Mengenal WhatsApp CRM: Panduan Lengkap dan Manfaat untuk Bisnis

Apa itu WhatsApp CRM.
Apa itu WhatsApp CRM.

WhatsApp Customer Relationship Management (CRM) menjadi salah satu terobosan di era digital yang layak dicoba oleh bisnis. Pernyataan tersebut tentu bukan tanpa alasan, kebutuhan komunikasi, layanan pelanggan, dan melacak progres penawaran atau promosi menjadi kebutuhan utama bisnis.

WhatsApp CRM dengan berbagai fitur unggulan yang mereka miliki kemudian hadir memberikan solusi praktis bagi bisnis untuk melacak aktivitas dengan pelanggan dari satu platform saja. WA CRM tak hanya menjanjikan layanan pelanggan yang prima, namun kesuksesan marketing campaign, dan mencapai ROI marketing sebuah bisnis.

Jadi seberapa besar dampak WhatsApp CRM untuk bisnis? Mari kita bahas bersama-sama.

Mengenal WhatsApp CRM

Apa itu WhatsApp CRM.
Apa itu WhatsApp CRM. Freepik

WhatsApp CRM adalah sebuah bentuk integrasi dari WhatsApp Business dan aplikasi customer relationship management (CRM). Integrasi ini diharapkan dapat membantu Anda untuk menyimpan riwayat percakapan pelanggan lebih mudah, mempelajari preferensi pelanggan, dan membuat strategi pemasaran dan layanan pelanggan terbaik nantinya.

BACA JUGA: 9 Cara Membangun Loyalitas Konsumen yang Berkepanjangan

Apalagi di tengah popularitas personalisasi marketing dan layanan pelanggan, menyelami data pelanggan melalui riwayat percakapan, riwayat pembelian, dan profil pelanggan menjadi langkah yang penting. Menjadikan percakapan dengan pelanggan lebih tersturktur, terukur, dan lebih personal.

Manfaat WhatsApp CRM untuk Bisnis

Lalu apa benefit atau manfaat yang dapat diberikan WhatsApp CRM untuk bisnis? Penggunaan WA CRM bagi bisnis dapat memberikan benefit yang signifikan. Tidak hanya dari segi operasional kerja, namun juga konversi penjualan. Berikut ini beberapa benefit yang diterima.

1. Otomatisasi Alur Kerja

WA CRM menawarkan keunggulan otomatisasi alur kerja yang akan meningkatkan efektivitas pekerjaan tim sales dan marketing Anda. Otomatisasi untuk merespon pesan pelanggan lebih cepat, serta broadcast pesan kepada targeted customer secara tepat waktu.

Otomatisasi dapat mengurangi beban kerja tim Anda, sehingga mereka bisa fokus ke pekerjaan yang lebih berat dan membutuhkan dedikasi waktu yang lebih banyak.

2. Menjangkau Pelanggan dari Berbagai Saluran

WhatsApp CRM berasal dari integrasi WhatsApp Business API dan aplikasi CRM. Dengan menggunakan strategi omnichannel, WA CRM juga bisa diintegrasikan dengan berbagai saluran lain seperti Instagram, Facebook, email, dan lainnya. Memungkinkan Anda menjangkau pelanggan lebih banyak dan meningkatkan peluang penjualan produk lebih besar.

3. Customer Experience yang Konsisten

WhatsApp CRM (WA CRM) memungkinkan Anda untuk memberikan pengalaman pelanggan yang konsisten di setiap interaksi. Dengan riwayat percakapan yang tersimpan rapi dan analisis data pelanggan yang komprehensif, Anda dapat memahami preferensi dan kebutuhan setiap pelanggan dengan lebih baik.

Informasi ini memungkinkan Anda untuk memberikan layanan yang personal dan relevan, memastikan setiap interaksi terasa konsisten dan berkesan bagi pelanggan. Konsistensi ini pada akhirnya akan membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan terhadap merek Anda.

Integrasi WhatsApp CRM memungkinkan Anda untuk membalas pesan pelanggan dari berbagai saluran secara terpusat. Artinya, meskipun pelanggan menghubungi Anda melalui WhatsApp, Facebook Messenger, Instagram, atau saluran lainnya, Anda dapat merespons semua pesan tersebut melalui satu platform terpadu, memastikan konsistensi dan efisiensi dalam komunikasi Anda.

4. Mengelola Kontak Pelanggan Lebih Mudah

Melalui WA CRM mengelola ribuan kontak pelanggan tak menjadi masalah. Data kontak pelanggan akan otomatis tercatat pada database CRM Anda, lengkap dengan riwayat percakapan yang sudah ada sebelumnya.

Untuk hasil analisis data atau pengumpulan data pelanggan yang lebih kompleks, Anda bisa mengintegrasikan WA CRM dengan customer data platform. Aplikasi CDP akan membantu Anda dalam mengelola data pelanggan sesuai kebutuhan bisnis.

5. Mendorong Konversi Penjualan

WhatsApp CRM mendorong konversi penjualan dengan memberikan rekomendasi produk yang tepat kepada pelanggan. Bagaimana bisa kita memberikan rekomendasi tepat? Semua diperoleh dari data-data pelanggan yang sudah tersimpan pada CRM.

Langkah selanjutnya adalah dengan membuat penawaran yang sesuai dengan preferensi pelanggan, dan dibalut dengan bahasa atau template WhatsApp yang bisa mempengaruhi keputusan pembelian mereka.

BACA JUGA: 8 Contoh Content Marketing untuk Menarik Pelanggan Lebih Banyak

Implementasi WhatsApp CRM

Implementasi WA CRM yang sukses memerlukan perencanaan dan strategi yang matang. Beberapa langkah penting dalam implementasi WA CRM meliputi.

1. Tentukan Tujuan

Sebelum mengimplementasikan WhatsApp CRM, penting untuk menetapkan tujuan yang jelas agar strategi Anda tepat sasaran. Pertimbangkan aspek-aspek bisnis yang ingin Anda optimalkan. Jika Anda belum yakin, beberapa fokus umum yang bisa Anda pertimbangkan adalah:

  • Tingkat kepuasan pelanggan: Ukur dan tingkatkan kepuasan pelanggan melalui respons yang lebih cepat, personalisasi, dan penyelesaian masalah yang efisien.
  • Brand awareness: Pantau peningkatan kesadaran merek melalui metrik seperti tingkat klik, tingkat buka pesan, dan jumlah chat yang masuk.
  • Lead generation: Gunakan WhatsApp CRM untuk menarik prospek baru dan mengarahkan mereka ke tahap selanjutnya dalam funnel penjualan.
  • Peningkatan penjualan produk: Dorong penjualan dengan menawarkan penawaran personal, rekomendasi produk, dan pengalaman berbelanja yang lancar melalui WhatsApp.

Dengan menentukan tujuan yang spesifik, Anda dapat mengukur keberhasilan implementasi WhatsApp CRM dan mengoptimalkan strategi Anda seiring waktu.

2. Hubungi Qiscus

Langkah selanjutnya adalah hubungi Qiscus sebagai business solution provider WhatsApp terbaik di Indonesia untuk mulai aktivasi WhatsApp Business API. Beberapa hal yang Anda harus persiapkan untuk aktivasi WhatsApp Business API adalah sebagai berikut.

  • Email dan website resmi perusahaan
  • Dokumen legalitas perusahaan
  • Nomor yang akan didaftarkan ke WhatsApp Business API
  • Akun Facebook Business

Jangan takut dan kebingungan, tim Qiscus akan membantu proses aktivasi akun WA Business API Anda. Selain WhatsApp Business API, Qiscus juga memiiki solusi Omnichannel CRM. Begitu aktivasi WA Business API, Anda bisa langsung melakukan integrasi WhatsApp CRM.

3. Buatlah Buyer Persona

Buyer persona bukan hanya sekadar mengelompokkan calon pelanggan potensial dan bukan, tetapi juga menjadi landasan strategis untuk memahami pelanggan Anda secara mendalam. Dengan menggali lebih dalam tentang kebutuhan, preferensi, dan perilaku pelanggan ideal Anda, Anda dapat merancang kampanye pemasaran dan WhatsApp marketing yang lebih terarah dan personal.

Hal ini akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi upaya pemasaran Anda, karena pesan yang Anda sampaikan akan lebih relevan dan beresonansi dengan target audiens Anda.

4. Pilih Aplikasi Pendukung untuk Diintegrasikan

Pilih beberapa aplikasi pendukung yang bisa diintegrasikan. Jika Anda membutuhkan respon otomatis pelanggan, Anda bisa mengaktifkan WhatsApp auto reply. Namun jika untuk kebutuhan auto reply yang lebih kompleks, Anda bisa mengintegrasikan WA CRM dengan chatbot.

Selain chatbot, Anda bisa menambahkan integrasi dengan Instagram, Facebook, hingga email. Tak berhenti sampai saluran komunikasi saja, Anda juga bisa mengintegrasikan WA CRM dengan beberapa marketplace seperti Shopee, Tokopedia, hingga Lazada untuk memberikan customer experience yang lebih konsisten.

5. Buat Metrik Performa

Untuk mengevaluasi efektivitas strategi WhatsApp CRM Anda, penting untuk menetapkan metrik kinerja yang relevan. Beberapa metrik yang dapat Anda gunakan antara lain:

  • Open rate: Persentase pesan WhatsApp yang dibuka oleh penerima. Metrik ini menunjukkan seberapa menarik pesan Anda bagi pelanggan.
  • Click rate: Persentase penerima yang mengklik tautan atau tombol ajakan bertindak (CTA) dalam pesan WhatsApp Anda. Metrik ini menunjukkan seberapa efektif pesan Anda dalam mendorong tindakan yang diinginkan.
  • Jumlah MQL (Marketing Qualified Leads): Jumlah prospek yang menunjukkan minat terhadap produk atau layanan Anda melalui interaksi di WhatsApp. Metrik ini dapat membantu Anda mengukur efektivitas WhatsApp CRM dalam menghasilkan prospek berkualitas.
  • Sales volume: Jumlah penjualan yang dihasilkan melalui interaksi di WhatsApp. Metrik ini menunjukkan kontribusi langsung WA CRM terhadap pendapatan bisnis Anda.

Dengan memantau metrik-metrik ini secara berkala, Anda dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dalam strategi WA CRM Anda dan membuat penyesuaian yang diperlukan untuk mencapai hasil yang lebih baik.

Kesimpulan

WhatsApp Customer Relationship Management (CRM) bukan lagi sekadar alat tambahan, melainkan kebutuhan strategis bagi bisnis yang ingin berkembang di era digital. WhatsApp CRM tidak hanya membantu Anda menjaga hubungan baik dengan pelanggan, tetapi juga menjadi katalisator dalam meningkatkan produktivitas tim dan secara langsung berkontribusi pada peningkatan konversi penjualan.

Qiscus, sebagai platform customer engagement, menawarkan solusi WhatsApp CRM yang lengkap dan terintegrasi untuk bisnis Anda. Selain WhatsApp CRM, Qiscus juga menyediakan ekosistem pendukung yang komprehensif, termasuk chatbot, platform omnichannel, customer data platform, dan aplikasi survei. Dengan dukungan layanan purna jual yang prima dan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan unik setiap bisnis, Qiscus menjadi mitra ideal untuk mengoptimalkan potensi WhatsApp CRM Anda.

Jangan lewatkan kesempatan untuk membawa bisnis Anda ke level selanjutnya. Hubungi Qiscus sekarang juga untuk konsultasi gratis dan temukan solusi WhatsApp CRM yang tepat untuk Anda.

You May Also Like