6 Strategi Up Selling dan Contoh Penerapannya dalam Bisnis

Up Selling adalah
Sumber: freepik.com/jcomp

Up Selling adalah teknik penjualan yang memungkinkan bisnis untuk meningkatkan pendapatan dengan membuat pelanggan membelanjakan lebih banyak atau membeli produk yang lebih premium. Dalam strategi Up Selling, bisnis merekomendasikan pelanggan untuk memilih produk/layanan versi terbaru atau upgrade dari produk yang ingin mereka beli. Taktik dari Up Selling bertujuan untuk menggoda konsumen agar meng-upgrade produk ke versi yang lebih mahal dari pembelian awal mereka.

Up Selling dan cross-selling menjadi dua hal yang tak terpisahkan dan mungkin membuat banyak orang bingung. Cross Selling dan Up selling merupakan teknik penjualan yang berbeda, tetapi keduanya sering digunakan bersama untuk meningkatkan profitabilitas. Up Selling difokuskan pada upgrade produk yang sudah dibeli pelanggan, sedangkan cross-selling menyarankan pelanggan untuk membeli produk atau layanan tertentu. Keduanya didasarkan pada premis bahwa penjualan didorong oleh rekomendasi.

Baca Juga: Cross Selling, Strategi Penting untuk Meningkatkan Penjualan

Jika dilakukan dengan baik, Up Selling bisa menjadi teknik yang dapat menguntungkan kedua belah pihak. Bagi bisnis bisa meningkatkan pendapatan yang memungkinkan kelangsungan hidup perusahaan. Di sisi lain, pelanggan diuntungkan dengan membeli produk yang lebih baik daripada yang ingin mereka beli dan dapat meningkatkan loyalitas mereka terhadap bisnis Anda di masa mendatang.

Bisnis yang menjual produk atau layanan yang benar-benar bermanfaat bagi konsumen akan membuat bisnis Anda akan tampil sebagai bisnis yang berdedikasi, bijaksana, dan peduli. Cara ini paling efektif digunakan pada pelanggan yang sebelumnya telah membeli produk atau layanan dari bisnis Anda. Pelanggan akan mempercayai rekomendasi staf Anda karena sudah memiliki pengalaman yang baik dari bisnis Anda.

Up Selling adalah
Sumber: freepik.com

Strategi Dalam Menerapkan Up Selling

Up Selling adalah bagian penting dari penjualan dan dapat menjadi layanan yang berharga bagi pelanggan. Berikut adalah beberapa strategi sukses dalam Up Selling:

1. Dengarkan Kebutuhan dan Ketahui Sasaran Pelanggan Anda

Anda dapat melakukan upsell sesuai dengan apa yang ingin dicapai oleh pelanggan. Pelanggan cenderung memilih produk upgrade jika mereka melihat bagaimana produk yang lebih mahal mampu memenuhi kebutuhan mereka.

2. Tawarkan Perbandingan

Pelanggan cenderung akan membeli produk/layanan upgrade ketika mereka melihat nilai yang ditawarkan kepada mereka. Menunjukkan perbandingan produk kepada mereka dan apa yang ditawarkan oleh produk/layanan yang lebih mahal akan membantu mendorong mereka untuk melakukan upgrade.

3. Mengedukasi Pelanggan

Beri tahu pelanggan Anda tentang risiko yang dapat mereka hindari dan manfaat apa yang dapat mereka peroleh dari upgrade produk/layanan. Pendekatan upsell dengan memberi informasi dan bantuan pada mereka akan memaksimalkan pengalaman berbelanja.

4. Harga yang Masuk Akal

Pelanggan akan memberikan respon lebih positif pada produk upgrade yang harganya relatif mendekati produk yang ingin dibeli. Hindari merekomendasikan produk/layanan yang jauh lebih mahal daripada produk yang ingin dibeli. Anda juga dapat memberi intensif kepada pelanggan dengan menawarkan penjualan dan diskon pada paket premium.

5. Jangan Terlalu Memaksa atau Agresif

Anda akan membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan jika menghindari penjualan yang memaksa. Jika mereka memutuskan untuk tidak membeli produk, beri mereka brosur sehingga mereka memiliki opsi untuk melakukan pembelian lain waktu.

6. Tetap Berhubungan dengan Pelanggan

Tetap berhubungan dengan pelanggan sangat baik untuk menjaga agar pelanggan kembali ke bisnis Anda. Anda dapat menggunakan pemasaran email atau media sosial untuk memberi tahu mereka tentang produk baru atau upgrade produk/layanan untuk menciptakan nilai.

Up Selling adalah
Sumber: freepik.com

Contoh Penerapan Up Selling

Up selling adalah praktik umum dalam dunia bisnis baik B2B ataupun B2C. Berikut adalah beberapa contoh penjualan Up Selling:

  • Pelanggan mengunjungi sebuah restoran dan membeli salad. Bisnis memberi pengunjung pilihan untuk menambahkan ayam atau udang ke salad dengan biaya tambahan
  • Pelanggan yang ingin membeli earphone standar di toko elektronik dan penjual menyarankan earphone dengan peredam bising
  • Pelanggan yang menggunakan platform pembuatan situs web untuk membangun halaman web gratis. Mereka menerima email dari platform tersebut ketika ada diskon atau penawaran untuk paket premium
  • Pelanggan yang membeli smartphone baru. Penjual mengetahui bahwa fitur utama yang paling menarik untuk pelanggan itu adalah kamera dan penjual merekomendasikan smartphone dengan kamera yang lebih baik serta storage yang lebih banyak

Terlepas dari teknik Up Selling sebagai bagian dari strategi bisnis, layanan pelanggan yang baik tetap menjadi hal penting yang harus dimiliki oleh bisnis. Up Selling yang sukses didasarkan pada pemahaman kebutuhan pelanggan Anda dan membuat pengalaman berbelanja lebih menyenangkan. Pelanggan akan terus kembali ke bisnis Anda jika mereka mendapatkan pengalaman yang positif. Selain itu, mereka juga cenderung merekomendasikan bisnis Anda kepada teman dan keluarga sehingga membuat bisnis Anda semakin dikenal oleh banyak orang.

Baca Juga: Cross Selling VS Upselling: Apa Bedanya dan Mana yang Paling Menguntungkan?

Oleh karena itu, sudah saatnya Anda menggunakan banyak fitur Qiscus untuk mempermudah pengelolaan pesan pelanggan. Qiscus memungkinkan Anda merespon pertanyaan pelanggan dengan cepat tanpa harus membuka banyak aplikasi. Cukup dalam 1 dashboard, Anda dapat mengelola pesan dari berbagai aplikasi atau media sosial. Kenali Qiscus lebih lanjut sekarang juga dan temukan kemudahan meningkatkan pelayanan pelanggan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like