Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja Application Programming Interface (API)

application programming interface
Sumber : freepik.com

Jika Anda sering membaca blog teknologi di internet, mungkin Anda tidak asing dengan application programming interface atau API. Banyak orang yang bekerja di bidang teknologi memiliki pemahaman intuitif tentang apa itu API. Tetapi jika Anda meminta mereka untuk mendefinisikannya mungkin akan sulit menjelaskannya dengan kata-kata. Secara sederhana, definisi Application Programming Interface (API) adalah sebuah interface yang digunakan untuk menghubungkan satu aplikasi dengan aplikasi lainnya. Jika user interface dirancang untuk digunakan oleh manusia, API dirancang untuk digunakan oleh komputer atau aplikasi. 

API merupakan standar untuk application data interchange, sama halnya seperti standar protokol untuk pertukaran network data interchange. Tanpa API, pengembang software akan lebih sulit menulis kode untuk mendapatkan informasi dari platform yang ingin mereka akses. API menyederhanakan pengembangan dan inovasi perangkat lunak dengan memungkinkan aplikasi untuk bertukar data dan fungsionalitas dengan mudah dan aman. 

Tiga Fungsi Utama API

Semakin banyaknya konsumen dan bisnis yang menggabungkan aplikasi web dan seluler ke dalam rutinitas harian mereka, bisnis menemukan kegunaan baru yang untuk sumber data yang sebelumnya terisolasi. API memungkinkan perusahaan untuk membuka data dan fungsionalitas aplikasi mereka kepada pengembang pihak ketiga eksternal, mitra bisnis, dan departemen internal dalam perusahaan mereka. Hal ini memungkinkan produk dan layanan untuk berkomunikasi satu sama lain dengan memanfaatkan data dan fungsionalitas satu sama lain melalui interface yang terdokumentasi. Beberapa fungsi utama API terutama bagi bisnis yaitu: 

1. Meningkatkan Kolaborasi Bisnis 

API memungkinkan integrasi sehingga platform dan aplikasi dapat berkomunikasi dengan lancar satu sama lain. Melalui integrasi ini, perusahaan dapat mengotomatisasi alur kerja dan meningkatkan kolaborasi di tempat kerja. Tanpa API, banyak perusahaan akan kekurangan konektivitas dan akan menderita silo informasi yang mengganggu produktivitas dan kinerja. 

2. Inovasi yang Lebih Mudah 

API menawarkan fleksibilitas yang memungkinkan perusahaan untuk membuat koneksi dengan mitra bisnis baru, menawarkan layanan baru ke pasar yang sudah ada, dan mengakses pasar baru yang dapat menghasilkan keuntungan besar serta mendorong transformasi digital.

3. Keamanan Tambahan 

API membuat lapisan perlindungan tambahan antara data dan server. Pengembang dapat lebih memperkuat keamanan API dengan menggunakan token, tanda tangan, atau enkripsi Transport Layer Security (TSL) dengan menerapkan gateway API untuk mengelola dan mengotentikasi traffic, dan mempraktikkan manajemen API yang efektif. 

Cara Kerja API

Sumber : freepik.com

API adalah seperangkat aturan yang ditetapkan yang menjelaskan bagaimana komputer atau aplikasi berkomunikasi satu sama lain. API berada di antara aplikasi dan server web yang bertindak sebagai lapisan perantara yang memproses transfer data antar sistem. Berikut adalah cara kerja API: 

  • Aplikasi klien memulai API call untuk mengambil informasi, dikenal sebagai request. Permintaan ini diproses dari aplikasi ke server web melalui Uniform Resource Identifier (URI) API dan menyertakan request verb, header, atau terkadang request body.
  • Setelah menerima permintaan yang valid, API melakukan panggilan ke program eksternal atau server web
  • Server mengirimkan respon ke API dengan informasi yang diminta
  • API mentransfer data ke aplikasi peminta awal

Saat Anda menggunakan aplikasi di ponsel Anda, aplikasi tersebut terhubung dengan Internet dan mengirimkan data ke server. Server kemudian mengambil data itu, menafsirkannya, melakukan tindakan yang diperlukan dan mengirimkannya kembali ke ponsel Anda. Aplikasi kemudian menafsirkan data tersebut dan menyajikan informasi yang Anda inginkan dengan cara yang dapat dibaca. Seperti itulah cara API bekerja.

Contoh mudah API dalam kehidupan nyata yaitu ketika Anda sedang dalam proses pencarian tiket pesawat secara online. Anda akan diberikan berbagai pilihan untuk dipilih seperti kota yang berbeda, tanggal keberangkatan dan tanggal kembali, dan masih banyak lagi. Misal Anda memesan tiket pesawat melalui situs web maskapai penerbangan. Lalu Anda memilih kota dan tanggal keberangkatan, kota dan tanggal kembali, kelas kabin serta variabel lainnya. Untuk memesan penerbangan, Anda berinteraksi dengan situs web maskapai untuk mengakses database mereka dan melihat apakah ada kursi tersedia pada tanggal tersebut dan berapa biayanya. 

Namun, bagaimana jika Anda tidak menggunakan situs web maskapai yang memiliki akses langsung ke informasi yang Anda butuhkan? Bagaimana jika Anda menggunakan layanan perjalanan online seperti Traveloka atau Tiket yang mengumpulkan informasi dari sejumlah database maskapai? Dalam hal ini, layanan perjalanan online akan berinteraksi dengan API maskapai. API merupakan interface yang berperan sebagai pelayan atau perantara yang dapat diminta oleh layanan perjalanan online untuk  mendapatkan informasi database dari maskapai pernerbangan. API kemudian mengambil respon atas permintaan Anda dan mengirimkannya kembali ke layanan perjalanan online, kemudian menampilkan informasi baru terbaru dan relevan kepada Anda.

Penggunaan API telah melonjak selama beberapa tahun terakhir, sehingga bisa dipastikan saat ini hampir semua aplikasi atau web populer yang menggunakan API. API menjadi alat yang memungkinkan bisnis untuk menciptakan peluang bisnis baru, meningkatkan produk, sistem, dan operasi yang ada. Salah satu aplikasi yang populer dengan teknologi API adalah Whatsapp Business API. Qiscus hadir dengan teknologi API untuk beberapa aplikasi guna meningkatkan customer experience perusahaan Anda. Tertarik untuk berdiskusi lebih lanjut tentang penerapan API bagi bisnis Anda? Hubungi kami untuk membangun customer experience yang lebih baik.

You May Also Like