Kebenaran Arti Konsumen Adalah Raja dan Dampaknya bagi Pebisnis

Apa Arti Konsumen
Sumber: freepik.com/stoccking

Bagi pebisnis, pelanggan atau konsumen adalah kunci keberhasilan. Banyak pembahasan yang mungkin sudah Anda temui terkait bagaimana membuat konsumen puas. Namun, apakah Anda juga sering menganggap bahwa konsumen adalah raja? Memiliki prinsip tersebut memang bermanfaat bagi usaha. Namun, ada beberapa hal negatif yang bisa didapatkan jika Anda mengartikan konsumen sebagai raja secara menyeluruh. Berikut ini pembahasan lanjut mengenai apa arti konsumen dan dampaknya bagi pebisnis.

Kebenaran Arti Konsumen adalah Raja

Konsumen adalah pribadi, baik individu maupun kelompok tertentu, yang membeli atau mengakses produk untuk digunakan sendiri. Produk dalam hal ini tidak hanya terbatas pada barang saja, namun juga layanan atau jasa. Dalam dunia pemasaran, konsumen juga dapat diartikan sebagai penerima pesan iklan atau konten pemasaran.

Dalam perkembangannya, konsumen diartikan semakin luas termasuk konsumen adalah raja. Jika diartikan secara harfiah, raja adalah orang yang memiliki kuasa penuh atas suatu kelompok. Raja dapat meminta dan memerintahkan apa saja. Sehingga apabila dihubungkan, pemilik bisnis memiliki anggapan bahwa konsumen adalah orang yang harus dipenuhi seluruh permintaannya.

Baca Juga: Penting Diketahui, Ini Perbedaan Consumer dan Customer

Alasan Ungkapan Konsumen adalah Raja Muncul

Ungkapan ini muncul karena konsumen memang memiliki beberapa hak yang harus dipenuhi oleh penjual atau penyedia jasa. Diantaranya adalah hak untuk mendapat informasi lengkap seputar produk, hak untuk mendapat kualitas yang sesuai dengan penawaran, dan hak untuk memperoleh ganti rugi atau kompensasi bila produk tidak sesuai dengan seharusnya.

Pebisnis dengan konsumen yang sangat beragam perlu mencermati prinsip konsumen adalah raja. Karena bagaimanapun juga, tidak semua konsumen memiliki permintaan yang harus selalu dipenuhi. Apalagi jika konsumen menjadi pihak yang bersalah. Pebisnis harus mampu mengambil sikap untuk kasus tertentu agar mereka tidak menyalahgunakan hak konsumen. Berikut ini adalah beberapa dampak positif dan negatif dari menjadikan konsumen sebagai raja.

Apa Arti Konsumen
Sumber: freepik.com

Dampak Menggunakan Prinsip Tersebut

a. Dampak Positif

Manfaat paling terlihat dari menempatkan konsumen sebagai “raja” adalah kestabilan kualitas. Baik kualitas produk maupun kualitas pelayanan yang diberikan. Berkat prinsip konsumen adalah raja, bisnis akan selalu berusaha melakukan yang terbaik. Kualitas produk akan terjaga bahkan terus mengalami peningkatan karena perusahaan mendengarkan saran konsumen.

Begitu juga dengan pelayanan, bisnis akan terus menjaga kestabilan dalam hal melayani mereka. Baik dalam bentuk kecepatan merespon maupun ketepatan solusi yang diberikan kepada konsumen. Setiap ada keluhan seputar pelayanan, bisnis akan langsung melakukan evaluasi dan perbaikan.

b. Dampak Negatif

1. Sistem Operasional Bisnis Terganggu

Pada beberapa kasus, mengikuti permintaan konsumen bukan ide yang baik. Apalagi jika tuntutan mereka dapat mengganggu operasional bisnis. Sebagai contoh, konsumen yang menuntut adanya potongan harga dengan pembelian jumlah tertentu. Apabila perusahaan Anda tidak memiliki atau belum membuat aturan tersebut, jangan langsung menurutinya. Hal ini mungkin akan membuat senang konsumen tersebut, namun operasional bisnis dapat terganggu.

2. Kemungkinan Rugi Lebih Besar

Dampak berlanjut dari keburukan menjadikan konsumen sebagai raja adalah kemungkinan bisnis akan rugi lebih besar. Sebagai contoh, ada konsumen yang menuntut pengembalian uang akibat tidak puas dengan produk yang didapatkan. Namun setelah dilakukan penelusuran, mereka juga bersalah karena tidak memiliki rekaman video unboxing. Maka perusahaan harus tegas akan hal ini. Jelaskan secara perlahan mengenai aturan perusahaan Anda agar mereka mengerti.

Jika semua konsumen dapat melakukan pengembalian uang tanpa syarat tertentu, maka bisnis Anda bisa rugi. Awalnya mungkin tidak terasa, namun penurunan profit dapat terjadi jika kasus seperti ini dibiarkan.

Masih banyak lagi jenis kasus keluhan konsumen yang menuntut perusahaan membayarkan kompensasi atau ganti rugi. Selain memberikan argumen dengan dasar yang jelas, bisnis juga harus mengerti apakah konsumen yang dihadapi paham dengan apa yang Anda bicarakan. Bisa jadi, mereka melakukan tuntutan karena tidak paham istilah dalam jual beli barang atau jasa. Misalnya, refund, keep, DP, pre order, dan sebagainya.

Melihat kerugian yang didapatkan akan berakibat fatal, tidak ada salahnya jika bisnis Anda tidak menggunakan prinsip tersebut. Menerapkan prinsip konsumen adalah raja akan sangat bermanfaat ketika Anda berhadapan dengan konsumen yang tepat. Oleh karena itu, pastikan Anda melakukan analisis terhadap konsumen dengan potensi kerja sama yang besar.

Apa Arti Konsumen
Sumber: freepik.com

Itu tadi adalah beberapa penjelasan mengenai apa arti konsumen bagi pebisnis. Tidak ada salahnya menggunakan prinsip konsumen adalah raja. Namun Anda juga harus memperhatikan bagaimana seharusnya bisnis berjalan. Bisnis yang baik membangun hubungan yang baik pula dengan pelanggan. Artinya, hubungan positif secara timbal balik harus dirasakan kedua belah pihak.

Baca Juga: 6 Cara Merespon Testimoni Negatif Terbaik bagi Pebisnis Manapun

Salah satu cara membangun hubungan baik dengan pelanggan adalah dengan memiliki interaksi yang berkualitas. Menjawab pesan dari konsumen dengan cepat dan ramah akan mendukung kualitas interaksi tersebut. Qiscus hadir sebagai platform multichannel chat yang akan membantu Anda mengelola ratusan pesan konsumen lebih efektif dan efisien. Tidak ada lagi keluhan mengenai pelayanan pelanggan yang lambat jika Anda bergabung bersama kami. Ketahui fitur lengkap Qiscus lainnya dengan mengunjungi kami di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like