14 Brand, 1 Pengalaman Tanpa Batas: Cara Paragon Bertumbuh Bersama AI

Paragon merupakan salah satu perusahaan kecantikan terkemuka di Indonesia yang menaungi berbagai brand ternama seperti Wardah, Emina, Make Over, hingga KAHF. Setiap brand memiliki karakteristik dan target audiens yang berbeda, mulai dari remaja yang ekspresif hingga segmen profesional yang mengutamakan kualitas premium, baik untuk perempuan maupun laki-laki.

Mengelola semua brand ini dalam satu perusahaan bukan hanya soal skala bisnis, tetapi juga bagaimana menjaga keaslian identitas tiap brand di setiap interaksi pelanggan tanpa mengorbankan kecepatan, efisiensi, dan kenyamanan.

Tantangan Mengelola Banyak Brand dalam Satu Perusahaan

Bagi Paragon, tantangan utamanya jelas: bagaimana melayani jutaan pelanggan melalui WhatsApp dan live chat sambil tetap menjaga agar setiap respons terasa sesuai dengan karakter brand yang mereka hubungi?

Sebelumnya, hal ini biasanya memerlukan tim yang berbeda atau alur kerja yang rumit. Di sisi lain, pelanggan kini mengharapkan layanan yang cepat, personal, dan sesuai dengan brand kapan pun dan di mana pun mereka berada.

Tanpa sistem yang tepat, human agent berisiko menyamakan gaya komunikasi antar brand, kehilangan konteks, atau membuat pelanggan harus mengulang informasi yang sama. Menyediakan layanan lintas brand dalam satu saluran menjadi tantangan yang makin kompleks.

Untuk mengatasi tantangan ini, Paragon membutuhkan teknologi AI yang mampu mengotomatiskan pertanyaan berulang, menyesuaikan nada bicara sesuai karakter tiap brand, serta mengingat riwayat interaksi pelanggan, sehingga layanan dapat dijalankan secara efisien dalam skala besar tanpa menghilangkan sentuhan personal.

Qiscus AgentLabs: Solusi yang Hadir di Waktu yang Tepat

Paragon akhirnya mengimplementasikan Qiscus AgentLabs dengan fitur memori untuk menangani interaksi pelanggan melalui WhatsApp dan live chat. AI ini mampu:

  • Menyesuaikan gaya komunikasi dengan karakter brand yang dihubungi pelanggan, baik dari segi nada maupun gaya bahasa.
  • Menggunakan fitur memori untuk mengingat 3–6 percakapan terakhir, termasuk apakah pelanggan sebelumnya pernah menyampaikan keluhan atau melakukan konsultasi, lalu melanjutkan percakapan dengan mulus tanpa mengulang dari awal.
  • Mengotomatiskan FAQ, konsultasi, dan rekomendasi produk, serta mengalihkan kasus yang lebih kompleks ke human agent dengan riwayat percakapan lengkap untuk penyelesaian yang lebih cepat.

Hasilnya? Setiap interaksi menjadi lebih konsisten, kontekstual, dan mencerminkan identitas unik masing-masing brand.

Dampak Nyata: Lebih Efisien, Tetap Dekat dengan Pelanggan

Implementasi Qiscus AgentLabs membawa hasil yang signifikan:

Dengan mengadopsi Qiscus AgentLabs yang dilengkapi fitur memori, Paragon berhasil membuka dampak bisnis yang terukur di seluruh ekosistem multi-brand mereka. AI ini mampu menyelesaikan 75% dari seluruh pertanyaan pelanggan, secara langsung mengurangi ketergantungan pada human agent dan menciptakan model pelayanan yang dapat diskalakan untuk keterlibatan pelanggan. Efisiensi ini langsung berkontribusi pada pertumbuhan, terbukti dengan peningkatan tingkat konversi hingga 10 kali lipat, menunjukkan bahwa konsultasi berbasis AI tidak hanya lebih cepat tetapi juga efektif dalam mendorong penjualan.

Yang tak kalah penting, kepuasan pelanggan sebagai tolok ukur utama bagi Paragon tetap menjadi fokus utama inisiatif ini. AI agent mencapai skor kepuasan pelanggan (CSAT) sebesar 97,5%, membuktikan bahwa otomatisasi tidak hanya mempertahankan tetapi juga membantu menjaga kualitas layanan.

Secara keseluruhan, dampak-dampak ini menunjukkan bagaimana AI berhasil mengubah peningkatan efisiensi Paragon menjadi hasil bisnis yang nyata: konversi yang lebih tinggi, loyalitas pelanggan yang kuat, dan pengalaman brand yang konsisten dalam skala besar.

“Menyampaikan pesan dengan nada yang tepat kepada setiap pelanggan adalah hal yang krusial. Qiscus AgentLabs membantu kami melakukan hal itu. Solusi ini mampu menyesuaikan gaya komunikasi sesuai konteks, memungkinkan tim kami merespons lebih efektif, lebih cepat, dan fokus pada interaksi yang benar-benar berdampak.”
Tessi Fathia A., Group Head Digital Transformation, Paragon Technology and Innovation

Pengalaman Pelanggan yang Konsisten, Lintas Brand

Dengan Qiscus AgentLabs, Paragon berhasil menyajikan pengalaman pelanggan yang cepat, seamless, dan tetap personal tanpa kehilangan ciri khas dari tiap brand.

AI mampu mengenali konteks brand sejak awal, memastikan setiap jawaban sesuai dengan persona yang tepat. Baik pelanggan yang menghubungi Wardah, Kahf, maupun Labore, semuanya mendapat layanan yang konsisten, akurat, dan menyambung dari percakapan sebelumnya.

Fitur memori membuat AI bisa menindaklanjuti keluhan atau konsultasi tanpa pelanggan harus mengulang cerita. Bila perlu eskalasi, AI memberikan ringkasan lengkap untuk agen mempercepat proses penyelesaian.

Interaksi pelanggan pun menjadi lebih konsisten, kontekstual, dan autentik, tersampaikan dengan mulus di semua channel Paragon melalui satu sistem terpadu.

Siap Melangkah Menuju Masa Depan Layanan Pelanggan

Kisah sukses Paragon membuktikan bahwa kolaborasi antara AI dan manusia mampu menciptakan layanan pelanggan yang lebih cerdas, cepat, dan berdampak. Masa depan customer service bukan sekadar digital, tetapi juga tentang kecerdasan dan kesadaran konteks.

Ingin menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih efisien dan personal untuk brand Anda?

Pelajari lebih lanjut tentang bagaimana Qiscus AI dapat membantu bisnis Anda berkembang. Hubungi kami untuk mengetahuinya!

You May Also Like