Kita Berada dalam Era Constant Connectivity

Komunikasi melalui perangkat mobile sudah menjadi kebiasaan sehari-hari bagi hampir semua orang. Perangkat mobile tidak lagi sekadar alat yang nyaman untuk mengakses Internet; mereka juga mengubah perilaku mendasar orang, mengubah percakapan media sosial kita menjadi lebih privat atau pribadi.

Situasi Saat Ini

Asia Tenggara (SEA), khususnya, terdiri dari proporsi yang signifikan dari konsumen mobile-first dan, semakin meningkat menjadi mobile-only. Dengan kata lain, kehidupan konsumen di Asia Tenggara sangat mobile-centric. Memiliki perangkat mobile memudahkan Anda berkomunikasi dan melakukan banyak hal dari ponsel, seperti berbelanja, bepergian, atau membayar tagihan. Hal ini mengakibatkan budaya yang serba cepat di mana komunikasi atau interaksi yang tepat waktu berarti ‘instan dan sederhana’; sebuah budaya yang telah sangat difasilitasi oleh obrolan sosial, yang pada gilirannya, semakin mendorong proliferasi obrolan sosial di seluruh populasi. Ini adalah bagaimana orang-orang terus terhubung hari ini.

Akses konten digital, sosial, dan seluler di Asia Tenggara terus berkembang pesat, dengan persentase lebih dari 15 persen setiap tahun. Negara-negara, seperti Myanmar, mengalami pertumbuhan penetrasi seluler dua hingga tiga kali lipat dari tahun ke tahun sejak 2014. Malaysia dan Singapura juga merupakan dua dari persentase tertinggi pengguna khusus seluler di dunia. Di Indonesia, rumah tangga yang memiliki minimal 1 ponsel, sekitar 4 kali lebih banyak daripada rumah tangga yang memiliki laptop.

Maka tidak heran jika Facebook Messenger, WhatsApp, LINE, dan aplikasi chat sejenis telah lama diakses oleh pengguna, terutama yang berada di Asia Tenggara. Karena pengguna di SEA menghabiskan banyak waktu untuk bersosialisasi melalui media sosial dan aplikasi chat. Sehingga chat di media sosial menggunakan ponsel terus meningkat dengan laju 8% secara global. Selanjutnya, ada beberapa statistik menarik mengenai penggunaan media sosial di Asia Tenggara, menurut agensi kreatif We Are Social:

chart-qiscus-01.png

Dari infografis di atas, kita bisa melihat bahwa lebih dari separuh pasar di setiap negara sudah ada di media sosial atau aplikasi chatting. Melakukan interaksi online adalah bagaimana konsumen di negara-negara tersebut menjalani kehidupan mereka sekarang dan tidak diragukan lagi bahwa media sosial dan aplikasi chatting adalah bagian penting dari kehidupan konsumen. Oleh karena itu, penting bagi bisnis untuk memanfaatkan sifat platform semacam itu yang ada di mana-mana.

Selain media sosial, orang-orang juga semakin terikat dengan aplikasi chat, dengan sebagian besar orang aktif di 4 aplikasi chat. Menurut messengerpeople.com, 4 aplikasi chat yang terkenal ini adalah WhatsApp, WeChat, Facebook Messenger, dan Viber, melampaui Facebook, Instagram, Twitter, dan LinkedIn yang merupakan 4 platform media sosial teratas dunia.

chart2.png

Infografis di atas menampilkan aplikasi chat teratas dari masing-masing negara di dunia berdasarkan peringkat di Google Play Store pada Desember 2018. Dapat disimpulkan bahwa WhatsApp, Facebook Messenger, Viber, Imo, dan LINE termasuk di antara lima aplikasi messaging terpopuler di dunia, sementara WhatsApp mendominasi sebagian besar Eropa dan Asia.

Tetap Relevan dengan Pelanggan Saat Ini

Berdasarkan apa yang telah kami diskusikan sebelumnya, kami dapat menyimpulkan bahwa penting untuk memanfaatkan sifat perangkat mobile yang ada di mana-mana, dantelah menjadi bagian tak terelakkan dari kehidupan modern terutama di Asia Tenggara. Di mana pertumbuhan pengguna ponsel cukup signifikan. Penggunaan dan ketergantungan mereka yang terus-menerus pada perangkat mobile, menjelaskan interaksi signifikan mereka yang menggunakan aplikasi chat atau media sosial. Hal ini telah mengubah kebiasaan mereka dan mengembangkan budaya yang serba cepat. Oleh karena itu, sangat penting bagi perusahaan untuk dapat diakses dari ponsel karena orang selalu memprioritaskan penggunaan perangkat mobile mereka. Salah satu pendekatan yang dapat kita gunakan untuk menjangkau mereka adalah melalui aplikasi chat.

You May Also Like