8 Manfaat Employee Engagement dan Cara Meningkatkannya

Employee Engagement

Employee engagement adalah konsep mendasar dalam upaya untuk memahami dan menggambarkan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, sifat hubungan antara organisasi dan karyawannya. Employee engagement pertama kali dipopulerkan oleh Gallup Consultant pada 2004.

Meski serupa, employee engagement tidak sama dengan kebahagiaan dalam bekerja (employee happiness). Faktanya, ada banyak karyawan yang merasa bahagia bekerja pada suatu perusahaan, namun tidak engaged dengan visi misi perusahaan serta tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Oleh karena itu, kebahagiaan karyawan penting, namun membuat karyawan engage juga penting terhadap kenyamanan kerja karyawan bekerja di suatu perusahaan.

Manfaat Memiliki Employee yang Engaged di Perusahaan

1. Kinerja Tim yang Lebih Baik

Karyawan yang engaged dengan apa yang dilakukannya tidak hanya akan memberikan dampak positif kepada dirinya sendiri, tetapi juga ke seluruh tim. Ini disebabkan karyawan yang engaged mampu memberikan performa di level tertinggi. Bayangkan jika Anda memiliki lebih dari satu karyawan yang engaged di dalam tim?

2. Meningkatnya Produktivitas

Karyawan dengan tingkat keterlibatan tinggi biasanya sudah memahami apa tujuan dari bisnis perusahaan, dan mampu mengatur cara kerja mereka agar aligned dengan strategi perusahaan. Hasilnya, mereka mampu bekerja secara efektif hingga produktivitas individu dan tim meningkat. Perusahaan pasti bisa melihat hasilnya dengan jelas.

3. Meningkatkan Kesehatan dan Keselamatan Karyawan

Karyawan yang engaged biasanya lebih peka terhadap lingkungan sekitar pekerjaannya. Mereka memiliki tingkat konsentrasi yang tinggi. Ini membuat mereka jarang bertindak ceroboh dan menghindarkan mereka dari berbagai risiko dan masalah.

4. Menurunnya Tingkat Turnover

Tentunya, tidak ada alasan bagi karyawan yang engaged untuk cepat-cepat resign dari perusahaan, bukan? Ini karena mereka memiliki komitmen emosional terhadap pekerjaan mereka, juga lingkungan di perusahaan. Tentunya, ini akan menyelamatkan perekrut dari beban rekrutmen setiap kali ada karyawan yang resign.

5. Relasi yang Lebih Baik

Karyawan yang mampu engaged dengan pekerjaan dan perusahaannya biasanya lebih pandai dalam mengatur emosi. Ini berdampak baik pada bagaimana cara mereka menjaga hubungan mereka dengan orang lain, baik itu rekan kerja, teman di luar kerja, bahkan keluarga.

6. Tingkat absensi rendah

Kita tahu tingginya tingkat absensi menandakan ada yang salah dengan organisasi kita. Namun, karyawan yang engaged memiliki semangat tinggi untuk selalu mengeluarkan performa terbaiknya setiap hari. Tidak ada alasan bagi mereka untuk menghindari tanggung jawab di kantor dan membolos. Jadi, memiliki karyawan yang engaged akan membantu perusahaan menilai kondisi produktivitasnya.

7. Pelayanan Pelanggan Lebih Baik

Karyawan yang mampu berkomitmen terhadap pekerjaan tentu bisa melihat dan menentukan apa yang terbaik bagi pelanggan mereka. Bahkan, mereka bisa memunculkan ide-ide segar lebih cepat dari orang lain karena mereka aktif update kondisi market–semua karena mereka memikirkan pelanggan mereka.

8. Meningkatkan Profit

Akhirnya, apa yang organisasi dapat dari memiliki karyawan yang engaged? Kinerja individu dan tim membaik, produktivitas meningkat, pelanggan Anda puas, tentu akhirnya profit pun akan ikut membaik. Menurut Meta-analisis dari Gallup, bisnis atau unit kerja yang mendapat skor tertinggi pada employee engagement menunjukkan tingkat profitabilitas 21% daripada seperempat skor lebih rendah lainnya.

Baca Juga : Kinerja Karyawan: Faktor Pendukung dan Cara Mengukurnya

Cara Meningkatkan Employee Engagement

Employee Engagement
Sumber: Freepik

1. Bantu Pengembangan Diri

Setiap karyawan ingin terus berkembang secara personal agar dapat bekerja lebih baik dan menjalani jenjang karir. Bekerja bertahun-tahun tanpa peningkatan pengetahuan dan keterampilan akan menyebabkan mereka merasa bosan terhadap pekerjaan. Solusinya, kamu dapat membantu mereka dengan memberikan pelatihan, menawarkan kursus, dan mencoba tantangan baru.

2. Beri Saran dan Masukan

Karyawan selalu ingin tahu apakah pekerjaan mereka sesuai harapan, kinerjanya naik atau justru turun. Mereka membutuhkan saran dan masukan. Persoalannya, terkadang penilaian dari atasan yang kurang menyenangkan dapat menurunkan motivasi. Namun, itu bisa diatasi dengan komunikasi yang tepat untuk menjelaskan bahwa tugasmu membantu mereka berkembang lebih baik.

3. Buat Pekerjaan Lebih Menyenangkan

Pekerjaan harian merupakan rutinitas yang monoton dan kerap menyebabkan stres dan perasaan tak bahagia, sehingga kantor bukan tempat yang menyenangkan. Deadline dan target tetap wajib, namun kamu juga perlu menyeimbangkan ritme kerja, misalnya dengan konsep serius tapi santai. Selingi dengan kegembiraan di tempat kerja misalnya menyediakan sarapan atau makan siang bersama tiap hari tertentu. Kamu juga dapat merencanakan aktivitas bersama di luar kantor, seperti meeting di resort, outbond, paintball, dan gathering.

4. Perhatikan Kesehatan dan Kebahagiaan Karyawan

Kerja keras dapat menyebabkan karyawan stres, kelelahan, dan sakit. Dampaknya, produktivitas juga akan menurun. Sebaiknya kamu perlu berpikir lebih humanis dengan memberikan perhatian pada kesehatan mereka. Banyak cara yang bisa kamu lakukan, antara lain memberikan keanggotaan gym, menyediakan fasilitas fitness di kantor, menyediakan makanan sehat, dan sesekali memberikan pelatihan mindfulness.

5. Bangun Hubungan dalam Pekerjaan

Membiarkan karyawan bekerja sendirian akan membuatnya merasa terabaikan. Sebaiknya, buat tim kerja dan libatkan semua karyawan untuk berkolaborasi. Bangun komunikasi interaktif dalam setiap tim dan dorong setiap anggota untuk berani menyampaikan pendapat tanpa malu.

Langkah  Berikutnya setelah Karyawan telah Memiliki Engagement yang Baik

Jika karyawan sudah memiliki employee engagement yang baik, maka perusahaan juga harus memfasilitasi kinerjanya dengan aplikasi yang baik dan mendukung seperti Qiscus.

Baca juga: Panduan Rekrutmen Karyawan [Bagian 1]: Cara Seleksi Karyawan

Qiscus akan membantu usaha Anda untuk memiliki kemudahan selalu terhubung dengan customer. Tidak hanya itu, Qiscus juga akan membuat Anda mengetahui apa saja ekspektasi pelanggan dari usaha Anda. Sehingga bisa menentukan produk apa yang tepat di kemudian hari untuk dipasarkan.

Dengan layanan Whatsapp API, Qiscus juga menyediakan pengalaman terhubung secara personal dengan customer untuk membuat penawaran maupun mengirimkan pesan broadcast secara mudah. Tunggu apalagi, segera bergabung dengan kami di sini, dan dapatkan informasi tentang fitur recommended Qiscus lainnya sekarang juga.

You May Also Like
Telemarketing adalah
Selengkapnya

5 Strategi Sukses Telemarketing Terkini

Telemarketing adalah  strategi marketing dengan menawarkan produk atau jasa kepada pelanggannya melalui telepon. Telemarketing hingga saat ini masih…