push, bisnis dapat mendapatkan informasi di sebuah aplikasi yang didapatkan dari aplikasi lain berdasarkan trigger atau event yang sudah ditentukan sebelumnya.

2. Mengirimkan notifikasi dan arahan selanjutnya bagi audiens dengan metode Pipe

Sama seperti metode Push, bisnis juga dapat mengirimkan notifikasi dari satu aplikasi ke aplikasi lain dengan metode Pipe. Namun perlu diketahui bahwa penggunaan metode ini tidak semata bertujuan untuk mengirimkan notifikasi melainkan juga memberi arahan tentang apa yang selanjutnya harus dilakukan oleh audiens.

Misalnya, terdapat pembeli yang melakukan add to cart action di web-commerce milik bisnis Anda namun belum menyelesaikan pembayaran, maka Webhooks akan mengirimkan notifikasi tersebut melalui email pembeli dan memberikan arahan atau CTA (Call to Action) supaya pembeli lebih mudah melakukan check out dan menyelesaikan pembayaran.

3. Melakukan pertukaran informasi dua arah dengan bantuan Plugin

Meski Webhooks lebih banyak dikenal sebagai one way communication, namun Anda juga dapat melakukan komunikasi dua arah di Webhooks dengan memanfaatkan bantuan plugin. Pemasangan plugin dapat membantu Anda untuk melakukan pengaturan terkait komunikasi dua arah yang hendak dilakukan.

Implementasi Webhooks pada Qiscus Omnichannel Chat

Apa itu Qiscus Omnichannel Chat?

Qiscus Omnichannel Chat merupakan sebuah tools yang memungkinkan bisnis untuk dapat mengintegrasikan lebih dari dua puluh saluran komunikasinya ke dalam satu dashboard yang sama. Selain itu Qiscus Omnichannel Chat juga memungkinkan bisnis untuk mengintegrasikan sistem pendukung lain seperti CRM, Chatbot, Ticketing, dan lain sebagainya.

Qiscus Omnichannel Chat seringkali diperuntukkan bagi bisnis yang memiliki ratusan bahkan ribuan pesan masuk setiap harinya. Oleh sebab itu penggunaan Qiscus Omnichannel Chat diharapkan dapat membantu bisnis dalam mengorganisir dan memusatkan seluruh pesan yang diterimanya dengan lebih efektif dan efisien.

Untuk memudahkan bisnis dalam mengintegrasikan tools eksternal ke dalam Qiscus Omnichannel Chat, Qiscus tidak hanya menyediakan API melainkan juga Webhooks yang dapat digunakan. Simak beberapa contoh implementasi Webhooks pada Qiscus Omnichannel Chat di bawah ini:

1. Kustomisasi alokasi agen untuk pesan masuk

Secara default, Qiscus Omnichannel Chat memiliki sebuah fitur yang bernama Agent Allocation. Fitur ini berfungsi untuk mengalokasikan agen tertentu untuk merespon pesan yang masuk. Namun tidak dipungkiri jika ada satu atau dua pesan yang mungkin terlewat untuk dialokasikan ke agen yang tepat. Oleh karena itu implementasi Webhooks jenis ini dapat memberitahu bisnis jika ada pesan yang belum dialokasikan ke agen yang tepat.

{
"app_id": "oni-bgo2lummmhvzqxbt5",
"source": "qiscus",
"name": "sudah",
"email": "[email protected]",
"avatar_url": "https:\/\/d1edrlpyc25xu0.cloudfront.net\/kiwari-prod\/image\/upload\/wMWsDZP6ta\/1516689726-ic_qiscus_client.png",
"extras": "{\"timezone_offset\":7}",
"is_resolved": true,
"latest_service": {
"id": 244,
"user_id": 1,
"room_log_id": 53,
"app_id": 1,
"room_id": "1905692",
"notes": null,
"resolved_at": "2019-02-04 04:49:47",
"is_resolved": true,
"created_at": "2019-02-04 04:49:47",
"updated_at": "2019-02-04 04:49:47",
"first_comment_id": "15167003",
"last_comment_id": "15167015",
"retrieved_at": "2019-02-04 04:49:47",
"first_comment_timestamp": null
},
"room_id": "1905692",
"candidate_agent": {
"id": 22,
"name": "dewi",
"email": "[email protected]",
"authentication_token": "NlASwSIUnAqoTcFjYNBR",
"created_at": "2019-01-17 06:50:20",
"updated_at": "2019-01-18 10:12:59",
"sdk_email": "[email protected]",
"sdk_key": "NZTGb",
"is_available": true,
"type": 2,
"avatar_url": "https:\/\/d1edrlpyc25xu0.cloudfront.net\/kiwari-prod\/image\/upload\/D1se5xo40I\/1516941944-Screen_Shot_2018-01-26_at_11.45.20.png",
"app_id": 1,
"is_verified": false,
"notifications_room_id": "1692312",
"bubble_color": "#666666",
"qismo_key": "43Ondc",
"direct_login_token": null,
"type_as_string": "agent",
"assigned_rules": [
"fb_messaging",
"line_messaging",
"qiscus_messaging",
"wa_messaging",
"telegram_messaging"
]
}
}

2. Kustomisasi button untuk membagikan informasi pada sistem eksternal

Webhooks jenis ini berfungsi untuk membagikan informasi dari sebuah room chat yang ada di Qiscus Omnichannel Chat ke dalam aplikasi atau sistem eksternal, seperti CRM, Ticketing, dan sebagainya. Webhooks akan ditrigger jika Admin atau Supervisor menekan button tersebut, misalnya button Perusahaan, Alamat, Website, dan sebagainya.

{
"additional_info": [
{
"anykey": "any value"
}
],
"agent": {
"email": "[email protected]",
"name": "Agent",
"type": "admin"
},
"channel_id": 0004,
"channel_name": "Channel 1",
"channel_type": "Qiscus Widget",
"customer": {
"avatar": "https://dxxx/xxxxxx-xxlient.png",
"name": "Customer Name",
"user_id": "[email protected]"
},
"customer_properties": [
{
"id": 1,
"label": "WEBSITE",
"value": ""
},
{
"id": 2,
"label": "ADDRESS",
"value": ""
},
{
"id": 3,
"label": "COMPANY",
"value": ""
}
],
"notes": null,
"room_id": 0000002,
"tag": []
}

Integrasi Webhook Extender pada Qiscus Omnichannel Chat

Qiscus tidak hanya menyediakan integrasi Webhook ke satu sistem saja, melainkan juga terbuka untuk diintegrasikan ke banyak sistem sekaligus. Integrasi ke banyak sistem ini dapat dilakukan dengan Webhook Extender. Sebagai contoh sederhana, salah satu klien Qiscus sudah memanfaatkan fitur Webhook Extender untuk mengintegrasikan kedua sistem yang berbeda, yakni integrasi Chatbot eksternal dan sistem CSAT yang didapatkan melalui Qiscus App Center.

Baik CSAT dan Chatbot keduanya dapat diintegrasikan pada Qiscus Omnichannel Chat dengan memanfaatkan Webhook Extender. Implementasi Webhook Extender ini membantu bisnis dapat menjalankan action mark as resolved yang men-trigger kedua sistem tersebut.

Selain berbagai contoh di atas, tentunya masih banyak contoh lain dari implementasi Webhook dan Webhook Extender pada Qiscus Omnichannel Chat yang dapat Anda lihat pada laman berikut. Tidak bisa dipungkiri jika penggunaan Webhook sangat bermanfaat bagi kebutuhan bisnis, khususnya jika bisnis Anda membutuhkan integrator yang ringan dan tidak ingin menggunakan API.

Jika Anda tertarik untuk menggunakan Qiscus Omnichannel Chat dan mengintegrasikannya dengan sistem eksternal melalui bantuan Webhooks, Anda dapat menghubungi kami di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like